sakit pundak

Berbagai Penyebab Sakit Pundak dan Cara Mengatasinya

Sakit pundak memang menjadi salah satu keluhan yang umum terjadi. Bahkan, kondisi ini sering dianggap hal yang sepele dan tidak berbahaya. Kebanyakan sakit pundak dapat membaik dengan sendirinya dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, rasa nyeri yang berlangsung lama dan tak juga membaik bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu yang dapat berisiko pada komplikasi. Lantas, apa saja penyebabnya? Simak ulasan selengkapnya berikut. 

Kondisi yang Dapat Menyebabkan Sakit Pundak

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang umumnya menyebabkan sakit pundak, antara lain:

Cedera otot

Pada pundak terdapat kumpulan otot dan tendon atau yang juga disebut sebagai rotator cuff. Otot dan tendon tersebut bisa mengalami cedera atau robekan karena berbagai faktor misalnya terjatuh, melakukan gerakan berulang dengan bahu, meregangkan tangan ke atas dengan berlebihan. Cedera otot atau rotator cuff dapat membuat Anda kesulitan menggerakkan lengan seperti mengangkat atau memutarnya. Umumnya, gejala nyeri pada pundak tersebut akan memburuk pada malam hari. 

Bursitis

Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan pada bursa. Bursa yaitu kantung berisi cairan di sekeliling persendian, yang berperan penting sebagai pelumas untuk melindungi sendi dari gesekan antara otot dan tulang saat bahu bergerak. 

Bursitis dapat menimbulkan rasa nyeri pada pundak ketika melakukan aktivitas seperti memutar bahu, menggunakan pakaian, dan menyisir rambut.

Frozen shoulder

Frozen shoulder terjadi ketika kapsul pelindung pada sendi bahu menebal akibat tidak menggerakkannya dalam waktu lama maupun karena cedera. Akibatnya, Anda mungkin akan merasakan nyeri dan kaku di area bahu sehingga membatasi pergerakan. Keluhan nyeri dapat berlangsung cukup lama hingga beberapa bulan dan bertahun-tahun. 

Tendinitis

Tendinitis merupakan kondisi peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot dan tulang. Meskipun umumnya sering terjadi pada tendon di bagian bahu, lutut, siku, ataupun pergelangan kaki, namun tendinitis juga dapat terjadi pada tendon di bagian tubuh manapun. 

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh aktivitas berulang saat berolahraga ataupun bekerja. Gejala yang timbul yaitu rasa sakit dan kaku pada otot bahu saat menggerakkannya. Tendinitis dapat berlangsung dalam waktu sebentar hingga jangka panjang (kronis). 

Baca juga: Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!

Cara Mengatasi Sakit Pundak

Pada tahap awal, dokter akan menegakkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan berupa Rontgen atau MRI. 

Langkah selanjutnya yaitu memberikan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat keparahan penyakit. Berikut adalah beberapa cara mengurangi nyeri dan peradangan akibat sakit pundak yang Anda alami, antara lain dengan:

  • Pemberian obat-obatan: Umumnya dokter akan meresepkan obat antiinflamasi non steroid, seperti ibuprofen, parasetamol, maupun diclofenac. Obat-obatan ini dapat meredakan nyeri pada penderita tendinitis, bursitis, maupun radang sendi.
  • Terapi injeksi: Injeksi steroid ataupun PRP merupakan terapi yang bertujuan untuk mengatasi peradangan dan nyeri pada bahu. Pada PRP, kandungan faktor pertumbuhan pada platelet mampu merangsang sel dan jaringan baru yang sehat pada sendi bahu. 
  • Radiofrekuensi ablasi: Sebagai tindakan minimal invasif, radiofrekuensi ablasi terbukti lebih aman untuk mengurangi nyeri dan peradangan dalam jangka waktu lama.
  • Operasi: Pada kondisi cedera tendon rotator cuff, dokter akan menyarankan pembedahan konvensional atau operasi pada bahu ataupun dengan artroskopi. 

Pada kondisi nyeri yang masih ringan, Anda bisa beristirahat selama beberapa hari. Cobalah untuk mengompres bagian pundak dengan kantung/ bantalan es selama 15-20 menit setiap hari hingga nyeri membaik. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi pembengkakan pada bahu.

Apabila rasa nyeri tidak hilang dan bahu semakin terasa kaku, mati rasa, kesemutan, atau bengkak parah hingga Anda kesulitan beraktivitas, segera periksakan diri ke dokter. Untuk berkonsultasi dengan dokter kami di Lamina Rehab, silakan hubungi nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp ke 0811 1443 599.

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00