Artikel Terkait

manfaat puasa
manfaat puasa

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

naik tangga
naik tangga

Naik Tangga: Ini Tips untuk Penderita Nyeri Lutut

nyeri sendi berpindah pindah
nyeri sendi berpindah pindah

Nyeri Sendi Berpindah Pindah: Kenali Penyebabnya!

lutut bunyi saat diluruskan
lutut bunyi saat diluruskan

Lutut Bunyi Saat Diluruskan: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

gejala nyeri lutut
gejala nyeri lutut

Gejala Nyeri Lutut dan Cara Pencegahannya: Cek Disini!

manfaat daun sirih merah
manfaat daun sirih merah

Manfaat Daun Sirih Merah untuk Nyeri Sendi: Anda Sudah Tahu?

nyeri lutut saat naik tangga
nyeri lutut saat naik tangga

Nyeri Lutut Saat Naik Tangga: Penyebabnya Penyakit Apa Saja?

tempurung lutut pecah
tempurung lutut pecah

Tempurung Lutut Pecah: Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

nyeri sendi
nyeri sendi

Nyeri Sendi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

klinik patella
klinik patella

Klinik Patella: Ini Alasan Penderita Nyeri Lutut Harus Kesini!

golfer's elbow
golfer's elbow

Golfer’s Elbow atau Siku Pegolf: Cek Penyebabnya Di Sini!

ibadah bulan ramadhan
ibadah bulan ramadhan

Ibadah Bulan Ramadhan Terganggu karena Osteoarthritis: Kenapa?

Cari Artikel Lainnya

Efektif! Nyeri Bahu Kronis Sembuh dengan Radiofrekuensi Ablasi

September 1, 2023

Efektif! Nyeri Bahu Kronis Sembuh dengan Radiofrekuensi Ablasi - Patella

Apakah Anda mengalami nyeri bahu yang tak kunjung membaik dan semakin menyiksa? Nyeri bahu kronis adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas hidup, dan produktivitas. Namun, kini telah hadir salah satu metode pengobatan inovatif untuk mengatasi nyeri bahu kronis, yaitu dengan radiofrekuensi ablasi. 

 

Apa itu Radiofrekuensi Ablasi?

 

Radiofrekuensi ablasi adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menghentikan atau mengurangi nyeri kronis dengan menggunakan energi gelombang radiofrekuensi. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis intervensi nyeri atau ahli bedah yang terlatih. Dokter akan memasukkan jarum khusus dengan gelombang radiofrekuensi yang mengarah ke area saraf atau jaringan yang menjadi sumber nyeri dan panas dari energi ini dapat merusak saraf atau jaringan tersebut, sehingga mengurangi atau menghentikan sinyal nyeri yang dikirim ke otak.

 

 

Prosedur Radiofrekuensi Ablasi untuk Nyeri Bahu Kronis

Dalam penanganan nyeri bahu kronis, dokter akan menggunakan prosedur RFA setelah berbagai metode pengobatan konservatif seperti fisioterapi, obat penghilang nyeri, dan terapi lainnya tidak memberikan hasil yang memuaskan. Berikut adalah langkah-langkah umum dari prosedur radiofrekuensi ablasi untuk nyeri bahu:

 

  • Pemeriksaan fisik dan penunjang: Sebelum prosedur, pasien akan menjalani pemeriksaan secara menyeluruh oleh dokter untuk memastikan bahwa radiofrekuensi ablasi adalah pilihan yang tepat.
  • Persiapan: Pasien akan diminta untuk berada dalam posisi yang nyaman di meja operasi. Biasanya, anestesi lokal diberikan untuk mengurangi rasa sakit selama prosedur.
  • Panduan Gambar: Dokter menggunakan alat panduan gambar seperti fluoroskopi atau pencitraan ultrasound untuk memandu jarum ke lokasi yang tepat di sekitar bahu yang menyebabkan nyeri.
  • Aplikasi Radiofrekuensi: Setelah jarum mengarah ke bagian target dengan akurat, dokter akan mengalirkan gelombang radiofrekuensi ke area target saraf atau jaringan tertentu. Gelombang ini akan menciptakan panas yang merusak saraf atau jaringan tersebut.
  • Evaluasi Hasil: Setelah prosedur selesai, dokter akan memeriksa efeknya pada pasien. Terkadang, dokter akan menyarankan beberapa sesi prosedur RFA untuk mencapai hasil yang optimal.

Manfaat dan Risiko Radiofrekuensi Ablasi

Radiofrekuensi ablasi telah terbukti efektif dalam mengurangi atau menghilangkan nyeri bahu kronis pada banyak pasien. Manfaat utama dari prosedur ini mencakup: 

  • Meredakan Nyeri: Radiofrekuensi ablasi dapat secara signifikan dapat mengurangi tingkat nyeri, sehingga akan memungkinkan Anda untuk kembali beraktivitas normal.
  • Efek Jangka Panjang: Hasil prosedur ini dapat bertahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, tergantung pada kondisi individu.
  • Pemulihan Cepat: Karena merupakan prosedur minimal invasif, pemulihan setelah radiofrekuensi ablasi relatif cepat, dan Anda pun dapat kembali beraktivitas dengan normal dibandingkan dengan operasi besar.

Namun, seperti semua prosedur medis, radiofrekuensi ablasi juga memiliki risiko, termasuk infeksi, perdarahan, atau efek samping lainnya yang mungkin terjadi. Risiko ini harus dibahas secara rinci dengan dokter sebelum menjalani prosedur.

Radiofrekuensi ablasi adalah pendekatan inovatif yang dapat membantu dalam penanganan nyeri bahu kronis yang resisten terhadap pengobatan konservatif. Prosedur ini dapat membantu pasien mengurangi atau menghilangkan nyeri, memulihkan kualitas hidup mereka, dan mengembalikan produktivitas. Sebelum menjalani radiofrekuensi ablasi, berkonsultasilah terlebih dengan dokter ahli di Klinik Patella untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, serta apakah RFA termasuk prosedur yang bisa dijalankan pada kondisi tertentu. 

Untuk berkonsultasi, silakan hubungi tim Assistance Center Patella di nomor 021-7919-6999 atau chat whatsapp di 0811-1443-599.

 

Baca juga: Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!

 

***

 

Featured photo by KrishnaTedjo from Freepik

FAQ: Pertanyaan Seputar Nyeri Bahu Kronis

Apa yang bisa menyebabkan nyeri bahu?

Nyeri bahu bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk dislokasi bahu, tendinitis, dan frozen shoulder. Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera, penggunaan berlebihan, atau degenerasi terkait usia dari struktur bahu.

Bagaimana karakteristik nyeri bahu kronis?

Nyeri bahu kronis sering kali diiringi dengan rasa sakit yang memburuk saat bergerak, kaku saat mengangkat atau menggerakkan lengan, serta pembengkakan di area bahu. Rasa nyeri ini juga dapat mengganggu tidur, terutama saat berbaring di sisi yang sakit.

Apa obat yang efektif untuk nyeri bahu?

Nyeri bahu dapat diredakan dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan diclofenac. Obat-obatan ini membantu meredakan nyeri dan pembengkakan. Dokter juga mungkin meresepkan obat lain seperti celecoxib atau paracetamol, tergantung pada kondisi spesifik pasien.

Bagaimana cara mengatasi nyeri pundak?

Mengatasi nyeri pundak bisa dilakukan dengan beberapa cara, termasuk membatasi aktivitas fisik yang membebani pundak, terapi akupunktur, kompres hangat atau dingin, penggunaan obat yang diresepkan oleh dokter, terapi pijat, suntikan steroid, melakukan peregangan, dan mengubah postur tubuh untuk mengurangi tekanan pada pundak.

Apakah itu frozen shoulder dan bagaimana pengaruhnya?

Frozen shoulder adalah kondisi yang menyebabkan kekakuan dan nyeri di sendi bahu, yang membatasi gerakan. Kondisi ini sering kali terjadi akibat cedera atau tidak bergeraknya bahu untuk waktu yang lama. Frozen shoulder mengurangi fleksibilitas dan kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari yang melibatkan bahu.

 

Artikel Lainnya

teh hijau

Teh Hijau: Ini Manfaatnya untuk Penderita Penyakit Sendi

cuka apel

Cuka Apel: Manfaatnya untuk Penyakit Asam Urat

cedera acl saat berolahraga

Cedera ACL Saat Berolahraga, Ini Cara Mengatasinya!

berapa lama penyembuhan tulang lutut bergeser

Berapa Lama Penyembuhan Tulang Lutut Bergeser? Ini Info Lengkapnya!