Artikel Terkait

perban elastis untuk lutut
perban elastis untuk lutut

Perban Elastis untuk Lutut: Ini Tips Memakainya!

lutut bunyi krek tapi tidak sakit
lutut bunyi krek tapi tidak sakit

Lutut Bunyi Krek Tapi Tidak Sakit: Apa Penyebabnya?

cara mengatasi lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan
cara mengatasi lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan

Cara Mengatasi Lutut Sakit Saat Ditekuk dan Diluruskan: Cek Disini!

lutut tiba tiba sakit
lutut tiba tiba sakit

Lutut Tiba Tiba Sakit: Kenapa Bisa Terjadi?

ketoprofen
ketoprofen

Ketoprofen: Dosis dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

obat anti nyeri
obat anti nyeri

Pilihan Obat Anti Nyeri Otot dan Sendi yang Perlu Diketahui

cedera dengkul
cedera dengkul

4 Olahraga yang Berisiko Cedera Dengkul: Apa Saja?

manfaat puasa
manfaat puasa

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

pengapuran sendi
pengapuran sendi

Komplikasi Pengapuran Sendi: Bahaya yang Perlu Diwaspadai

naik tangga
naik tangga

Naik Tangga: Ini Tips untuk Penderita Nyeri Lutut

nyeri sendi berpindah pindah
nyeri sendi berpindah pindah

Nyeri Sendi Berpindah Pindah: Kenali Penyebabnya!

lutut bunyi saat diluruskan
lutut bunyi saat diluruskan

Lutut Bunyi Saat Diluruskan: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Cari Artikel Lainnya

Perbedaan Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis

Mei 17, 2023

osteoarthritis dan rheumatois arthritis

Ada beberapa penyakit radang sendi yang sebaiknya Anda waspadai, yaitu osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Kedua jenis radang sendi tersebut sangat umum terjadi pada orang tua atau lansia. Meskipun juga sering menyerang orang-orang yang berusia lebih muda. Kondisi peradangan sendi ini dapat membatasi aktivitas harian Anda, sehingga tentu dapat menurunkan kualitas hidup. Lantas, apa sih bedanya osteoarthritis dan rheumatoid arthritis? Simak yuk penjelasan berikut. 

Osteoarthritis

Osteoarthritis (OA) adalah nyeri kronis yang terjadi akibat penipisan atau pengikisan pada tulang rawan yang melapisi ujung tulang di persendian. Tulang rawan adalah jaringan yang keras dan licin sehingga dapat memudahkan gerakan sendi dan melindunginya dari gesekan. Ketika pengikisan terjadi, maka yang tertinggal hanyalah tulang yang bergesekan dengan tulang. OA bisa menyerang bagian sendi manapun di tubuh manusia, namun paling sering menyerang sendi bahu, lutut dan siku. 

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena OA, antara lain usia tua, berjenis kelamin perempuan, obesitas, cedera/ trauma pada sendi, faktor genetik, sering beraktivitas berat dan gaya hidup tidak sehat. 

Gejala OA yang sering timbul yaitu rasa nyeri hebat di sendi yang terkena, kekakuan, bengkak, muncul bone spurs (taji tulang), dan hilangnya fleksibilitas sendi sehingga sulit digerakkan. Yang perlu Anda perhatikan adalah gejala OA bisa memburuk seiring waktu, sehingga penanganan medis perlu dilakukan. 

Baca juga: Bagaimana Mengelola Nyeri Sendi pada Penderita Osteoarthritis?

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis yaitu kondisi yang terjadi ketika sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri. Gejalanya bisa berupa rasa nyeri dan kaku pada sendi yang memburuk di pagi hari setelah bangun tidur. Sendi yang terserang bisa mengalami pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat ketika disentuh. 

Jenis radang sendi ini sering menyerang wanita ketimbang pria, khususnya yang berusia lebih dari 40 tahun. Meski demikian, penyakit rheumatoid arthritis juga bisa menyerang orang dewasa muda, remaja ataupun anak-anak. Jadi, Anda sebaiknya tetap waspada.

Rheumatoid Arthritis dapat menyerang beberapa organ lainnya karena adanya masalah pada sistem imun, seperti selaput pembungkus jantung, lapisan putih (skera), dan paru-paru, serta selaput pembungkus paru. 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluhan nyeri semakin parah hingga Anda sulit menggerakkan sendi yang terkena peradangan, maka jangan tunda untuk menemui dokter ahli. Dokter akan membantu mendiagnosis penyakit dengan sejumlah pemeriksaan dan mengelola gejala dengan penanganan yang tepat. Di Klinik Patella, kami menggunakan metode pengobatan terkini tanpa operasi yang terbukti efektif dalam mengatasi kondisi radang sendi yang Anda alami. 

Untuk berkonsultasi, silakan hubungi Assistance Center Patella di nomor 021-2237-9999 atau chat via whatsapp di 0811 8124 2022.

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

FAQ tentang Perbedaan Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis

Apa perbedaan antara osteoarthritis dan rheumatoid arthritis?

Osteoarthritis (OA) adalah gangguan degeneratif pada sendi yang terjadi akibat penipisan tulang rawan, yang menyebabkan gesekan antar tulang dan rasa nyeri. Sementara itu, rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun, di mana sistem imun tubuh justru menyerang jaringan sendi yang sehat, menyebabkan peradangan kronis.

Apakah osteoarthritis termasuk dalam kategori rematik?

Tidak, osteoarthritis bukan bagian dari penyakit rematik. OA terjadi karena kerusakan mekanis pada tulang rawan dan sendi, sedangkan penyakit rematik umumnya melibatkan proses peradangan akibat gangguan autoimun. Oleh karena itu, OA lebih sering dikaitkan dengan proses penuaan dan faktor mekanis, bukan peradangan autoimun.

Apakah semua radang sendi sama dengan rheumatoid arthritis?

Tidak semua kondisi radang sendi adalah rheumatoid arthritis (RA). RA merupakan salah satu bentuk peradangan sendi yang disebabkan oleh gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sendiri. Sementara itu, ada berbagai jenis radang sendi lainnya, termasuk osteoarthritis yang terjadi akibat faktor degeneratif.

Apakah rheumatoid arthritis termasuk dalam kategori rematik?

Ya, rheumatoid arthritis (RA) adalah salah satu jenis penyakit rematik. Penyakit rematik mencakup berbagai gangguan yang menyerang sendi, otot, tulang, dan jaringan tubuh lainnya. RA secara spesifik merupakan kondisi autoimun yang menyebabkan nyeri dan peradangan pada sendi, dan bisa berdampak pada organ lain seperti jantung, paru-paru, dan mata.

Apakah osteoarthritis termasuk penyakit autoimun?

Tidak, osteoarthritis (OA) bukan penyakit autoimun. OA terjadi karena ausnya tulang rawan akibat penuaan, cedera, atau faktor mekanis lainnya. Berbeda dengan rheumatoid arthritis yang dipicu oleh gangguan sistem imun, osteoarthritis lebih berkaitan dengan kerusakan struktural sendi akibat penggunaan berulang dan faktor usia.

Artikel Lainnya

sambiloto untuk nyeri

Sambiloto untuk Nyeri Lutut dan Sendi: Ampuhkah?

Sinovitis

Penyebab Sinovitis pada Lutut dan Cara Mengatasinya

rakitis

Rakitis: Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

obat radang sendi

Jenis Obat Radang Sendi yang Efektif Redakan Nyeri