Artikel Terkait

terapi aaprp
terapi aaprp

Terapi AAPRP untuk Jaga Kesehatan Lutut: Tanpa Operasi

faq klinik patella
faq klinik patella

FAQ Klinik Patella

lutut nyeri saat naik tangga
lutut nyeri saat naik tangga

Lutut Nyeri Saat Naik Tangga. Apa Penyebabnya?

penyebab radang sendi pada usia muda
penyebab radang sendi pada usia muda

Penyebab Radang Sendi pada Usia Muda: Ini Faktanya!

penyembuhan cedera lutut tanpa operasi
penyembuhan cedera lutut tanpa operasi

Penyembuhan Cedera Lutut Tanpa Operasi: Bisakah?

vitamin otot
vitamin otot

Vitamin Otot: Jenis, Manfaatnya untuk Kekuatan Tubuh

posisi lutut yang benar saat melakukan lay up basket
posisi lutut yang benar saat melakukan lay up basket

Posisi Lutut yang Benar Saat Melakukan Lay Up Basket

cedera pemain basket
cedera pemain basket

Cedera Pemain Basket yang Paling Sering Terjadi

mengobati nyeri lutut
mengobati nyeri lutut

Cara Mengobati Nyeri Lutut: Cek Di Sini!

arthroscopy untuk cedera acl
arthroscopy untuk cedera acl

Arthroscopy untuk Cedera ACL: Prosedur dan Manfaatnya!

nyeri lutut berkepanjangan
nyeri lutut berkepanjangan

Nyeri Lutut Berkepanjangan: Apa Sih Penyebabnya?

sakit sendi
sakit sendi

Sakit Sendi Diobati dengan Koyo: Sembuhkah?

Cari Artikel Lainnya

Bagaimana Cara Sembuh dari Plantar Fasciitis?

Oktober 10, 2023

Bagaimana Cara Sembuh dari Plantar Fasciitis - Patella

Telapak kaki terasa sakit, apa penyebabnya? Memang, ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi tersebut, salah satunya adalah plantar fasciitis.

Plantar fasciitis adalah kondisi yang disebabkan oleh peradangan atau kerusakan pada jaringan fascia plantar, yang menghubungkan tumit dengan jari kaki.  

Banner Zaskia dekstop

Sembuh dari Plantar Fasciitis

Namun, ada beberapa cara yang efektif untuk menyembuhkan plantar fasciitis, antara lain:

1. Berkonsultasi dengan Dokter

Langkah pertama yang sangat penting dalam mengatasi plantar fasciitis adalah berkonsultasi dengan seorang profesional kesehatan, seperti dokter atau fisioterapis.

Mereka dapat melakukan evaluasi yang akurat terhadap kondisi Anda dan memberikan saran perawatan yang sesuai. Hal ini bisa mencakup rekomendasi untuk latihan fisik, perubahan gaya hidup, serta mungkin terapi fisik atau penggunaan alas kaki yang sesuai.

2. Istirahat dan Menghindari Faktor Risiko

Beristirahat dengan cukup dan hindari aktivitas yang membebani kaki, seperti berjalan jauh atau berlari, terutama saat nyeri sedang terasa.

Selain itu, hindari juga menggunakan sepatu yang tidak nyaman atau datar. Pilih alas kaki yang memberikan dukungan yang baik dan mungkin bahkan menggunakan sol khusus untuk plantar fasciitis.

3. Terapi Dingin dan Panas

Penggunaan terapi dingin dan panas dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan. Terapkan kompres es pada tumit selama 15-20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi peradangan.

Selain itu, rendam kaki Anda dalam air hangat atau gunakan handuk panas untuk mengendurkan otot sebelum melakukan latihan peregangan.

4. Peregangan dan Latihan Kekuatan

Latihan peregangan dan kekuatan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas fascia plantar dan memperkuat otot-otot di sekitarnya.

Cobalah latihan peregangan kaki seperti jepitan handuk atau mengangkat jari kaki. Latihan kekuatan, terutama untuk otot betis dan kaki, juga dapat membantu mengurangi tekanan pada fascia plantar.

5. Terapi Fisik

Terapi fisik adalah pendekatan yang sangat efektif untuk mengatasi plantar fasciitis. Seorang fisioterapis dapat merancang program perawatan yang spesifik untuk kebutuhan Anda, termasuk peregangan, manipulasi jaringan, dan teknik pemijatan yang dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat proses kesembuhan.

6. Pemakaian Orthosis

Orthosis adalah alas kaki khusus yang dapat membantu mengurangi tekanan pada fascia plantar. Ini bisa berupa insole khusus atau sepatu ortopedi yang dirancang untuk mendukung kaki Anda secara optimal.

7. Obat-obatan

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau bahkan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Anda sebaiknya hanya menggunakan obat-obatan ini sesuai dengan rekomendasi dokter. 

Proses penyembuhan plantar fasciitis memerlukan waktu, kesabaran, dan konsistensi dalam menjalani pengobatan. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli di Klinik Patella untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Hubungi tim Assistance Center di nomor 021-2237-9999 atau chat melalui whatsapp di 0811 8124 2022

Untuk melihat jadwal dokter, silakan klik di sini.   

Baca juga: Terapi RICE, Redakan Tumit Sakit Saat Beraktivitas

Pertanyaan Seputar Sembuh Dari Plantar Fasciitis

Apakah mungkin untuk sembuh dari plantar fasciitis?

Plantar fasciitis biasanya dapat sembuh dengan penerapan metode perawatan konservatif yang tepat, yang meliputi peregangan secara rutin, penggunaan kompres dingin pada area nyeri, serta menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kondisi, seperti berdiri terlalu lama.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari plantar fasciitis?

Durasi pemulihan dari plantar fasciitis bisa bervariasi, namun umumnya membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 12 bulan tergantung tingkat keparahan.

Perawatan yang direkomendasikan termasuk istirahat yang cukup, penggunaan orthosis, terapi fisik, dan peregangan teratur untuk mendukung pemulihan.

Apakah plantar fasciitis dapat menimbulkan bahaya jangka panjang?

Jika tidak ditangani, plantar fasciitis dapat menyebabkan nyeri tumit kronis yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini bisa membuat pengidapnya mengubah cara berjalan guna mengurangi rasa sakit, yang mungkin berdampak negatif pada postur dan fungsi kaki.

Apakah pijatan efektif untuk plantar fasciitis?

Pijatan dapat membantu meredakan gejala plantar fasciitis jika dilakukan dengan benar. Sebaiknya pijat area yang terkena selama 5 hingga 15 menit dan lakukan beberapa kali sehari, daripada satu sesi yang lama, untuk menghindari membebani otot dan tendon.

Apa saja makanan yang harus dihindari oleh penderita plantar fasciitis?

Penderita plantar fasciitis disarankan untuk menghindari makanan yang tinggi purin, seperti daging merah, ikan, dan unggas. Purin dapat memicu pembengkakan pada jaringan yang sudah rusak dan memperparah kondisi nyeri.

Artikel Lainnya