Artikel Terkait

lutut berbunyi
lutut berbunyi

Lutut Berbunyi: Cara Mengobati dan Mencegahnya

sakit dengkul
sakit dengkul

Sakit Dengkul pada Wanita: Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

pencegahan nyeri lutut
pencegahan nyeri lutut

Pencegahan Nyeri Lutut dengan Vitamin dan Makanan Sehat

penyebab lutut berbunyi
penyebab lutut berbunyi

Penyebab Lutut Berbunyi pada Anak: Apa Saja Sih?

penyebab nyeri bahu
penyebab nyeri bahu

Penyebab Nyeri Bahu pada Anak dan Cara Mengobatinya

terapi lutut sakit
terapi lutut sakit

Terapi Lutut Sakit Modern Adalah Terapi Regeneratif: Apa Itu?

penyebab lutut sakit
penyebab lutut sakit

Penyebab Lutut Sakit dan Cara Mengobatinya

lutut berbunyi di usia muda
lutut berbunyi di usia muda

Lutut Berbunyi di Usia Muda: Apa Penyebabnya?

penyebab lutut sakit di usia muda
penyebab lutut sakit di usia muda

Penyebab Lutut Sakit di Usia Muda dan Cara Mengobatinya

penyakit lutut
penyakit lutut

Penyakit Lutut pada Lansia dan Cara Mengobatinya!

keseleo
keseleo

Penyakit Lutut Keseleo: Inilah Penyebab dan Cara Mengobatinya!

dengkul terasa sakit
dengkul terasa sakit

Dengkul Terasa Sakit Setelah Naik Motor Lama? Ini Penyebabnya!

Cari Artikel Lainnya

Ini Bahaya Jumping Smash Pada Olahraga Voli

Juli 31, 2023

Bahaya Jumping Smash pada Olahraga Voli - Patella

Bahaya melakukan teknik jumping smash mungkin sering diabaikan oleh para atlet olahraga, khususnya voli. Pasalnya, dalam voli kita tidak hanya mengandalkan teknik, kelincahan, dan kerja sama tim, tetapi juga mengharuskan para pemainnya memiliki kekuatan khusus dalam pukulan jump smash. Meskipun pukulan ini adalah salah satu gerakan yang spektakuler dan mengasyikkan, namun ternyata juga dapat membawa risiko serius terhadap terjadinya cedera. 

Peningkatan Risiko Cedera

Bahaya Jumping Smash pada Olahraga Voli - Patella

 

Jumping smash melibatkan lompatan yang tinggi dan kuat, serta pukulan dengan kecepatan tinggi. Gerakan ini dapat memberikan tekanan besar pada bagian tubuh tertentu, terutama pada pergelangan kaki, lutut, punggung, dan bahu. Akibatnya, para pemain berisiko mengalami cedera pada bagian-bagian tersebut, termasuk robekan ligamen, patah tulang, dan cedera otot.

Berikut adalah beberapa cedera yang dapat terjadi pada pemain voli saat melakukan jumping smash. 

Cedera pada Pergelangan Kaki dan Lutut

Melakukan jumping smash dapat menimbulkan tekanan berlebih pada pergelangan kaki dan lutut saat pemain mendarat setelah lompatan. Pendaratan yang tidak tepat atau berlebihan dapat menyebabkan cedera seperti keseleo, robekan ligamen, atau cedera meniskus. Cedera ini bisa menjadi serius dan memerlukan waktu pemulihan yang panjang.

Punggung dan Bahu

Gerakan pukulan pada jumping smash mengharuskan penggunaan kekuatan yang signifikan dari bagian atas tubuh, terutama punggung dan bahu. Jika teknik tidak benar atau penggunaan kekuatan terlalu berlebihan, pemain berisiko mengalami cedera otot, cedera sendi, atau masalah tulang belakang.

Cedera pergelangan tangan: Pukulan smash yang kuat memerlukan pergelangan tangan yang stabil dan kuat. Jika teknik pukulan tidak benar atau pergelangan tangan tidak cukup kuat, ini bisa menyebabkan cedera pergelangan tangan.

Pencegahan dan Perlindungan

Penting bagi para pemain voli untuk memahami pentingnya teknik yang benar saat melakukan jumping smash. Pelatihan yang cermat dan pemahaman tentang cara melandai dengan aman setelah lompatan dapat membantu mengurangi risiko cedera. Selain itu, penggunaan perlengkapan pelindung seperti sepatu voli yang tepat dan pelindung lutut dapat membantu mencegah cedera.

Jumping smash dalam olahraga voli memang memberikan aspek menarik dan kompetitif, tetapi potensi bahaya cedera yang melekat pada gerakan ini tidak boleh anda sepelekan begitu saja. Keselamatan para pemain harus menjadi prioritas utama, dan sebaiknya lakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat  untuk mengurangi risiko cedera. Dengan pelatihan yang baik, pemahaman tentang teknik yang benar, dan perhatian terhadap keselamatan, pemain voli dapat tetap menikmati permainan dengan lebih aman dan lebih baik.

Baca juga: Awas, Cedera Ini Sering Menginta Pemain Basket!

Frequently Asked Questions (FAQ)

[sc_fs_multi_faq headline-0=”h2″ question-0=”Apa Risiko Cedera yang Mungkin Dialami oleh Pemain Voli?” answer-0=”Berikut beberapa cedera yang dapat terjadi pada pemain voli: 1. Cedera pada pergelangan kaki dan lutut 2. Cedera pada punggung dan bahu” image-0=”” headline-1=”h2″ question-1=”Apa itu Jumping Smash?” answer-1=”Jumping smash merupakan lompatan yang tinggi dan kuat, serta pukulan dengan kecepatan tinggi. Gerakan ini dapat memberikan tekanan besar pada bagian tubuh tertentu, terutama pada pergelangan kaki, lutut, punggung, dan bahu. Akibatnya, para pemain berisiko mengalami cedera pada bagian-bagian tersebut, termasuk robekan ligamen, patah tulang, dan cedera otot.” image-1=”” headline-2=”h2″ question-2=”Bagaimana Cara Mencegah Cedera pada Pemain Voli saat Melakukan Jumping Smash?” answer-2=”Penting bagi para pemain voli untuk memahami pentingnya teknik yang benar saat melakukan jumping smash. Pelatihan yang cermat dan pemahaman tentang cara melandai dengan aman setelah lompatan dapat membantu mengurangi risiko cedera. Selain itu, penggunaan perlengkapan pelindung seperti sepatu voli yang tepat dan pelindung lutut dapat membantu mencegah cedera.” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

olahraga untuk lutut berbunyi

Olahraga untuk Lutut Berbunyi: Apa Saja Gerakannya?

iliotibial band syndrome

Iliotibial Band Syndrome: Cedera Lutut Para Pelari

olahraga kaki

6 Gerakan Olahraga Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

lutut berbunyi tapi tidak sakit

Lutut Berbunyi Tapi Tidak Sakit: Apa Penyebabnya?