Artikel Terkait

lutut sakit saat berdiri
lutut sakit saat berdiri

Lutut Sakit Saat Berdiri: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

lutut berbunyi
lutut berbunyi

Lutut Berbunyi: Cara Mengobati dan Mencegahnya

sakit dengkul
sakit dengkul

Sakit Dengkul pada Wanita: Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

pencegahan nyeri lutut
pencegahan nyeri lutut

Pencegahan Nyeri Lutut dengan Vitamin dan Makanan Sehat

penyebab lutut berbunyi
penyebab lutut berbunyi

Penyebab Lutut Berbunyi pada Anak: Apa Saja Sih?

penyebab nyeri bahu
penyebab nyeri bahu

Penyebab Nyeri Bahu pada Anak dan Cara Mengobatinya

terapi lutut sakit
terapi lutut sakit

Terapi Lutut Sakit Modern Adalah Terapi Regeneratif: Apa Itu?

penyebab lutut sakit
penyebab lutut sakit

Penyebab Lutut Sakit dan Cara Mengobatinya

lutut berbunyi di usia muda
lutut berbunyi di usia muda

Lutut Berbunyi di Usia Muda: Apa Penyebabnya?

penyebab lutut sakit di usia muda
penyebab lutut sakit di usia muda

Penyebab Lutut Sakit di Usia Muda dan Cara Mengobatinya

penyakit lutut
penyakit lutut

Penyakit Lutut pada Lansia dan Cara Mengobatinya!

keseleo
keseleo

Penyakit Lutut Keseleo: Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

Cari Artikel Lainnya

Penyebab Lutut Terasa Panas dan Cara Mencegahnya

Januari 25, 2026

penyebab lutut terasa panas

Banyak orang bertanya, “lutut terasa panas tanda penyakit apa?” Jawabannya bisa bermacam-macam, mulai dari masalah ringan sampai kondisi yang perlu ditangani serius. Lalu apa penyebab lutut terasa panas?

Pernahkah Anda merasakan lutut yang tiba-tiba terasa panas? Keluhan ini memang cukup sering terjadi dan bisa dialami siapa saja.

Sensasi panas ini bisa muncul secara mendadak atau perlahan-lahan, kadang disertai nyeri, kadang tidak.

Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Kenapa Lutut Bisa Terasa Panas?

Dalam kondisi normal, suhu lokal pada sendi di area lutut seharusnya sama dengan suhu tubuh kita.

Namun, ketika ada masalah di sendi lutut, tubuh akan mengirim lebih banyak darah ke area tersebut sebagai bentuk perlindungan.

Ini yang disebut proses inflamasi (panas, nyeri, kemerahan). Aliran darah yang meningkat inilah yang membuat lutut terasa hangat atau bahkan panas saat disentuh.

Berbagai Penyebab Lutut Terasa Panas dan Nyeri

Mari kita bahas satu per satu apa saja yang bisa menyebabkan penyebab lutut terasa panas dan nyeri.

1. Peradangan pada Sendi Lutut

Peradangan atau yang sering disebut inflamasi lutut adalah penyebab paling umum. Ada beberapa jenis peradangan yang bisa terjadi:

2. Osteoarthritis: Salah Satu Penyebab Lutut Terasa Panas

Penyakit dengan nama lain pengapuran sendi adalah kondisi yang paling sering ditemui, terutama pada orang tua.

Bayangkan ada bantalan tulang rawan (meniskus) yang melindungi tulang di lutut kita. Seiring waktu, bantalan ini bisa menipis dan rusak.

Akibatnya, terjadi radang sendi lutut yang membuat lutut panas dan ngilu.

Osteoarthritis ini memang lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, sehingga keluhan lutut terasa panas pada usia lanjut sering dikaitkan dengan penyakit sendi degeneratif atau pengapuran ini.

3. Rheumatoid Arthritis

Ini agak berbeda. Rheumatoid arthritis adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh kita malah menyerang bagian tubuh sendiri, termasuk sendi lutut.

Cairan sinovial yang seharusnya melumasi sendi justru diserang, sehingga terjadi peradangan hebat.

Hasilnya, lutut terasa nyeri dan panas, biasanya disertai pembengkakan lutut dan kemerahan yang jelas terlihat.

4. Asam Urat (Gout)

Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. Kelebihan asam urat ini membentuk kristal-kristal kecil yang menumpuk di sendi, termasuk lutut.

Kristal ini sangat tajam dan menyebabkan peradangan yang sangat sakit. Lutut terasa panas akibat asam urat biasanya datang tiba-tiba, dengan nyeri yang luar biasa, kemerahan, dan bengkak yang cepat membesar.

5. Bursitis dan Tendinitis

Ini adalah peradangan di bagian tertentu sekitar sendi. Bursitis terjadi pada kantung kecil berisi cairan (bursa) yang berfungsi sebagai bantalan antara tulang, otot, dan urat.

Sedangkan tendinitis adalah peradangan pada urat yang menghubungkan otot ke tulang.

Kedua kondisi ini biasanya terjadi karena terlalu banyak bergerak atau gerakan berulang. Gejalanya adalah lutut terasa panas dan nyeri, terutama saat digerakkan.

6. Cedera Akibat Aktivitas Fisik

Olahraga atau aktivitas fisik yang terlalu berat juga bisa jadi penyebabnya.

Keluhan lutut terasa panas setelah olahraga sering muncul karena jaringan di sekitar lutut mengalami tekanan berlebihan.

Cedera lutut pada masalah otot, ligamen, dan tulang rawan bisa terjadi saat kita terjatuh, gerakan mendadak, atau tekanan yang terlalu kuat.

Misalnya, robekan pada ligamen (seperti ligamen silang depan atau ACL), sobek pada meniskus, atau otot yang tertarik.

Semua cedera ini membuat tubuh bereaksi dengan peradangan, sehingga lutut terasa panas karena radang dan menyebabkan lutut terasa nyeri dan panas.

Ada juga kondisi yang disebabkan oleh penggunaan lutut secara berlebihan (overuse).

Misalnya nyeri di bagian depan lutut yang sering muncul saat naik tangga atau setelah duduk lama dengan lutut ditekuk.

7. Gangguan Aliran Darah dan Masalah Saraf

Kadang-kadang, sensasi panas pada dengkul terasa panas bukan berasal dari sendi itu sendiri, tapi dari sistem lain di tubuh kita.

Gangguan sirkulasi darah, seperti penyakit yang menyumbat pembuluh darah ke kaki, bisa membuat aliran darah tidak lancar.

Ini kadang menimbulkan sensasi aneh, termasuk rasa panas atau seperti terbakar di area lutut.

Masalah pada saraf juga bisa menjadi penyebab. Misalnya, kerusakan saraf yang sering terjadi pada penderita diabetes, atau saraf yang terjepit di pinggang bawah.

Kondisi ini bisa membuat kaki terasa panas atau kesemutan, padahal tidak ada cedera langsung di lutut.

8. Infeksi

Ini adalah kondisi yang cukup serius dan merupakan respon tubuh terhadap infeksi.

Infeksi virus (seperti chikungunya) atau bakteri yang menyerang sendi lutut bisa menyebabkan peradangan yang parah.

Gejalanya adalah lutut terasa panas, nyeri sendi yang hebat, demam, dan pembengkakan yang cepat. Kalau mengalami ini, segera ke dokter.

Mengenali Berbagai Gejala yang Mungkin Muncul

Gejala yang muncul bisa berbeda-beda pada setiap orang. Mari kita bahas agar Anda bisa mengenali kondisi yang dialami:

  • Lutut terasa panas tapi tidak bengkak – Kondisi ini bisa jadi tahap awal peradangan, masalah pada saraf, atau gangguan aliran darah. Meski tidak bengkak, kalau rasa panasnya terus berlanjut, tetap perlu diperhatikan.
  • Lutut terasa panas sebelah kiri / kanan – Kalau hanya satu sisi yang terasa panas, kemungkinan besar ada cedera di sisi itu, serangan asam urat, atau masalah saraf di satu sisi saja.
  • Lutut terasa panas saat ditekuk – Ini sering menandakan ada masalah di dalam sendi, seperti kerusakan pada meniskus atau radang sendi yang sudah cukup parah.

Perbedaan Lutut Panas Akut vs Kronis

Memahami berapa lama gejala berlangsung juga penting:

  • Kondisi Akut – Muncul tiba-tiba dan biasanya karena cedera atau serangan asam urat. Gejalanya memang intens, tapi biasanya hanya berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu.
  • Kondisi Kronis – Berlangsung lama (lebih dari 6 minggu) dan sering kambuh-kambuhan. Ini biasanya terkait dengan penyakit sendi degeneratif seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis yang perlu perawatan jangka panjang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan lutut terasa panas dan nyeri tidak membaik dalam beberapa hari, malah semakin parah, atau disertai gejala seperti:

  • Demam
  • Pembengkakan yang besar
  • Tidak bisa menopang berat badan
  • Nyeri lutut yang sangat mengganggu

Sebaiknya segera konsultasi ke dokter ortopedi. Dokter akan memeriksa lutut Anda dan mungkin melakukan beberapa pemeriksaan tambahan seperti:

  • Tes darah untuk melihat tanda-tanda peradangan, infeksi, atau kadar asam urat
  • Rontgen (X-ray) untuk melihat kondisi tulang dan tanda-tanda pengapuran
  • MRI lutut untuk melihat lebih detail kondisi jaringan lunak seperti ligamen, urat, dan meniskus yang tidak terlihat di rontgen

Cara Mencegah Lutut Terasa Panas

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Jaga Berat Badan Ideal

Ini sangat penting. Setiap kilogram berat badan berlebih akan memberi tekanan ekstra pada sendi lutut. Menurunkan berat badan adalah cara paling efektif untuk mengurangi risiko nyeri sendi dan lutut terasa panas.

2. Pilih Olahraga yang Aman untuk Lutut

Hindari olahraga yang memberi tekanan besar pada lutut, seperti lari di jalan aspal atau loncat-loncat.

Lebih baik pilih olahraga seperti berenang, bersepeda, atau jalan santai. Olahraga-olahraga ini bisa memperkuat otot di sekitar lutut tanpa membebani sendi.

3. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan

Sebelum dan sesudah olahraga, luangkan waktu untuk peregangan dan pemanasan. Ini membantu mempersiapkan otot dan sendi, serta membantu pemulihan setelah berolahraga.

4. Gunakan Teknik yang Benar

Saat berolahraga atau mengangkat barang berat, pastikan postur dan teknik Anda benar. Teknik yang salah bisa menyebabkan cedera lutut.

5. Makan Makanan yang Baik untuk Sendi

Konsumsi makanan yang kaya antioksidan dan omega-3, seperti ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Makanan-makanan ini membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Mengobati Penyebab Lutut Terasa Panas

Kalau gejala sudah muncul, Anda bisa melakukan penanganan awal di rumah:

  • Istirahatkan lutut
  • Kompres dengan es untuk mengurangi peradangan
  • Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas (sesuai aturan pakai)

Untuk kasus yang lebih serius atau berlangsung lama, fisioterapi sangat membantu. Fisioterapis akan membuat program latihan khusus untuk:

  • Memperkuat otot-otot di sekitar lutut sehingga sendi lebih tersangga dengan baik
  • Meningkatkan kelenturan dan kemampuan gerak lutut
  • Mengurangi rasa nyeri dan kekakuan
  • Memperbaiki cara Anda bergerak supaya tidak cedera lagi di kemudian hari

Kesimpulan tentang Penyebab Lutut Terasa Panas

Memahami penyebab lutut terasa panas sangat penting agar Anda bisa mengenali kondisi yang dialami dan tahu kapan harus mencari bantuan medis.

Dengan menerapkan cara-cara pencegahan yang sudah dijelaskan di atas, Anda bisa menjaga kesehatan sendi lutut dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

Ingat, kesehatan lutut yang terjaga akan mendukung mobilitas dan kualitas hidup Anda dalam jangka panjang.

Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Penyebab Lutut Terasa Panas

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang muncul seputar topik penyebab lutut terasa panas.

Apakah lutut terasa panas selalu pertanda penyakit serius?

Tidak selalu. Lutut terasa panas bisa disebabkan oleh hal ringan seperti kelelahan setelah olahraga atau tahap awal peradangan ringan.

Namun, jika disertai pembengkakan, demam, atau nyeri hebat yang tidak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Bagaimana cara membedakan lutut panas karena asam urat atau pengapuran?

Lutut panas akibat asam urat biasanya muncul tiba-tiba dengan nyeri yang sangat hebat, kemerahan mencolok, dan bengkak yang cepat membesar, sering di malam hari.

Sementara pengapuran (osteoarthritis) berkembang bertahap dengan kaku di pagi hari dan nyeri yang memburuk setelah aktivitas, tanpa kemerahan yang mencolok.

Apakah kompres panas atau dingin yang lebih baik untuk lutut yang terasa panas?

Untuk lutut yang terasa panas karena peradangan akut, kompres dingin lebih disarankan karena dapat mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri.

Kompres panas lebih cocok untuk kondisi kronis atau kekakuan sendi. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.

Berapa lama waktu pemulihan untuk lutut yang terasa panas?

Waktu pemulihan tergantung penyebabnya. Untuk cedera ringan atau kelelahan otot, biasanya membaik dalam 3-7 hari dengan istirahat.

Kondisi seperti bursitis atau tendinitis bisa memakan waktu 2-6 minggu. Sementara penyakit kronis seperti arthritis memerlukan penanganan jangka panjang dengan pengawasan medis.

Artikel Lainnya

collagen vs stem cell

Collagen vs Stem Cell untuk Nyeri Sendi: Pilih Mana?

tendinitis

Tendinitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Terbaik

nyeri yang menjalar pada bahu sebelah kiri

Nyeri yang Menjalar pada Bahu Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Mengatasinya!

obat lutut bengkak

Cek Disini Obat Lutut Bengkak: Termasuk Karena Asam Urat!