Artikel Terkait

manfaat puasa
manfaat puasa

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

naik tangga
naik tangga

Naik Tangga: Ini Tips untuk Penderita Nyeri Lutut

nyeri sendi berpindah pindah
nyeri sendi berpindah pindah

Nyeri Sendi Berpindah Pindah: Kenali Penyebabnya!

lutut bunyi saat diluruskan
lutut bunyi saat diluruskan

Lutut Bunyi Saat Diluruskan: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

gejala nyeri lutut
gejala nyeri lutut

Gejala Nyeri Lutut dan Cara Pencegahannya: Cek Disini!

manfaat daun sirih merah
manfaat daun sirih merah

Manfaat Daun Sirih Merah untuk Nyeri Sendi: Anda Sudah Tahu?

nyeri lutut saat naik tangga
nyeri lutut saat naik tangga

Nyeri Lutut Saat Naik Tangga: Penyebabnya Penyakit Apa Saja?

tempurung lutut pecah
tempurung lutut pecah

Tempurung Lutut Pecah: Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

nyeri sendi
nyeri sendi

Nyeri Sendi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

klinik patella
klinik patella

Klinik Patella: Ini Alasan Penderita Nyeri Lutut Harus Kesini!

golfer's elbow
golfer's elbow

Golfer’s Elbow atau Siku Pegolf: Cek Penyebabnya Di Sini!

ibadah bulan ramadhan
ibadah bulan ramadhan

Ibadah Bulan Ramadhan Terganggu karena Osteoarthritis: Kenapa?

Cari Artikel Lainnya

Tendinitis Achilles: Cek Disini Cara Mengobatinya!

September 25, 2025

tendinitis achilles

Pernahkah Anda merasakan nyeri di bagian belakang tumit atau betis, terutama saat bangun pagi atau setelah berolahraga? Bisa jadi Anda mengalami Tendinitis Achilles.

Kondisi ini sangat umum terjadi, tidak hanya pada atlet profesional, tetapi juga pada orang biasa yang suka berolahraga atau bahkan hanya berjalan kaki setiap hari.

Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri tumit dan kaki dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi nyeri lutut dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop

Apa Itu Tendinitis Achilles?

Tendinitis Achilles adalah peradangan yang terjadi pada tendon Achilles – yaitu tali yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit.

Bayangkan tendon ini seperti tali tebal yang sangat kuat di bagian belakang kaki Anda. Tendon inilah yang membantu Anda berjalan, berlari, melompat, dan bahkan sekedar berjinjit.

Untuk memahami kondisi ini lebih baik, mari kita kenali dulu anatomi kaki dan pergelangan kaki yang terlibat.

Di betis Anda ada dua otot utama: otot gastrocnemius (otot betis yang besar di permukaan) dan otot soleus (otot yang lebih kecil di bawahnya). Kedua otot ini terhubung ke tulang kalkaneus atau tulang tumit melalui tendon Achilles.

Ketika biomekanikal berjalan dan berlari tidak seimbang, tendon ini bisa mengalami tekanan berlebihan. Akibatnya, terjadilah peradangan tendon yang kita kenal sebagai tendinitis.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa berkembang menjadi tendinosis – kerusakan tendon yang lebih sulit diobati. Perlu dibedakan juga dengan kondisi lain seperti plantar fasciitis yang menyerang bagian bawah kaki.

Gejala Tendinitis Achilles yang Mudah Dikenali

Gejala tendinitis achilles biasanya muncul perlahan-lahan, bukan secara tiba-tiba. Yang paling sering dirasakan adalah nyeri tumit dan nyeri betis di bagian belakang kaki, terutama dekat dengan tumit.

  • Kaku di pagi hari. Ciri khas yang paling mudah dikenali adalah kaku pagi hari. Saat bangun tidur atau setelah duduk lama, Anda akan merasakan kaku dan nyeri di bagian belakang kaki. Setelah bergerak beberapa saat, biasanya rasa kaku ini berkurang.
  • Pembengkakan achilles di area tendon, dan bagian tersebut terasa hangat saat disentuh.
  • Kesulitan menekuk kaki ke atas atau ke bawah,
  • Sulit berjalan normal dengan kaki yang sakit
  • Penebalan pada tendon
  • Nyeri tumit yang bisa menyebar menjadi nyeri pergelangan kaki, bahkan sampai menyebabkan nyeri lutut karena cara berjalan yang berubah untuk menghindari rasa sakit.

Penyebab Tendinitis Achilles: Mengapa Bisa Terjadi?

Penyebab tendinitis achilles yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan kaki berlebihan atau yang disebut sindrom overuse. Ini sering terjadi pada orang yang tiba-tiba meningkatkan intensitas olahraga terlalu cepat, pelari maraton yang berlatih terlalu keras, atau pemain basket yang sering melompat.
  • Cara berjalan dan berlari yang salah juga bisa menjadi pemicu. Misalnya, jika Anda memiliki kaki datar atau kaki dengan lengkungan tinggi, beban pada tendon Achilles bisa tidak merata.
  • Sepatu yang tidak cocok
  • Berlari di permukaan yang terlalu keras juga bisa memperburuk kondisi.
  • Aktivitas fisik dan olahraga yang dilakukan secara mendadak tanpa pemanasan yang cukup adalah penyebab lain yang sering terjadi.
  • Olahraga high-impact dalam waktu lama tanpa persiapan seperti lari, melompat, atau berjalan bisa membuat tendon “kaget” dan akhirnya meradang.

Cara Mengobati Tendinitis Achilles dengan Tepat

Cara mengobati tendinitis achilles sebenarnya tidak terlalu rumit, tapi butuh kesabaran dan konsistensi.

  • Istirahat. Langkah pertama dan terpenting adalah istirahat. Bukan berarti Anda tidak boleh bergerak sama sekali, tapi hindari dulu aktivitas yang membuat sakit, seperti lari atau melompat. Ganti dengan aktivitas yang lebih ringan seperti berenang atau bersepeda.
  • Kompres es adalah cara sederhana yang sangat efektif untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. Bungkus es dengan handuk tipis dan tempelkan ke area yang sakit selama 15-20 menit, beberapa kali sehari. Jangan langsung menempel es ke kulit karena bisa menyebabkan luka dingin.
  • Obat anti inflamasi non-steroid. Untuk manajemen nyeri, Anda bisa menggunakan obat anti inflamasi yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol. Obat anti inflamasi non-steroid (NSAID) ini membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Injeksi kortikosteroid. Jika nyeri sangat parah, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis. Dalam kasus tertentu, dokter mungkin akan memberikan injeksi kortikosteroid, meski ini harus dilakukan hati-hati.

Fisioterapi untuk Tendinitis Achilles

Fisioterapi untuk tendinitis achilles adalah bagian yang sangat penting dalam proses penyembuhan. Seorang fisioterapis akan membuat program rehabilitasi fisioterapi yang disesuaikan dengan kondisi Anda.

Program ini biasanya mencakup latihan untuk pemulihan tendinitis achilles yang bertujuan memperkuat tendon dan membuat kaki lebih fleksibel.

  • Stretching achilles atau peregangan tendon Achilles adalah kunci utama dalam terapi ini. Gerakan peregangan yang dilakukan secara perlahan dan teratur membantu mengurangi ketegangan pada tendon.
  • Latihan untuk memperkuat otot gastrocnemius dan otot soleus juga penting agar beban pada tendon Achilles berkurang.

Fisioterapis mungkin juga akan menyarankan penggunaan heel lift (bantalan tumit) atau orthotic (alas kaki khusus) untuk sementara waktu.

Alat bantu ini membantu mengurangi tekanan pada tendon saat Anda berjalan. Program terapi biasanya berlangsung beberapa minggu hingga bulan, tergantung seberapa parah kondisi Anda.

Bedanya Tendinitis Achilles dan Robekan Achilles

Penting sekali untuk tahu perbedaan tendinitis achilles dan robekan achilles, yaitu:

  • Tendinitis adalah peradangan yang terjadi perlahan-lahan karena pemakaian berlebihan, sedangkan robekan atau ruptur achilles adalah cedera mendadak di mana tendon benar-benar sobek.
  • Robekan Achilles biasanya terjadi tiba-tiba dengan rasa nyeri yang sangat hebat, seperti ditendang keras di bagian belakang betis. Berbeda dengan tendinitis yang nyerinya muncul bertahap.

Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin tes pencitraan seperti USG atau MRI.

Robekan Achilles adalah kondisi serius yang sering membutuhkan operasi, sangat berbeda dengan tendinitis yang umumnya bisa sembuh dengan pengobatan biasa.

Obat Alami Tendinitis Achilles yang Bisa Dicoba

Selain pengobatan medis, ada beberapa obat alami tendinitis achilles yang bisa membantu proses penyembuhan. Kompres es yang sudah disebutkan tadi adalah terapi alami yang paling efektif.

Selain itu, coba angkat kaki Anda lebih tinggi dari jantung saat berbaring atau duduk. Ini membantu mengurangi pembengkakan dengan memperbaiki aliran darah.

Beberapa suplemen alami seperti kurkumin (dari kunyit) dan omega-3 dikenal memiliki sifat anti inflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan.

Tapi ingat, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, apalagi jika Anda sedang minum obat lain.

Nutrisi yang baik juga penting untuk kesehatan muskuloskeletal. Pastikan Anda cukup makan protein, vitamin C, dan zinc karena nutrisi ini membantu penyembuhan jaringan tendon.

Jangan lupa minum air yang cukup agar jaringan tubuh tetap elastis dan proses penyembuhan berjalan optimal.

Pencegahan Tendinitis Achilles yang Efektif

Mencegah lebih baik daripada mengobati – ini berlaku banget untuk pencegahan tendinitis achilles. Yang paling penting adalah jangan terburu-buru meningkatkan intensitas olahraga. Ikuti aturan 10% – artinya, tingkatkan durasi atau intensitas latihan maksimal 10% setiap minggu.

Selalu lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya. Stretching achilles secara rutin sangat membantu menjaga kelenturan tendon.

Pilih sepatu olahraga yang sesuai dengan bentuk kaki dan jenis aktivitas Anda. Sepatu yang tepat bisa membuat perbedaan besar dalam mencegah cedera olahraga.

Latihan untuk memperkuat otot betis dan pergelangan kaki juga penting. Otot yang kuat membantu menstabilkan gerakan dan mengurangi beban berlebih pada tendon Achilles. Jika Anda suka lari, variasikan permukaan lari Anda dan pelajari teknik lari yang benar.

Kesimpulan tentang Tendinitis Achilles

Proses recovery dan pemulihan dari tendinitis Achilles memang butuh waktu dan kesabaran.

Untuk kasus ringan sampai sedang, biasanya butuh 6-12 minggu untuk sembuh total. Kasus yang lebih berat mungkin perlu waktu lebih lama.

Yang penting adalah jangan terburu-buru kembali beraktivitas normal sebelum benar-benar sembuh. Pemeriksaan rutin dengan dokter ortopedi atau fisioterapis akan membantu memantau progress penyembuhan.

Kadang-kadang diperlukan pemeriksaan tambahan seperti X-ray atau USG untuk memastikan tendon sudah pulih dengan baik.

Kabar baiknya, dengan pengobatan yang tepat dan pencegahan yang konsisten, sebagian besar orang bisa kembali beraktivitas normal tanpa masalah.

Tendinitis Achilles memang mengganggu, tapi dengan pendekatan yang benar, kondisi ini bisa diatasi dengan baik dan dicegah agar tidak kambuh lagi.

Ingat, kesehatan kaki Anda sangat penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Jangan anggap sepele nyeri yang Anda rasakan, dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala tidak membaik atau malah bertambah parah.

Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri tumit dan kaki dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi nyeri lutut dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Tendinitis Achilles

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar topik Tendinitis Achilles.

Apa perbedaan tendinitis Achilles dengan robekan tendon Achilles?

Tendinitis Achilles adalah peradangan yang terjadi perlahan-lahan akibat penggunaan berlebihan, ditandai nyeri yang berkembang bertahap.

Sedangkan robekan Achilles adalah cedera mendadak dengan nyeri sangat hebat seperti ditendang, sering disertai bunyi “pop”, dan langsung membuat tidak bisa berjalan normal.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari tendinitis Achilles?

Untuk kasus ringan hingga sedang, pemulihan tendinitis Achilles biasanya membutuhkan waktu 6-12 minggu.

Kasus yang lebih parah mungkin memerlukan waktu lebih lama. Yang penting adalah konsistensi dalam menjalani pengobatan dan tidak terburu-buru kembali beraktivitas penuh.

Apakah tendinitis Achilles bisa sembuh tanpa operasi?

Ya, sebagian besar kasus tendinitis Achilles bisa sembuh tanpa operasi. Pengobatan meliputi istirahat, kompres es, obat anti inflamasi, fisioterapi, dan stretching.

Operasi hanya diperlukan dalam kasus yang sangat parah atau jika pengobatan konservatif tidak berhasil setelah beberapa bulan.

Aktivitas apa yang harus dihindari saat mengalami tendinitis Achilles?

Hindari aktivitas berdampak tinggi seperti lari, melompat, dan olahraga yang melibatkan gerakan tiba-tiba pada kaki.

Ganti dengan aktivitas ringan seperti berenang atau bersepeda. Hindari juga berjalan dengan sepatu hak tinggi dan aktivitas yang membuat nyeri semakin parah.

Artikel Lainnya

secretome vs exosome

Secretome vs Exosome: Mana yang Lebih Baik untuk Nyeri Lutut?

salep nyeri sendi lutut di apotik

Rekomendasi Salep Nyeri Sendi Lutut di Apotik

duduk kaki menyilang

Duduk Kaki Menyilang Sebabkan Varises? Ini Cara Mengatasinya!

Mengapa Bahu Berbunyi Ketika Digerakkan - Patella

Mengapa Bahu Berbunyi Ketika Digerakkan?