Artikel Terkait

arthroscopy untuk cedera acl
arthroscopy untuk cedera acl

Arthroscopy untuk Cedera ACL: Prosedur dan Manfaatnya!

nyeri lutut berkepanjangan
nyeri lutut berkepanjangan

Nyeri Lutut Berkepanjangan: Apa Sih Penyebabnya?

sakit sendi
sakit sendi

Sakit Sendi Diobati dengan Koyo: Sembuhkah?

cara lari yang benar
cara lari yang benar

Cara Lari yang Benar untuk Cegah Cedera

kesehatan lutut
kesehatan lutut

Cara Menjaga Kesehatan Lutut agar Tidak Mudah Sakit

osteofit
osteofit

Osteofit: Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya!

glukosamin
glukosamin

Glukosamin untuk Radang Sendi: Manfaat dan Efek Sampingnya!

radang sendi pada anak
radang sendi pada anak

Radang Sendi pada Anak: Tanda yang Wajib Anda Tahu!

lutut sakit
lutut sakit

Lutut Sakit karena Sepak Bola: Penyebab dan Cara Mengobatinya!

radiofrekuensi ablasi
radiofrekuensi ablasi

Radiofrekuensi Ablasi untuk Nyeri Lutut: Apa Itu?

Penanganan Radang Sendi Lutut dengan Viskosuplemen: Bisakah?

gerakan squat
gerakan squat

Gerakan Squat Bahaya untuk Lutut? Ini Faktanya!

Cari Artikel Lainnya

Kenali Berbagai Faktor Penyebab Nyeri Sendi Bahu

Agustus 8, 2024

nyeri sendi bahu - Klinik Patella

Nyeri sendi bahu memang sering dialami oleh banyak orang, tak hanya orang berusia tua namun bisa juga terjadi pada Anda yang berusia muda. Kondisi ini tentu dapat menyebabkan gangguan mobilitas sehingga menghambat aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Bahu itu sendiri salah satu sendi yang paling fleksibel dan kompleks dalam tubuh manusia, yang memungkinkan berbagai gerakan, tetapi juga rentan terhadap cedera dan rasa nyeri.

Penyebab Nyeri Sendi Bahu

Photo by EyeEm from Freepik

Nyeri pada sendi bahu dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cedera akut hingga kondisi kronis. Berikut adalah beberapa penyebab utama nyeri sendi bahu:

Cedera Rotator Cuff

Rotator cuff adalah kelompok otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu, memberikan stabilitas dan memungkinkan gerakan. Cedera pada rotator cuff, seperti robekan atau peradangan, adalah penyebab umum nyeri bahu, terutama pada orang yang melakukan aktivitas fisik berulang seperti angkat beban atau olahraga tertentu.

Bursitis

Bursitis adalah peradangan bursa, kantong kecil berisi cairan yang melindungi sendi. Ketika bursa di bahu mengalami iritasi, bisa menyebabkan nyeri dan pembengkakan. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh penggunaan berlebihan atau gerakan berulang.

Arthritis

Arthritis, khususnya osteoarthritis, adalah kondisi degeneratif yang terjadi ketika tulang rawan di sendi bahu mulai aus. Ini menyebabkan nyeri, kaku, dan terbatasnya gerakan. Rheumatoid arthritis, bentuk lain dari artritis, juga dapat memengaruhi sendi bahu dan menyebabkan nyeri kronis.

Frozen Shoulder

Kondisi ini ditandai dengan kekakuan dan nyeri di sendi bahu, yang disebabkan oleh peradangan kapsul sendi. Bahu beku dapat membatasi gerakan secara signifikan dan seringkali memerlukan waktu lama untuk pulih sepenuhnya.

Tendinitis

Tendinitis terjadi ketika tendon di bahu mengalami peradangan, biasanya akibat penggunaan berlebihan atau cedera akut. Kondisi ini sering kali menyerang atlet atau individu yang pekerjaan atau aktivitasnya melibatkan gerakan bahu yang intens.

Penanganan Nyeri Sendi Bahu dengan Radiofrekuensi Ablasi

Radiofrekuensi Ablasi (RFA) adalah teknik medis yang digunakan untuk mengatasi nyeri kronis, termasuk nyeri sendi bahu. Metode ini melibatkan penggunaan gelombang radiofrekuensi untuk memanaskan dan merusak saraf yang mengirimkan sinyal nyeri ke otak. Berikut adalah prosedur dan manfaat RFA dalam penanganan nyeri sendi bahu:

  1. RFA adalah prosedur minimal invasif yang tidak memerlukan sayatan besar. Dokter akan memasukkan jarum kecil ke area dekat saraf yang terlibat, lalu gelombang radiofrekuensi diterapkan untuk menghancurkan jaringan saraf yang menyebabkan nyeri.
  2. RFA dapat mengurangi rasa nyeri dan efektif untuk pasien yang tidak merespon dengan baik terapi konvensional seperti obat-obatan atau fisioterapi.
  3. Karena prosedur ini minimal invasif, waktu pemulihan relatif singkat. Sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam beberapa hari setelah prosedur.
  4. Dengan mengurangi atau menghilangkan nyeri, RFA dapat mengurangi konsumsi obat penghilang rasa sakit dalam jangka panjang, yang seringkali memiliki efek samping yang tidak diinginkan.
https://youtu.be/ev9vKEieUpA?si=Fvu6HC6PGsJwGtFJ

 Itulah tadi berbagai faktor yang dapat menyebabkan nyeri sendi bahu dan penanganannya dengan metode radiofrekuensi ablasi. Apabila Anda mengalami rasa nyeri, baik akut maupun kronis di area bahu, segeralah periksakan diri ke dokter spesialis kami di Klinik Patella. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui chat ke nomor whatsapp 0811-8124-2022.

***

Feature photo by pakww from Freepik

FAQ: Pertanyaan Seputar Nyeri Sendi Bahu

Apa penyebab persendian bahu sakit?

Nyeri sendi bahu dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk cedera pada rotator cuff, peradangan bursa, arthritis, atau kondisi frozen shoulder. Setiap kondisi ini mempengaruhi bahu dengan cara yang berbeda, tetapi semua dapat menyebabkan rasa sakit dan pembatasan mobilitas.

Bagaimana cara mengatasi nyeri sendi bahu?

Untuk mengatasi nyeri sendi bahu, pertama-tama istirahatkan area yang terkena untuk menghindari kegiatan yang memperparah rasa sakit. Kompres dingin dapat diterapkan untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit. Jika nyeri berlanjut, konsultasikan dengan dokter untuk mungkin menggunakan obat-obatan atau terapi lain seperti radiofrekuensi ablasi untuk pengobatan jangka panjang.

Apa obat nyeri bahu?

Obat-obatan seperti antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs), termasuk ibuprofen dan diclofenac, sering diresepkan untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Untuk kasus yang lebih parah, mungkin diperlukan pengobatan tambahan seperti terapi fisik atau radiofrekuensi ablasi, tergantung pada penyebab spesifik nyeri bahu.

Bagaimana cara menghilangkan nyeri di pundak?

Menghilangkan nyeri di pundak bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk terapi fisik, kompres hangat atau dingin, dan peregangan. Penggunaan obat-obatan dan kadang-kadang suntikan steroid juga dapat membantu. Mengubah postur tubuh dan membatasi aktivitas fisik yang memperburuk nyeri juga penting.

Nyeri bahu diagnosanya apa?

Diagnosa untuk nyeri bahu dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya, seperti cedera rotator cuff, bursitis, arthritis, atau frozen shoulder. Diagnostik biasanya melibatkan pemeriksaan fisik, dan mungkin meliputi pencitraan seperti MRI atau X-ray untuk menentukan kondisi spesifik yang menyebabkan nyeri.

 

 

Artikel Lainnya

rheumatoid arthritis

Rheumatoid Arthritis: Inilah Gejala dan Cara Mengobatinya!

saraf kejepit di lutut

Saraf Kejepit di Lutut: Apa Penyebab dan Gejalanya?

chondromalacia patella

Chondromalacia Patella – Penyebab, Gejala, & Penanganannya

manfaat bulu tangkis

Manfaat Bulu Tangkis dan Risiko Cederanya: Cek Di Sini!