penyebab kaki sering sakit atau nyeri

Penyebab Kaki Sering Sakit atau Nyeri Itu Apa Saja?

Penyebab kaki sering sakit dan nyeri dapat membuat Anda tak nyaman saat berjalan. Bahkan tak hanya berjalan, aktivitas harian Anda pun juga bisa terkena dampaknya, misalnya saat berdiri atau berolahraga.

Penyebab kaki sering sakit atau nyeri ternyata cukup banyak yang juga berbeda pula cara mengatasinya.

Penyebab Kaki Sering Sakit atau Nyeri

Kaki merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang paling kompleks yang memiliki sekitar 26 tulang. Ditambah pula dengan kerja kaki yang bisa dibilang tidak ringan, bisa sebagai penopang bobot tubuh serta melakukan beragam gerakan, misalnya berjalan, berlari, melompat dan lainnya. Tubuh akan mengubah gerakan atau fungsinya sebagai salah satu upaya untuk membantu mengurangi atau meredakan nyeri pada kaki.

Masalah kaki dapat menyebabkan nyeri, peradangan, atau cedera, yang mengakibatkan mobilitas terbatas.

Penyebab kaki sering sakit atau nyeri, antara lain proses penuaan, berdiri dalam waktu lama, kelebihan berat badan, kelainan bentuk kaki, cedera, memakai sepatu yang tidak sesuai anatomi, terlalu banyak berjalan, berlari, bersepeda, dan sebagainya.

Penyebab Kaki Sering Sakit atau Nyeri, Ada 12 

1.Artritis (radang sendi)

Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada kartilago (tulang rawan sendi) yang melindungi persendian agar dapat bergerak secara mulus dan membantu menyerap gesekan pada sendi saat Anda berjalan dan aktivitas lainnya.

Jika kartilago ini rusak, maka saat bergerak tulang akan bergesekan sehingga menimbulkan nyeri, peradangan dan kekakuan. Penyakit autoimun, penipisan tulang/sendi, dan infeksi merupakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan artritis ini. Nyeri dan bengkak pada sendi lambat laun dapat mengurangi mobilitas sendi, kekakuan (terutama pagi hari), dan sendi terasa hangat.

2.Bunion atau kelainan tulang yang terjadi pada jempol kaki (hallux valgus)

Tonjolan tulang atau jaringan sekitar sendi. Kondisi ini seringnya mengenai perempuan karena sering memakai sepatu hak tinggi atau sepatu berujung lancip.

3.Neuroma Morton

Menebalnya jaringan yang mengelilingi saraf jari kaki yang menyebabkan nyeri dan kondisi ini sering mengenai jari kaki ketiga dan keempat. Penyebab pasti masih belum diketahui namun diduga antara lain posisi jari yang tidak normal, kelebihan berat badan, telapak kaki datar, bunion, penggunaan sepatu berujung sempit dan hak tinggi, serta melakukan aktivitas high impact seperti lari, yang dapat meningkatkan tekanan pada jari kaki ketika berlari.

Selain nyeri, juga mengalami kesemutan, kram, nyeri seperti terbakar pada jari kaki, nyeri meningkat saat memakai sepatu.

4.Plantar fasciitis

Merupakan meradangnya jaringan lunak pada bagian tumit dan telapak kaki (plantar fascia) yang juga membentuk lekukan telapak kaki. Peradangan ini biasanya disebabkan pemakaian atau peregangan jaringan ini secara berlebihan.

Kondisi ini merupakan penyebab kaki sering sakit atau nyeri terutama pada tumit sehingga menyulitkan Anda saat berjalan, berlari, melompat, atau berdiri dalam waktu lama. Nyeri memburuk saat Anda bangun tidur di pagi hari. Pelari jarak jauh, masalah pada lengkung kaki dan kenaikan berat badan secara mendadak, dan tendon Achilles yang menegang seringkali menjadi penyebab plantar fasciitis.

5.Hammer toe

Kelainan bentuk sendi ibu jari kaki yang mungkin disebabkan ketidakseimbangan otot, tendon dan ligamen. Penyebabnya tersering adalah penggunaan sepatu berujung sempit, atau sepatu kekecilan dan hak tinggi yang terlalu ketat. Hindari pemakaian sepatu yang salah ukuran, terutama pada anak yang masih tumbuh kembang karena ligamen dan tendon dapat menegang dan memendek.

Kelainan bentuk ini dapat menyebabkan jari kaki menyerupai cakar sehingga nyeri saat memakai sepatu.

6.Ulserasi atau ulkus 

Menyebabkan seperti luka pada kaki. Kondisi ini sering pada pasien dengan diabetes tidak terkontrol dengan baik.

Penyebab Kaki Sering Sakit atau Nyeri Berikutnya:

7.Plantar warts (mata ikan) 

Penyebabnya adalah infeksi human papillomavirus (HPV) pada permukaan atas kulit. Jenis HPV cukup banyak, dan HPV yang menyebabkan mata ikan ini berbeda dengan yang menyebabkan kutil kelamin (genital warts). Plantar wart biasanya lebih rata karena adanya tekanan saat berjalan. Bila ukurannya membesar, dapat menyebabkan nyeri, bergantung pada lokasinya.

8.Telapak kaki datar (pes planus)

terjadi saat lengkungan alami telapak kaki tidak terbentuk saat seseorang berdiri. Proses penuaan, cedera, atau penyakit tertentu dapat merusak tendon yang bisa membuat lengkungan telapak kaki mendatar, dan biasanya hanya pada salah satu kaki.

9.Stress fracture atau retakan halus pada tulang

Akibat adanya tekanan berulang atau berkepanjangan terhadap tulang, misalnya pada olahraga high impact seperti lari jarak jatuh, basket, tenis, atletik, senam, sepak bola.

Retakan ini mengenai tulang penahan bobot tubuh (tumit, tulang kering, navicula pada punggung kaki, metatarsal kedua dan ketiga) terutama saat frekuensi, durasi dan intensitas aktivitas yang meningkat. Saat otot kelelahan, maka tulang akan menahan atau menanggung beban sehingga berisiko retak. Namun kondisi tulang keropos atau osteoporosis juga berpotensi mengalami hal ini. Kunci utama untuk memulihkan kondisi ini adalah dengan beristirahat.

10.Cedera keseleo pada pergelangan kaki (ankle sprain)

Terjadi saat ligament terpaksa memutar ke arah yang tidak semestinya atau tidak wajar. Kaki akan terasa nyeri, bengkak, kaku dan kadang disertai dnegan memar. Untuk membantu mecegah ankle sprain, lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan mengenakan sepatu olahraga yang nyaman.

11.Patah tulang

Akibat tekanan yang sangat berlebihan misalnya akibat jatuh dari ketinggian, kecelakaan kendaraan bermotor. Gejalanya bisa bergesernya tulang, bengkak, memar, nyeri luar biasa, kebas dan kesemutan, adanya luka terbuka pada kulit, mobilitas terbatas, dan tidak dapat menggerakkan kaki.

12.Kapalan (callus) dan mata ikan (corns)

Menebalnya lapisan kulit akibat tekanan atau gesekan berulang di tempat yang sama. Misalnya pada petani, pendayung. Mencegahnya bisa dengan menghindari sepatu berujung sempit, hak tinggi atau terlalu datar, serta memakai sarung tangan bila bekerja dengan menggunakan alat terus menerus.

Penyebab Kaki Sering Sakit atau Nyeri, Atasi dan Cegah dengan Cara Sehat

Terdapat beberapa cara untuk membantu meredakan dan mencegah kaki sering sakit atau nyeri.

  • Kompres dingin pada kaki untuk membantu meredakan bengkak dan nyeri
  • Merendam kaki dalam air hangat
  • Mengurangi aktivitas fisik
  • Mengenakan sepatu yang pas dan cocok untuk aktivitas harian
  • Memakai bantalan (insole) untuk mencegah terjadinya gesekan dan iritasi

 

Namun bila nyeri masih berlangsung, jangan tunda lagi untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat menemukan penyebab kaki sering sakit atau nyeri sehingga dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now