Artikel Terkait

cara mengobati nyeri lutut
cara mengobati nyeri lutut

Cara Mengobati Nyeri Lutut dengan Fisioterapi

penyebab lutut terasa panas
penyebab lutut terasa panas

Penyebab Lutut Terasa Panas dan Cara Mencegahnya

cuka apel
cuka apel

Cuka Apel: Manfaatnya untuk Penyakit Asam Urat

manfaat daun salam
manfaat daun salam

Manfaat Daun Salam untuk Nyeri Sendi: Apa Saja?

obat sakit lutut untuk lansia
obat sakit lutut untuk lansia

Obat Sakit Lutut untuk Lansia: Pilih yang Aman!

penyebab radang sendi
penyebab radang sendi

Penyebab Radang Sendi pada Anak: Panduan untuk Orang Tua

obat nyeri sendi lutut
obat nyeri sendi lutut

Obat Nyeri Sendi Lutut yang Bisa Direkomendasikan Dokter

olahraga untuk lutut berbunyi
olahraga untuk lutut berbunyi

Olahraga untuk Lutut Berbunyi: Apa Saja Gerakannya?

nyeri sendi lutut
nyeri sendi lutut

Nyeri Sendi Lutut: Inilah Beberapa Cara Mengobatinya!

asam urat
asam urat

Asam Urat: Penyebab, dan Hubungannya dengan Nyeri Lutut

asam urat di lutut
asam urat di lutut

Asam Urat di Lutut: Ini Cara Mengobati dan Mencegahnya

dengkul bengkak
dengkul bengkak

Dengkul Bengkak pada Anak: Penyebab dan Cara Mengobatinya

Cari Artikel Lainnya

Dengkul Bengkak pada Anak: Penyebab dan Cara Mengobatinya

Januari 18, 2026

dengkul bengkak

Melihat dengkul bengkak dan sakit pada anak tentu membuat orang tua khawatir. Kondisi ini cukup sering terjadi pada anak-anak, bisa muncul setelah bermain, jatuh, atau bahkan tanpa sebab yang jelas.

Dengkul bengkak bisa jadi hal sepele, tapi juga bisa menjadi tanda masalah yang perlu ditangani segera.

Artikel ini akan membantu Anda memahami penyebab dengkul bengkak pada anak dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat.

Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Banner Zaskia dekstop
Banner Zaskia mobile

Kenali Dulu Bagian Lutut Anak

Sebelum membahas penyebabnya, ada baiknya kita kenali dulu bagian lutut. Lutut atau knee joint adalah sendi terbesar di tubuh kita yang strukturnya cukup rumit.

Di dalam lutut, ada beberapa bagian penting seperti tulang paha, tulang kering, dan tempurung lutut (patella). Bagian-bagian ini terhubung oleh ligamen (semacam tali pengikat) dan tendon (penghubung otot ke tulang).

Di dalam sendi lutut juga ada cairan sinovial yang berguna sebagai pelumas supaya lutut bisa bergerak dengan lancar.

Selain itu, ada kantung-kantung kecil berisi cairan yang namanya bursa. Kantung ini berfungsi mencegah gesekan berlebihan antar bagian lutut.

Pada anak-anak, karena pertumbuhan tulang dan sendi anak masih berlangsung, bagian-bagian ini lebih mudah mengalami gangguan dibanding orang dewasa.

Apa Saja Penyebab Dengkul Bengkak pada Anak?

1. Jatuh atau Terbentur (Cedera Fisik)

Ini adalah penyebab yang paling umum. Anak-anak yang aktif bermain, lari-larian, atau olahraga memang rentan mengalami benturan. Lutut anak bengkak setelah jatuh adalah contoh paling sering terjadi.

Ketika lutut terbentur atau jatuh, bisa saja ada bagian dalam lutut yang rusak, seperti ligamen robek, bantalan tulang rawan cedera, atau bahkan tulang retak.

Aktivitas fisik dan risiko cedera anak memang selalu beriringan. Ketika terjadi cedera lutut pada anak, tubuh akan bereaksi dengan mengirim cairan ke area yang cedera.

Inilah yang menyebabkan pembengkakan, nyeri, memar, dan kadang lutut jadi kaku susah digerakkan.

2. Infeksi pada Sendi Lutut

Kondisi ini dalam istilah medis disebut arthritis septik, dan ini termasuk kondisi darurat pada lutut anak yang harus segera ditangani.

Yang terjadi adalah ada kuman (biasanya bakteri) yang masuk ke dalam sendi lutut, biasanya terbawa lewat aliran darah.

Infeksi bakteri ini lebih sering menyerang anak kecil, terutama dengkul bengkak pada anak usia 2 tahun dan dengkul bengkak pada anak usia 3 tahun.

Gejalanya biasanya muncul cepat dan cukup parah. Dengkul anak bengkak dan kemerahan, disertai demam tinggi.

Anak akan merasa nyeri lutut yang sangat sakit sampai-sampai lutut anak bengkak sulit berjalan, bahkan bisa sama sekali tidak mau berdiri atau menopang berat badannya.

Lutut juga terasa panas saat disentuh. Kalau tidak cepat ditangani, infeksi ini bisa merusak sendi secara permanen.

3. Peradangan Sendi Karena Daya Tahan Tubuh (JIA)

Ada kondisi yang namanya Juvenile Idiopathic Arthritis atau disingkat JIA.

Ini adalah gangguan muskuloskeletal pediatrik yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh anak keliru menyerang sendi yang sehat. Akibatnya terjadi peradangan sendi anak yang bisa berlangsung lama.

Bedanya dengan infeksi, gejala JIA biasanya muncul perlahan. Salah satu ciri khasnya adalah dengkul anak bengkak tanpa cedera yang jelas, padahal anak tidak jatuh atau terbentur.

Lutut jadi kaku terutama di pagi hari setelah bangun tidur, nyeri yang kadang muncul kadang hilang, dan pembengkakan yang tidak kunjung kempes. Kadang juga disertai demam ringan atau muncul ruam di kulit.

4. Penyebab Lain yang Perlu Diketahui

Selain tiga penyebab utama di atas, ada beberapa kondisi lain yang bisa membuat dengkul anak bengkak dan sakit:

Peradangan kantung cairan

Kondisi ini juga disebut dengan nama bursitis. Kantung kecil berisi cairan di sekitar lutut bisa meradang karena tekanan berulang atau benturan langsung. Akibatnya cairan sendi menumpuk dan lutut jadi bengkak.

Pendarahan di dalam sendi

Kondisi ini disebut hemarthrosis, bisa terjadi kalau anak mengalami benturan keras atau kalau anak punya masalah dengan pembekuan darah.

Darah yang terkumpul di dalam sendi membuat lutut cepat membengkak dan sangat nyeri, sehingga anak sulit berjalan.

Masalah terkait pertumbuhan

Meskipun jarang menyebabkan bengkak yang besar, beberapa kondisi yang berhubungan dengan masa pertumbuhan bisa menimbulkan keluhan di area lutut.

Membedakan Bengkak Biasa dan Bengkak Berbahaya

Sebagai orang tua, penting sekali mengetahui perbedaan bengkak normal vs berbahaya. Ini akan membantu Anda memutuskan apakah perlu ke dokter atau cukup dirawat di rumah.

Bengkak yang Tergolong Normal (Tidak Berbahaya):

  • Terjadi setelah anak jatuh atau terbentur, jadi penyebabnya jelas
  • Bengkak dan nyerinya semakin membaik dalam 1-2 hari dengan istirahat
  • Anak masih bisa jalan meskipun agak pincang
  • Tidak ada demam, tidak merah menyebar, dan tidak terlalu panas saat diraba

Bengkak yang Berbahaya (Harus Segera ke Dokter):

  • Dengkul anak bengkak tanpa cedera, tidak ada riwayat jatuh atau benturan
  • Ada demam, lutut merah menyebar, dan terasa sangat panas
  • Anak tidak bisa jalan sama sekali atau menolak untuk berdiri
  • Nyeri sangat hebat dan tidak berkurang meski sudah istirahat
  • Bentuk lutut terlihat aneh atau ukurannya sangat berbeda dengan lutut satunya

Kapan Dengkul Anak Bengkak Harus ke Dokter?

Kapan dengkul anak bengkak harus ke dokter? Ini pertanyaan penting yang sering ditanyakan orang tua. Jawabannya adalah segera bawa anak ke dokter jika:

  • Anak demam bersamaan dengan lutut bengkak
  • Lutut terlihat sangat merah, bengkak besar, dan teraba hangat atau panas
  • Anak menangis kesakitan setiap kali lutut disentuh atau digerakkan sedikit saja
  • Anak sama sekali tidak bisa berjalan atau menolak menopang berat badannya
  • Bengkak tidak membaik setelah 2-3 hari meskipun sudah diistirahatkan
  • Ada keluarga yang punya riwayat penyakit autoimun

Dokter yang biasanya menangani masalah ini adalah dokter ortopedi anak atau dokter spesialis anak yang memang fokus menangani gangguan muskuloskeletal pediatrik.

Pemeriksaan yang Akan Dilakukan Dokter

Untuk mengetahui penyebab pasti dengkul bengkak, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan.

Pertama-tama dokter akan bertanya detail tentang kapan bengkaknya mulai, apakah anak jatuh atau terbentur, dan gejala apa saja yang dirasakan. Lalu dokter akan memeriksa lutut anak secara langsung.

Kalau diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan tambahan seperti:

  • Tes darah (CRP, LED): Ini untuk melihat apakah ada peradangan atau infeksi di dalam tubuh. Kalau nilainya tinggi, berarti memang ada masalah peradangan.
  • Foto rontgen (X-ray): Pemeriksaan X-ray dilakukan untuk melihat kondisi tulang, apakah ada yang patah atau ada kelainan pada struktur tulang.
  • USG lutut: Pemeriksaan dengan alat ultrasonografi ini sangat membantu untuk melihat apakah ada penumpukan cairan sendi di dalam lutut dan bagaimana kondisi jaringan lunak di sekitarnya.
  • MRI lutut: Ini adalah pemeriksaan yang lebih detail untuk melihat ligamen, tendon, dan bagian dalam lutut lainnya. Biasanya MRI dilakukan kalau dokter curiga ada cedera olahraga anak yang lebih serius.

Cara Mengobati Dengkul Bengkak pada Anak

Cara mengatasi dengkul bengkak pada anak sangat tergantung pada apa penyebabnya. Berikut penjelasan penanganan untuk berbagai kondisi:

Untuk Cedera Ringan Akibat Jatuh atau Benturan

Kalau cedera lutut pada anak tergolong ringan, Anda bisa melakukan perawatan di rumah dengan metode RICE:

  • Istirahat (Rest): Hentikan dulu semua aktivitas yang membuat lutut bekerja keras. Biarkan anak istirahat dan hindari aktivitas fisik yang berisiko menimbulkan cedera lebih lanjut.
  • Kompres Es (Ice): Kompres area yang bengkak dengan es batu yang dibungkus handuk atau kain. Lakukan selama 15-20 menit, ulangi setiap beberapa jam. Ini membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
  • Perban (Compression): Balut lutut dengan perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan. Tapi jangan terlalu kencang ya, supaya aliran darah tidak terhambat.
  • Angkat Kaki (Elevation): Posisikan kaki yang cedera lebih tinggi dari jantung, misalnya dengan mengganjal bantal di bawah kaki saat anak berbaring. Ini membantu mengurangi aliran darah ke area yang bengkak.

Untuk Infeksi Sendi (Infeksi Bakteri)

Arthritis septik adalah kondisi darurat pada lutut anak yang harus ditangani di rumah sakit. Anak perlu dirawat inap dan mendapat antibiotik melalui infus untuk membunuh bakteri penyebab infeksi.

Sering kali dokter juga perlu melakukan tindakan untuk mengeluarkan cairan atau nanah yang ada di dalam sendi supaya tidak merusak sendi lebih parah.

Untuk Peradangan Sendi Autoimun (JIA)

Penanganan JIA bertujuan untuk mengontrol peradangan sendi anak dan mencegah kerusakan sendi dalam jangka panjang.

Dokter biasanya akan memberikan obat anti-peradangan, obat yang mengatur sistem kekebalan tubuh, dan juga terapi fisik untuk menjaga supaya sendi tetap bisa bergerak dengan baik dan otot-otot di sekitar lutut tetap kuat.

Kesimpulan tentang Dengkul Bengkak Pada Anak

Dengkul bengkak pada anak memang tidak boleh dianggap enteng.

Meskipun kebanyakan kasus disebabkan oleh cedera ringan yang bisa sembuh sendiri dengan istirahat, ada juga kemungkinan kondisi serius seperti infeksi sendi atau peradangan sendi anak yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Dengan memahami penyebab dengkul bengkak pada anak dan mengenali tanda-tanda bahaya, Anda sebagai orang tua bisa mengambil keputusan yang tepat.

Jangan ragu untuk segera membawa anak ke dokter ortopedi anak jika menemukan gejala yang mengkhawatirkan.

Penanganan dini adalah kunci untuk menjaga kesehatan sendi lutut anak dan mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Yang terpenting, selalu perhatikan kondisi anak dan percayai insting Anda sebagai orang tua.

Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Pertanyaan Seputar Dengkul Bengkak Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang muncul seputar topik dengkul bengkak pada anak.

Apakah dengkul bengkak pada anak berbahaya?

Tidak semua dengkul bengkak berbahaya. Jika terjadi setelah jatuh atau benturan dan membaik dalam 1-2 hari, biasanya tidak berbahaya.

Namun jika disertai demam, kemerahan, anak tidak bisa jalan, atau bengkak tanpa sebab jelas, segera bawa ke dokter karena bisa jadi tanda infeksi atau peradangan serius.

Berapa lama dengkul bengkak pada anak bisa sembuh?

Untuk cedera ringan, biasanya bengkak akan membaik dalam 2-3 hari dengan perawatan RICE (istirahat, kompres es, perban, dan angkat kaki).

Jika setelah 3 hari tidak ada perbaikan atau justru semakin parah, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bolehkah anak jalan jika dengkulnya bengkak?

Jika anak masih bisa jalan meski sedikit pincang dan tidak terlalu kesakitan, biasanya tidak masalah.

Namun sebaiknya batasi aktivitas dan biarkan anak istirahat. Jika anak menolak berjalan sama sekali atau menangis kesakitan saat mencoba berdiri, jangan dipaksakan dan segera bawa ke dokter.

Apa pertolongan pertama saat dengkul anak bengkak setelah jatuh?

Segera lakukan metode RICE: istirahatkan anak, kompres dengan es yang dibungkus kain selama 15-20 menit, balut dengan perban elastis (jangan terlalu kencang), dan posisikan kaki lebih tinggi dengan ganjal bantal.

Jika setelah 24 jam tidak membaik atau ada gejala mengkhawatirkan, bawa ke dokter.

Artikel Lainnya

Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Mengapa Lutut Nyeri Saat Ditekuk Ketika Olahraga?

Penyebab Pergelangan Kaki Sakit dan Bengkak - Patella

Tarsal Tunnel Syndrome: Penyebab Pergelangan Kaki Sakit dan Bengkak

Lutut Terasa Nyeri Saat Berjalan - Patella

Lutut Terasa Nyeri Saat Berjalan? Waspadai Hal Ini

kelainan tulang kaki

Kelainan Tulang Kaki: Jenis Kelainan Tulang dan Cara Mengobatinya