Kalau Anda sering merasa nyeri di lutut dan bingung harus periksa ke dokter apa, dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS bisa jadi salah satu dokter pilihan.
Beliau adalah dokter spesialis anestesi yang berpraktik di Klinik Patella, klinik nyeri lutut Jakarta yang khusus menangani masalah lutut dan sendi.
Di artikel ini, kita akan bahas profil dr. Yulia Hafni secara lengkap, mulai dari pendidikan, pengalaman, sampai jadwal praktiknya.
Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri lutut dan sendi dengan dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS, Anda dapat menghubungi Klinik Patella melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Siapa dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS?
Nama lengkap beliau adalah dr. Yulia Hafni Sp.An-TI, FIP, CIPS.
Gelar tersebut menunjukkan bahwa beliau adalah dokter spesialis anestesi yang juga punya keahlian khusus di bidang interventional pain management, atau istilah sederhananya, penanganan nyeri dengan tindakan minimal invasif (tanpa operasi besar).
Sebagai dokter anestesi nyeri, tugas dr. Yulia Hafni bukan cuma menghilangkan rasa sakit sesaat.
Beliau juga mencari tahu apa sebenarnya penyebab nyeri itu, supaya penanganannya lebih tepat dan hasilnya lebih tahan lama.
Saat ini, dr. Yulia Hafni berpraktik di Klinik Patella, klinik yang berada di bawah naungan Lamina Group dan fokus menangani masalah lutut serta sendi.
Uniknya, klinik ini menggabungkan tiga jenis dokter spesialis sekaligus dalam satu tempat, yaitu dokter ortopedi, dokter rehabilitasi medik, dan dokter anestesi seperti dr. Yulia Hafni.
Kalau dilihat dari biodata dr. Yulia Hafni, beliau sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia anestesi dan penanganan nyeri.
Pengalaman panjang inilah yang membuat beliau jadi salah satu dokter penanganan nyeri kronis yang cukup dipercaya di Jakarta Selatan.
Pendidikan dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS
Untuk jadi dokter spesialis, tentu perjalanan pendidikannya tidak singkat. Berikut riwayat pendidikan dr. Yulia Hafni dari awal sampai jadi ahli nyeri seperti sekarang.
Kuliah kedokteran umum (2006)
Dr. Yulia memulai pendidikannya di Universitas Sriwijaya, Palembang, dan lulus pada tahun 2006.
Sekolah spesialis anestesi (2013)
Setelah itu, beliau melanjutkan sekolah spesialis di Universitas Indonesia, Jakarta, dan lulus pada tahun 2013 dengan gelar Sp.An yang diakui resmi oleh Kolegium Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (KATI).
Pelatihan tambahan soal nyeri (2024)
Yulia Hafni mengikuti Fellowship in Interventional Pain di Universitas Brawijaya, Malang, tahun 2024.
Program ini semakin memperkuat posisinya sebagai dokter interventional pain management yang benar-benar paham seluk-beluk penanganan nyeri.
Jadi kalau diurutkan, pendidikan dr. Yulia Hafni berjalan bertahap: dari dokter umum, spesialis anestesi, sampai pendalaman khusus soal nyeri.
Semua proses ini jadi bekal penting dalam pengalaman dr. Yulia Hafni menangani pasien sampai sekarang.
Pengalaman Praktik dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS
Sejak lulus jadi spesialis di tahun 2013, dr. Yulia Hafni sudah aktif praktek sebagai dokter anestesi.
Pengalaman lebih dari satu dekade ini jadi modal utama dalam praktik beliau saat ini di Klinik Patella, di mana beliau berperan sebagai dokter anestesi untuk nyeri lutut yang bekerja sama dengan dokter ortopedi dan dokter rehabilitasi medik.
Apa Keahlian dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS?
Keahlian utama beliau ada di bidang interventional pain management.
Kalau dijelaskan dengan bahasa sederhana, ini adalah cara menangani nyeri dengan tindakan kecil (minimal invasif), dibantu alat seperti USG atau fluoroskopi (semacam alat pencitraan) supaya tindakan yang dilakukan lebih akurat.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, cara ini terbukti efektif untuk mengatasi nyeri, baik yang baru muncul maupun yang sudah lama. Beberapa tindakan yang biasa dilakukan beliau antara lain:
1. Radiofrekuensi Ablasi (RFA)
Sederhananya, ini adalah teknik yang memakai gelombang radio untuk “menenangkan” saraf yang mengirim sinyal nyeri ke otak. Cara ini sering dipakai untuk pasien dengan nyeri lutut kronis atau osteoarthritis (radang sendi karena penuaan).
Karena itu, beliau juga dikenal sebagai dokter radiofrekuensi ablasi yang bisa jadi solusi buat Anda yang ingin menghindari operasi besar.
2. Injeksi dengan panduan USG (USG Guided Injection)
Ini adalah prosedur injeksi obat, misalnya steroid atau bahan regeneratif, langsung ke titik yang jadi sumber nyeri.
Dengan bantuan USG, injeksi jadi lebih tepat sasaran. Cara ini termasuk salah satu andalan dalam penanganan nyeri tanpa operasi yang aman dan minim risiko.
Dengan menguasai kedua teknik ini, beliau bisa disebut sebagai dokter terapi nyeri sendi yang mengutamakan cara-cara berbasis bukti medis, bukan sekadar memberi obat pereda nyeri biasa.
Keluhan yang Bisa Ditangani
Sebagai dokter pain management, berikut beberapa jenis keluhan yang biasa ditangani oleh beliau:
- Nyeri lutut dan nyeri sendi, entah karena osteoarthritis, cedera saat olahraga, atau radang sendi.
- Nyeri kronis, yaitu nyeri yang sudah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.
- Nyeri otot dan sendi (muskuloskeletal), termasuk nyeri di tulang, sendi, ligamen, tendon, otot, nyeri punggung, sampai frozen shoulder (bahu kaku).
- Cedera lutut, seperti masalah pada ligamen atau meniskus.
Jadi, peran dokter penanganan nyeri kronis ini cukup luas, tidak cuma soal lutut saja, tapi juga berbagai keluhan nyeri lain yang berhubungan dengan otot, sendi, dan saraf.
Keanggotaan Organisasi Profesi
Salah satu cara mengecek kredibilitas seorang dokter adalah lewat keanggotaannya di organisasi profesi. dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS tercatat aktif di beberapa organisasi berikut:
- PERDATIN (Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia)
- KATI (Kolegium Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia)
- World Institute of Pain (WIP), sebagai associate member, yang artinya keahlian beliau juga diakui di tingkat internasional.
Keanggotaan ini bisa jadi bahan pertimbangan buat Anda yang sedang mencari dokter pain management Indonesia dengan latar belakang keilmuan yang jelas dan terverifikasi.
Praktik di Klinik Patella
Klinik Patella adalah klinik yang khusus menangani nyeri lutut dan sendi, di bawah naungan Lamina Group. Klinik ini punya misi supaya masalah lutut dan kaki bisa ditangani secara tuntas tanpa harus operasi besar.
Selain Radiofrekuensi Ablasi (RFA) dan injeksi sendi, klinik ini juga punya beberapa metode penanganan lain, termasuk pendekatan berbasis sel dan plasma darah pasien sendiri (regenerative medicine), sebagai pilihan tambahan buat pasien yang ingin cara penanganan nyeri tanpa operasi yang lebih beragam.
Di klinik inilah beliau menjalankan perannya, bekerja sama dengan dokter ortopedi dan dokter rehabilitasi medik lainnya, supaya pasien mendapat penanganan yang lengkap dari berbagai sisi.
Jadwal Praktik dan Cara Konsultasi
Kalau Anda ingin konsultasi dr. Yulia Hafni, berikut jadwal praktik beliau di Klinik Patella Mampang:
- Rabu, jam 14.00–16.00 WIB
- Sabtu, jam 10.00–12.00 WIB
Klinik Patella berlokasi di Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 34B, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Untuk informasi dan pendaftaran, Anda dapat menghubungi melalui WhatsApp di nomor 0811-8124-2022.
Kesimpulan
Kalau Anda atau keluarga sedang mengalami nyeri lutut, nyeri sendi, atau nyeri kronis lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari, beliau bisa jadi salah satu dokter spesialis yang bisa Anda percaya.
Pendidikan yang solid, pengalaman bertahun-tahun sebagai dokter anestesi, sertifikasi khusus di bidang interventional pain, serta keanggotaan di organisasi profesi nasional dan internasional membuat profil beliau cukup lengkap sebagai dokter nyeri lutut Jakarta yang mengutamakan tindakan minim risiko.
Lewat pendekatan penanganan nyeri modern di Klinik Patella, Anda punya kesempatan untuk sembuh tanpa harus takut menjalani operasi besar.
Anda bisa atur jadwal konsultasi dengan beliau setiap hari Rabu dan Sabtu di Klinik Patella Mampang.
FAQ Seputar dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS
Apa spesialisasi dr. Yulia Hafni?
Yulia Hafni adalah dokter spesialis anestesi dengan keahlian di bidang interventional pain management, yaitu penanganan nyeri lewat tindakan minimal invasif seperti radiofrekuensi ablasi dan suntik dengan panduan USG.
Dimana dr. Yulia Hafni praktik dan kapan jadwalnya?
Beliau praktik di Klinik Patella, setiap hari Rabu pukul 14.00–16.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00–12.00 WIB.
Keluhan apa saja yang bisa ditangani oleh dr. Yulia Hafni?
Beliau menangani nyeri lutut, nyeri sendi, osteoarthritis, nyeri kronis, nyeri otot dan sendi (muskuloskeletal), termasuk nyeri punggung dan frozen shoulder, serta cedera lutut seperti gangguan ligamen dan meniskus.
Apakah penanganan dr. Yulia Hafni memerlukan operasi besar?
Tidak. Pendekatan yang digunakan bersifat minimal invasif, seperti radiofrekuensi ablasi, suntik dengan panduan USG, dan blok saraf, sehingga pasien bisa mendapat penanganan tanpa harus menjalani operasi besar.
















