nyeri lutut pada penderita rheumatoid arthritis

Mengelola Gejala Nyeri Lutut Pada Penderita Rheumatoid Arthritis

Nyeri lutut akibat rheumatoid arthritis bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari yang Anda lakukan. Bahkan kondisi yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan sejumlah komplikasi yang membahayakan kesehatan lutut. Apa itu rheumatoid arthritis dan bagaimana mengatasinya? Simak penjelasan selengkapnya berikut. 

Apa itu Rheumatoid Arthritis? 

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sendi-sendi, menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan sendi. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, faktor genetik, lingkungan, dan perubahan hormonal turut berperan dalam perkembangan penyakit. RA dapat mempengaruhi sendi di seluruh tubuh, termasuk sendi lutut, dan seringkali menyebabkan nyeri, pembengkakan, kaku, dan kehilangan fungsi pada sendi tersebut.

Nyeri Sendi Lutut pada Penderita Rheumatoid Arthritis

Ketika sendi lutut terkena rheumatoid arthritis, penderitanya sering mengalami nyeri kronis yang dapat membatasi mobilitas dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Nyeri ini dapat bervariasi dari ringan hingga parah, terkadang lebih terasa pada pagi hari atau setelah periode istirahat yang panjang. Selain nyeri, penderitanya mungkin juga mengalami pembengkakan dan kemerahan pada sendi lutut, serta kesulitan dalam menekuk atau meluruskan lutut.

Pengelolaan Rheumatoid Arthritis Lutut

Terapi farmakologis sering menjadi pendekatan pertama dalam mengelola nyeri sendi lutut akibat rheumatoid arthritis. Dokter mungkin meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa sakit. Obat modifikasi rheumatoid arthritis, seperti metotreksat, juga dapat mengontrol aktivitas penyakit dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut.

Namun, apabila kondisi terus memburuk, maka Anda mungkin memerlukan pengobatan lainnya. Terapi PRP adalah salah satu cara yang efektif dalam mengatasi masalah radang sendi kronis. Terapi PRP melibatkan pengambilan darah pasien, di mana darah tersebut kemudian akan melalui proses untuk memisahkan plasma kaya trombosit dari komponen lainnya. Trombosit adalah jenis sel dalam darah yang mengandung faktor pertumbuhan dan protein penyembuhan. Plasma yang mengandung konsentrasi tinggi trombosit ini kemudian akan disuntikkan kembali ke sendi lutut yang terkena radang. Tujuan dari terapi PRP adalah untuk memanfaatkan sifat penyembuhan alami trombosit untuk merangsang regenerasi jaringan dan mengurangi peradangan dalam sendi lutut.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Rheumatoid Arthritis

Tonton juga video berikut tentang tahapan injeksi PRP di Klinik Patella:

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00