Artikel Terkait

lutut sakit saat berdiri
lutut sakit saat berdiri

Lutut Sakit Saat Berdiri: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

lutut berbunyi
lutut berbunyi

Lutut Berbunyi: Cara Mengobati dan Mencegahnya

sakit dengkul
sakit dengkul

Sakit Dengkul pada Wanita: Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

pencegahan nyeri lutut
pencegahan nyeri lutut

Pencegahan Nyeri Lutut dengan Vitamin dan Makanan Sehat

penyebab lutut berbunyi
penyebab lutut berbunyi

Penyebab Lutut Berbunyi pada Anak: Apa Saja Sih?

penyebab nyeri bahu
penyebab nyeri bahu

Penyebab Nyeri Bahu pada Anak dan Cara Mengobatinya

terapi lutut sakit
terapi lutut sakit

Terapi Lutut Sakit Modern Adalah Terapi Regeneratif: Apa Itu?

penyebab lutut sakit
penyebab lutut sakit

Penyebab Lutut Sakit dan Cara Mengobatinya

lutut berbunyi di usia muda
lutut berbunyi di usia muda

Lutut Berbunyi di Usia Muda: Apa Penyebabnya?

penyebab lutut sakit di usia muda
penyebab lutut sakit di usia muda

Penyebab Lutut Sakit di Usia Muda dan Cara Mengobatinya

penyakit lutut
penyakit lutut

Penyakit Lutut pada Lansia dan Cara Mengobatinya!

keseleo
keseleo

Penyakit Lutut Keseleo: Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

Cari Artikel Lainnya

Cedera Berolahraga Sprain dan Strain, Kenali Perbedaannya

Februari 7, 2023

cedera sprain dan strain

Cedera sprain dan strain biasanya terjadi saat berolahraga akibat kurangnya pemanasan yang baik atau latihan fisik yang berlebihan.

Sprain atau strain merupakan kerusakan  yang terjadi pada jaringan lunak di tubuh. Bagian tubuh yang sering mengalami sprain yaitu pergelangan tangan, kaki,  dan lutut.

Sedangkan, strain seringnya terjadi pada otot hamstring (paha) dan lumbar (punggung bawah).

Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri lutut dan sendi dengan dokter spesialis di Klinik Patella, Anda dapat reservasi melalui chat WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi nyeri lutut dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Artikel ditinjau oleh dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG)

Perbedaan Cedera Sprain dan Strain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sprain atau keseleo/ terkilir adalah cedera yang terjadi pada sendi akibat robeknya ligamen dan kapsul sendi.

Ligamen itu sendiri merupakan struktur berupa pita tebal yang kuat namun elastis berbentuk serabut sebagai penghubung antar tulang.

Biasanya, keseleo terjadi akibat terjatuh, terpelintir, atau melakukan gerakan menggunakan sendi yang berlebihan. 

Berbeda dengan sprain, strain yang sering dikenal dengan salah urat adalah cedera yang terjadi pada otot atau tendon.

Kondisi ini bisa terjadi karena berlari, melompat, terjatuh, atau melakukan gerakan berulang dan mendadak. 

Gejala Cedera Sprain dan Strain

Pada umumnya, gejala yang muncul hampir mirip sehingga terkadang Anda mungkin sulit untuk membedakannya. Berikut gejala-gejala yang sering muncul:

  • Rasa nyeri pada sendi dan jaringan di sekitarnya
  • Timbul pembengkakan
  • Gerakan sendi menjadi terbatas dan terasa kaku
  • Strain dapat membuat otot tegang
  • Sprain hanya menimbulkan memar di sekitar sendi

Penanganan Pertama Cedera Sprain dan Strain

Sebagai langkah penanganan pertama saat terjadi cedera adalah melakukan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation).

Hentikan aktivitas dan istirahatkan bagian tubuh yang cedera dari aktivitas berlebihan. Selanjutnya kompres dengan bantalan dingin area yang cedera selama 15 menit dan ulangi setiap dua jam.

Anda bisa menggunakan kain tipis atau handuk halus untuk membalut es, jangan menempelkan es tersebut langsung ke kulit. 

Langkah selanjutnya, kompresi atau bebat area yang terkena dengan perban dan angkat bagian tubuh tersebut lebih tinggi dari posisi jantung, misalnya menggunakan bantal. 

Hal yang Perlu Diwaspadai

Perhatikan hal-hal ini untuk mencegah risiko komplikasi dan mencegah memburuknya kondisi, antara lain: 

  • Nyeri atau bengkak yang tidak juga membaik dengan perawatan rumahan
  • Muncul rasa sakit yang semakin intens dan menetap
  • Demam atau menggigil
  • Timbul sensasi kebas dan nyeri tajam seperti tertusuk pada area yang terkena
  • Terlihat perubahan pada bentuk sendi
  • Kesulitan berdiri dan berjalan karena otot dan sendi terasa kaku dan tegang

Apabila mengalami kondisi tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG), dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medik di Klinik Patella.

Dokter akan membantu mendiagnosis penyakit Anda dengan akurat melalui sejumlah pemeriksaan, baik fisik maupun radiologis. Pengobatan yang diberikan pun akan berdasarkan kebutuhan dan kondisi pasien terkait.  

Kami menggunakan metode pengobatan berteknologi tinggi tanpa operasi yang akan membantu kesembuhan secara optimal.

Anda tak perlu khawatir, nyeri sendi dan lutut dapat teratasi dengan cepat dan tepat di Klinik Patella. 

Jika ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis di Klinik Patella, Anda dapat reservasi melalui chat WhatsApp di 0811-8124-2022.

Yuk, bebaskan diri Anda dari rasa nyeri dan kembalilah beraktivitas seperti biasa dengan nyaman!

Baca juga: Pergelangan Kaki Terkilir atau Ankle Sprain, Obati dengan Cara Ini

Pertanyaan tentang Cedera Sprain dan Strain

Apa perbedaan antara sprain dan strain?

Sprain merupakan cedera pada sendi yang terjadi akibat peregangan atau robeknya ligamen serta kapsul sendi. Cedera ini sering terjadi akibat gerakan yang berlebihan atau cedera langsung pada sendi.

Sementara itu, strain adalah cedera pada otot atau tendon yang mengalami peregangan berlebihan, sering kali akibat gerakan tiba-tiba atau aktivitas yang terlalu intens.

Apa yang dimaksud dengan strain, dan apa contohnya?

Strain terjadi ketika otot atau tendon mengalami peregangan berlebihan, yang bisa mengakibatkan cedera ringan hingga robekan otot.

Cedera ini biasanya terjadi saat seseorang melakukan aktivitas fisik dalam keadaan tubuh belum siap, seperti lari cepat tanpa pemanasan, melompat mendadak, atau mengangkat beban dengan postur yang salah.

Untuk mencegah strain, penting untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya.

Bagaimana cara memberikan pertolongan pertama pada sprain?

Jika mengalami sprain atau keseleo, Anda dapat menerapkan metode RICE untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan:

  • Rest (Istirahat): Hentikan aktivitas yang bisa memperburuk cedera dan biarkan bagian tubuh yang cedera beristirahat.
  • Ice (Kompres Dingin): Gunakan es yang dibungkus kain atau handuk untuk mengompres area yang cedera selama 15-20 menit, ulangi beberapa kali sehari.
  • Compression (Pembebatan): Gunakan perban elastis untuk membungkus area yang cedera guna mencegah pergerakan berlebihan dan mengurangi pembengkakan.
  • Elevation (Elevasi): Angkat bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung, misalnya dengan meletakkannya di atas bantal, untuk membantu mengurangi pembengkakan.
Apa yang dimaksud dengan cedera sprain?

Sprain adalah cedera yang terjadi akibat robeknya atau peregangan berlebihan pada ligamen dan kapsul sendi.

Cedera ini biasanya terjadi ketika seseorang terjatuh, terpeleset, atau melakukan gerakan yang memutar sendi secara tiba-tiba.

Pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan lutut adalah area yang paling sering mengalami sprain.

Apa perbedaan antara keseleo (sprain) dan salah urat (strain)?

Baik sprain maupun strain adalah cedera pada jaringan lunak tubuh, tetapi perbedaannya terletak pada bagian yang terdampak.

Sprain terjadi pada ligamen dan kapsul sendi, biasanya akibat peregangan atau robekan yang terjadi di sekitar sendi.

Sementara itu, strain terjadi pada otot dan tendon, yang umumnya disebabkan oleh penggunaan otot secara berlebihan atau gerakan yang terlalu mendadak.

Artikel Lainnya

lutut nyeri saat ditekuk

Lutut Nyeri Saat Ditekuk Ketika Berolahraga: Apa Penyebabnya?

Lutut Nyeri Saat Naik Tangga Osteoarthritis - Patella

Lutut Nyeri Saat Naik Tangga, Apa Ya Penyebabnya?

asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

koyo untuk radang sendi

Koyo untuk Radang Sendi: Apakah Efektif untuk Atasi Nyeri?