nyeri lutut saat ditekuk-

Mencegah Nyeri Lutut Saat Ditekuk Kambuh Kembali

Merasakan nyeri lutut saat ditekuk  tentu tidak nyaman, terlebih bagi yang memiliki mobilitas tinggi. Merasakan nyeri saat tengah beraktivitas dapat memengaruhi bahkan menghentikan kegiatan yang sedang kamu lakukan. Ingin melanjutkan karena tuntutan pekerjaan dan deadline, namun rasa nyeri yang sangat tak tertahankan. 

Penyebab Nyeri Lutut

Mengetahui penyebab nyeri tentunya memudahkan dalam menyembuhkan dan mencegahnya kembali datang. Apa sajakah yang dapat menjadi faktor munculnya nyeri pada lutut saat ditekuk?

  • Kecelakaan

Riwayat kecelakaan dapat menjadi penyebab utama kondisi ini. Pada beberapa kasus, nyeri lutut dapat menjadi indikasi kondisi tubuh yang lebih serius. Pasca-tindakan setelah kecelakaan pun dapat berakhir dengan nyeri lutut, penyebabnya perlu konsultasikan lebih jauh dengan dokter.

  • Obesitas

Obesitas berarti kelebihan berat badan, artinya lutut sebagai penyangga beban tubuh dalam beraktivitas sehari-hari akan terbebani secara konstan. Hal ini dapat memberikan tekanan dan stress pada lutut hingga menjadi nyeri.

  • Olahraga berat

Olahraga dapat memperkuat jaringan tulang dan otot tubuh, namun kesalahan pada olahraga dapat berakibat fatal bagi tubuh. Selalu lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah berolahraga.

  • Ostheoartritis

Kondisi penuaan pada daerah sendi tulang menyebabkan melemahnya kekuatan sendi. Salah satu kondisi kronis pada tulang yang merusak fungsi sendi, terutama daerah lutut.

Ada berbagai penyebab lainnya lutut terasa nyeri,  perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya lebih jelas.

Mengobati Nyeri  Lutut Saat Ditekuk

Tersedia berbagai pilihan metode untuk mengatasi keluhan ini, namun kembali lagi bergantung pada penyebabnya. Selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar bisa menjalani pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi.

  • Fisioterapi

Salah satu pengobatan dasar yang dapat Anda lakukan, yaitu melakukan terapi fisioterapi. Terapi ini akan merupakan serangkaian gerakan yang terapis profesional telah pilih dan rangkai khusus untuk kondisi anda. Fisioterapi berguna untuk melatih dan menguatkan jaringan sendi tulang dan otot pada  area lutut agar dapat berfungsi normal. 

Tentunya untuk mengetahui rangkaian gerakan yang tepat, dokter dan terapis akan melakukan sesi konsultasi dengan Anda. Metode ini tepat bagi yang masih dalam tingkat cedera ringan hingga sedang dan bagi yang melakukan perawatan pasca operasi.

  • Operasi

Bagi pasien dengan tingkat cedera lebih serius, dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi sebagai jalan keluarnya. Operasi ini untuk menggantikan tempurung yang sudah rusak dengan tempurung lutut baru yang terbuat dari logam.

  • Radiofrekuensi

Metode ini menjadi alternatif bagi Anda yang tidak ingin menjalani operasi. Gelombang panas dari radiofrekuensi akan membantu meredakan rasa nyeri pada area lutut hingga 75%. Salah satu kelebihan metode ini yaitu pasien tak perlu menjalani perawatan rawat-inap ataupun konsumsi obat-obatan tertentu pasca tindakan. 

Mencegah Nyeri Lutut Saat Ditekuk

Pencegahan nyeri lutut saat ditekuk dapat anda lakukan dengan mengubah gaya hidup sehari-hari anda.

  • Pola makan seimbang 
  • Olahraga rutin diiringi pemanasan dan pendinginan serta tidak memaksa bagian tubuh tertentu secara berlebihan.
  • Istirahat cukup. Tubuh akan memperbaiki jaringan yang rusak ketika beristirahat, maka berikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk melakukan perbaikan secara alami.
  • Kurangi kebiasaan mengangkat beban berlebihan. 

Baca Juga: Cara Mencegah Cedera Lutut, Anda Perlu Lakukan Ini

Kamu dapat dan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf terbaik di klinik Lamina Pain and Spine Center.

 

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00