Bebas nyeri sendi lutut 2021

Nyeri Sendi Lutut, Penyebab, Terapi Dan Pencegahannya

Nyeri sendi lutut tentu berisiko, kondisi ini akan membatasi mobilitas seseorang, bahkan bisa membuat Anda tak bisa menikmati liburan.

Sendi lutut merupakan salah satu sendi yang aktif bergerak, mengingat fungsi sendi ini cukup berat, yaitu menopang berat badan. Apabila penopang ini tidak lagi mampu melakukan tugasnya, aktivitas Anda pun menjadi taruhannya.

Sendi Lutut Penting Sebagai Penopang Tubuh

Sendi lutut bertugas sebagai penopang berat tubuh dalam berbagai posisi, baik berdiri, hingga beraktivitas harian dan olahraga yang mengharuskan berlari, melompat dan lainnya.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami nyeri sendi lutut, yaitu:

  • Kegemukan atau obesitas (kelebihan berat badan)
  • Usia
  • Pernah cedera atau jatuh baik saat berolahraga maupun kecelakaan kendaraan bermotor
  • Memiliki pekerjaan yang mengharuskan berlutut, mengangkat benda berat, atau kerja berat (buruh angkut atau pekerja kasar lainnya)

Pengobatan Terkini Nyeri Sendi Lutut Tanpa Operasi

Saat sendi lutut nyeri, liburan Anda pun bisa terganggu. Jangan khawatir penanganan sendi lutut nyeri tidak seperti dulu lagi, yang perlu tindakan operasi.

Teknologi penanganan nyeri sendi lutut sudah sangat maju dan berkembang. Klinik Patella memiliki berbagai metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit sendi nyeri lutut tanpa operasi dan tanpa rawat inap, yaitu:

  • Radiofrekuensi ablasi (RFA)
  • Viscosuplementasi (injeksi asam hyaluronat)
  • Platelet-Rich Plasma atau PRP
  • Injeksi steroid

Radiofrekuensi Ablasi, Mengatasi Nyeri Sendi Lutut

Bebas nyeri sendi lutut 2021

Bebas nyeri sendi lutut 2021

Cukup banyak yang menyukai metode RFA ini dan banyak pula yang sudah dapat menikmati hasilnya yaitu nyeri lutut berkurang.

RFA dilakukan dengan mengalirkan listrik dari gelombang radio ke bagian saraf tertentu agar tidak dapat mengirimkan sinyal nyeri. Dalam hal ini adalah tiga cabang saraf genicularis yang merupakan saraf utama yang mempersarafi lutut.

Karena teknologi ini non-bedah, maka dapat dilakukan dengan cepat dan rawat jalan. Efek samping juga minimal, dan pasien dapat kembali beraktivitas sesudahnya.

Viscosuplementasi

Metode ini dilakukan dengan menginjeksikan asam hialuronat yang memiliki efek membantu meredakan peradangan dan nyeri. Hialuronat merupakan salah satu komponen utama cairan pada sendi.

Suplementasi dengan asam hialuronat dapat membantu melindungi tulang rawan dan memperkuat tulang sehingga dapat membantu mengurangi gesekan saat Anda bergerak beraktivitas.

PRP lutut

Injeksi platelet-rich plasma (PRP) atau plasma darah kaya trombosit yang diambil dari darah Anda sendiri. Metode ini memiliki prinsip regenerasi yang akan membantu ‘memudakan’ sendi secara alami sehingga dapat memulihkan jaringan yang rusak.

Manfaat PRP antara lain membantu proses perbaikan kerusakan jaringan tulang rawan lutut; meningkatkan produksi cairan alami pelumas sendi (sinovial); merangsang pembentukan jaringan tulang rawan baru; meredakan nyeri; dan mempercepat proses penyembuhan.

Injeksi steroid

Metode ini dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan pada sendi lutut.

Injeksi ini bekerja dengan cepat menghilangkan nyeri dalam kisaran waktu 24 hingga 48 jam, dan rerata nyeri akan hilang dalam kisaran waktu 6-12 minggu.

Yuk Jaga Sendi Lutut Tetap Sehat dan Terhindari Dari Nyeri

  1. Hindari kegiatan yang berisiko merusak sendi atau yang menyebabkan nyeri dan temukan cara yang lebih baik untuk menyelesaikan tugas. Jika berdiri menyebabkan nyeri, cobalah melakukan aktivitas sambil duduk. Juga, hindari mengangkat berat.
  2. Hindari membawa beban berat. Beban berlebihan dapat mempercepat terjadinya osteoartritis atau pengapuran, proses perubahan pada sendi yang memicu nyeri.
  3. Mengaktifkan kerja semua otot. Dengan melakukan latihan penguatan dan kelenturan sehingga dapat membangun otot untuk menjaga kestabilan sendi lutut yaitu otot paha depan (quadriceps), tendon dan otot di belakang lutut dan paha (hamstring), serta otot paha bagian luar dan dalam.
  4. Berolahraga secara teratur yang dapat membantu menjaga fungsi sendi, kekuatan tulang dan otot, menjaga berat badan, meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati. Pilih olahraga yang tidak membebani sendi, misalnyaberenang.
  5. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga serta peregangan seusainya; meningkatkan intensitas dan frekuensi olahraga secara bertahap; dan menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan kemampuan dan kondisi tubuh.
  6. Mencukupi kebutuhan air dalam tubuh karena rawan sendi mengandung air hingga 80 persen. Air dapat membantu memberi nutrisi dan mengurangi tekanan mekanis pada tulang rawan lutut.
  7. Mengonsumsi suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin, yang keduanya dapat membantu meningkatkan mobilitas sendi, meredakan nyeri dan berpotensi memperlambat dampak kerusakan sendi. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.
  8. Hindari duduk dalam waktu lama dengan lutut ditekuk, karena lutut dalam posisi tidak wajar sehingga menyebabkan otot dan ligamen di sekitar lutut meregang atau tegang berlebihan.
  9. Memakai sepatu yang tepat agar Anda dapat mempertahankan postur tubuh yang benar saat berjalan atau beraktivitas lainnya.
  10. Menjaga berat badan tetap ideal, karena berat badan yang berlebihan dapat memberikan beban ekstra pada lutut yang dalam jangka panjang dapat memicu timbulnya kerusakan dan nyeri.

Tahun 2021, Bebas dari Nyeri Lutut

Nah jangan sampai nyeri lutut Anda berkepanjangan hingga tahun 2021. Jangan tunda lagi untuk konsultasi dan atasi dengan metode terkini tanpa operasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now