Artikel Terkait

pergelangan kaki sakit saat ditekuk
pergelangan kaki sakit saat ditekuk

Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk: Cek Penyebabnya Di Sini!

bursitis dan tendinitis
bursitis dan tendinitis

Bursitis dan Tendinitis: Kenali Perbedaannya!

pencegahan radang sendi
pencegahan radang sendi

Pencegahan Radang Sendi dan Cara Efektif Menjaga Kesehatan Sendi!

gejala radang sendi lutut
gejala radang sendi lutut

Gejala Radang Sendi Lutut yang Perlu Anda Tahu

lutut sakit saat jongkok
lutut sakit saat jongkok

Lutut Sakit Saat Jongkok: Inilah Cara Mengobatinya!

lutut kaku saat jongkok
lutut kaku saat jongkok

Lutut Kaku Saat Jongkok: Bagaimana Mengobatinya?

sakit lutut sebelah kiri
sakit lutut sebelah kiri

Sakit Lutut Sebelah Kiri: Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

lutut sakit setelah jongkok
lutut sakit setelah jongkok

Lutut Sakit Setelah Jongkok: Penyebab dan Cara Mengatasinya!

lutut sakit saat olahraga
lutut sakit saat olahraga

Lutut Sakit Saat Olahraga: Penyebab dan Cara Mengatasinya

risiko jatuh pada lansia
risiko jatuh pada lansia

Risiko Jatuh pada Lansia: Pahami Penyebabnya!

lutut sakit saat sholat
lutut sakit saat sholat

Lutut Sakit Saat Sholat: Apa Penyebabnya?

bengkak pada lutut
bengkak pada lutut

Bengkak pada Lutut Sembuh dengan Radiofrekuensi Ablasi: Cek!

Cari Artikel Lainnya

Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk: Cek Penyebabnya Di Sini!

Mei 5, 2026

pergelangan kaki sakit saat ditekuk

Ringkasan: Pergelangan kaki sakit saat ditekuk adalah keluhan yang sangat sering terjadi. Rasa nyeri ini bisa muncul ketika kaki digerakkan ke atas, ke bawah, atau saat sekadar melangkah.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu, apalagi jika muncul tiba-tiba saat berjalan, berolahraga, atau bahkan saat bangun dari tempat duduk.

Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari cedera ringan hingga kondisi medis yang sudah berlangsung lama.

Oleh karena itu, penting untuk memahami kondisi ini agar bisa ditangani dengan cara yang tepat.

Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri lutut dan sendi dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Apa Saja Penyebab Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk?

Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab pergelangan kaki sakit saat digerakkan. Masing-masing punya tanda dan cara penanganan yang berbeda.

1. Keseleo (Ankle Sprain)

Ini adalah penyebab paling umum. Ankle sprain (keseleo) terjadi ketika kaki tiba-tiba terpelintir ke arah yang tidak wajar, misalnya menginjak tanah yang tidak rata atau mendarat salah setelah melompat.

Inilah yang disebut mekanisme cedera pergelangan kaki.

Akibatnya, ligamen robek sebagian atau seluruhnya. Tanda-tanda keseleo yang umum meliputi bengkak pada pergelangan kaki, kaku pada sendi kaki, memar, dan tentu saja rasa nyeri saat bergerak.

Pergelangan kaki nyeri saat menekuk setelah cedera seperti ini biasanya langsung terasa sejak kejadian, dan makin nyeri ketika kaki dicoba digerakkan.

2. Radang Tendon (Tendonitis)

Tendonitis adalah peradangan pada tendon akibat penggunaan yang berlebihan atau gerakan yang terus-menerus diulang.

Bentuk yang paling sering dijumpai adalah tendonitis Achilles, yaitu radang pada tendon di bagian belakang tumit.

Gejalanya antara lain pergelangan kaki terasa kaku saat baru bangun tidur, nyeri saat menapak, serta pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke atas maupun ke bawah.

Kondisi ini tergolong nyeri muskuloskeletal yang sering dialami oleh pelari, atlet, atau siapa saja yang tiba-tiba meningkatkan intensitas aktivitas fisiknya.

Pergelangan kaki sakit saat olahraga yang muncul berulang kali tanpa cedera jelas bisa menjadi tanda awal tendonitis yang perlu segera ditangani.

3. Radang Sendi (Arthritis) dan Bursitis

Tidak semua nyeri pergelangan kaki disebabkan oleh cedera fisik. Pergelangan kaki sakit tanpa cedera yang berkembang perlahan bisa jadi disebabkan oleh arthritis atau bursitis.

Arthritis adalah kondisi di mana lapisan pelindung tulang rawan di dalam sendi aus atau rusak, sehingga terjadi peradangan sendi (inflamasi) yang menimbulkan peradangan sendi kaki secara kronis.

Akibatnya, range of motion terbatas, artinya pergelangan kaki tidak bisa digerakkan seluas biasanya.

Bursitis adalah peradangan pada kantong cairan kecil yang berfungsi sebagai bantalan di sekitar sendi.

Kedua kondisi ini sama-sama mengurangi mobilitas vs fleksibilitas sendi secara bertahap dan umumnya makin parah jika dibiarkan.

4. Kerusakan Jaringan Lunak dan Sendi Tidak Stabil

Cedera jaringan lunak seperti robekan ringan pada otot atau ligamen di sekitar sendi bisa menyebabkan instabilitas ankle, kondisi di mana pergelangan kaki terasa “tidak mantap” saat berdiri atau berjalan.

Inilah salah satu jawaban dari pertanyaan kenapa pergelangan kaki sakit saat berjalan, karena tubuh berusaha mengompensasi ketidakstabilan tersebut dengan cara yang justru membebani bagian lain dari sendi.

Bagaimana Pergelangan Kaki Bekerja?

Sebelum membahas penyebab nyeri, ada baiknya memahami dulu bagaimana pergelangan kaki bekerja. Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai anatomi pergelangan kaki.

Pergelangan kaki terdiri dari beberapa tulang yang saling bertemu dan membentuk sebuah sendi bernama sendi talocrural.

Sendi inilah yang mengatur gerak kaki ke atas dan ke bawah saat berjalan. Supaya sendi ini tidak goyah, ada jaringan pengikat yang disebut ligamen.

Salah satu yang paling penting adalah ligamen talofibular anterior (ATFL), yang menjaga stabilitas ligamen agar kaki tidak mudah terkilir.

Di bagian belakang tumit, ada tendon Achilles, jaringan kuat yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit. Tendon ini bekerja keras setiap kali kaki mendorong tanah saat berjalan atau berlari.

Fungsi sendi ankle dalam pergerakan ada dua gerakan utama:

  • Dorsifleksi: kaki ditekuk ke atas (seperti saat menarik ujung kaki ke arah lutut)
  • Plantarfleksi: kaki ditekuk ke bawah (seperti saat berjinjit)

Kedua gerakan ini menjadi inti dari biomekanik berjalan & berlari sehari-hari. Kalau salah satu gerakan ini terasa nyeri, aktivitas paling dasar pun bisa terganggu.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala nyeri pergelangan kaki bisa berbeda-beda tergantung penyebabnya. Berikut tanda-tanda yang umum muncul:

  • Pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke atas maupun pergelangan kaki sakit saat ditekuk ke bawah adalah gejala paling khas. Keduanya menandakan adanya masalah pada sendi atau tendon di area tersebut.
  • Muncul rasa nyeri. Pada kasus ankle pain when bending akibat tendonitis, nyeri biasanya terasa tumpul namun menetap, terutama di pagi hari atau setelah istirahat lama. Pada arthritis, kekakuan dan nyeri cenderung memburuk setelah aktivitas berat.
  • Bengkak dan memar. Jika bengkak pada pergelangan kaki muncul disertai memar dan nyeri hebat setelah cedera, kemungkinan besar terjadi ankle sprain atau bahkan patah tulang yang membutuhkan pemeriksaan segera.

Cara Mengatasi Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Pilihan penanganan tergantung pada tingkat keparahan dan penyebab nyeri. Berikut tahapan yang umumnya dilakukan:

1. Pertolongan Pertama: Metode RICE

Untuk cedera mendadak, langkah pertama yang bisa dilakukan di rumah adalah metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation):

  • Rest (Istirahat): hentikan aktivitas yang memicu nyeri
  • Ice (Es): kompres area yang nyeri dengan es selama 15–20 menit, beberapa kali sehari
  • Compression (Perban): balut pergelangan kaki dengan perban elastis untuk mengurangi bengkak
  • Elevation (Tinggikan): posisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring

Metode ini terbukti efektif untuk mengurangi peradangan sendi (inflamasi) dan bengkak pada tahap awal cedera.

2. Obat Pergelangan Kaki Sakit dan Bengkak

Obat pergelangan kaki sakit dan bengkak yang umum digunakan adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, atau parasetamol untuk meredakan nyeri.

Keduanya bisa membantu mengurangi peradangan sendi kaki dan rasa tidak nyaman dalam jangka pendek.

Meski demikian, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya dalam waktu lama.

3. Fisioterapi dan Rehabilitasi

Rehabilitasi & fisioterapi adalah langkah penting yang sering diabaikan. Padahal, tanpa program pemulihan yang tepat, cedera pergelangan kaki bisa kambuh berkali-kali.

Program fisioterapi biasanya mencakup latihan untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi, melatih keseimbangan, dan memulihkan stabilitas ligamen secara bertahap.

Latihan ini juga membantu mengembalikan range of motion agar kaki bisa bergerak normal kembali.

4. Terapi Lanjutan di Klinik Spesialis

Jika penanganan mandiri dan fisioterapi belum memberikan hasil yang cukup, ada berbagai pilihan terapi lanjutan yang tersedia di klinik spesialis nyeri lutut dan sendi seperti Klinik Patella:

  • Terapi PRP (Platelet Rich Plasma) menggunakan komponen darah pasien sendiri untuk mempercepat penyembuhan cedera jaringan lunak.
  • Injeksi Viskosuplemen berfungsi sebagai pelumas sendi yang aus akibat arthritis
  • Injeksi Stem Cell dan Injeksi Secretome adalah terapi regeneratif yang membantu memperbaiki jaringan sendi dari dalam.

Untuk kasus yang lebih kompleks, dokter mungkin merekomendasikan prosedur seperti:

  • Endoskopi Richard Wolf (juga dapat dilakukan pada sendi pergelangan kaki)
  • Radiofrekuensi Ablasi (RFA) untuk meredakan nyeri saraf kronis
  • Total Knee Replacement (TKR) pada kasus arthritis sendi yang sudah sangat parah.

Cara Diagnosis Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk?

Agar penanganan bisa tepat sasaran, dokter perlu melakukan diagnosis terlebih dahulu.

Selain pemeriksaan fisik untuk menilai stabilitas dan rentang gerak sendi, biasanya diperlukan pemeriksaan penunjang seperti:

  • Rontgen (X-ray) untuk melihat apakah ada tulang yang retak atau patah
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk memeriksa kondisi jaringan lunak, termasuk ligamen robek dan tendonitis yang tidak terlihat pada rontgen biasa
  • USG muskuloskeletal untuk mendeteksi peradangan sendi kaki dan gangguan pada tendon secara lebih detail.

Kapan Harus ke Dokter untuk Nyeri Pergelangan Kaki?

Kapan harus ke dokter untuk nyeri pergelangan kaki adalah pertanyaan yang sering muncul. Jawabannya: jangan tunda jika mengalami kondisi berikut.

Segera periksakan diri apabila:

  • Nyeri sangat hebat dan kaki sama sekali tidak bisa menahan berat badan
  • Pergelangan kaki tampak berubah bentuk atau sangat bengkak setelah cedera
  • Nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari meskipun sudah ditangani dengan metode RICE
  • Muncul demam dan kemerahan di sekitar sendi yang bisa mengindikasikan infeksi.

Penanganan dini di klinik spesialis nyeri lutut dan sendi seperti Klinik Patella sangat dianjurkan untuk mencegah kondisi berkembang menjadi instabilitas ankle kronis yang sulit ditangani di kemudian hari.

Tips Mencegah Cedera Pergelangan Kaki

Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan pergelangan kaki antara lain:

  • Lakukan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga untuk mempersiapkan sendi dan tendon
  • Latih kekuatan otot-otot di sekitar pergelangan kaki agar ligamen talofibular anterior (ATFL) tidak bekerja sendirian dalam menjaga stabilitas sendi
  • Gunakan sepatu yang sesuai dengan jenis aktivitas, karena alas kaki yang tidak tepat dapat mengganggu biomekanik berjalan & berlari secara keseluruhan
  • Hindari peningkatan intensitas olahraga yang terlalu mendadak untuk mencegah cedera olahraga (sports injury) dan tendonitis.

Kesimpulan tentang Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Pergelangan kaki sakit saat ditekuk bisa disebabkan oleh banyak hal, dari keseleo ringan, tendonitis Achilles, hingga arthritis dan bursitis.

Penanganannya pun bertahap, mulai dari metode RICE di rumah, konsumsi obat antiinflamasi, fisioterapi, hingga terapi lanjutan di Klinik Ortopedi atau Klinik Patella.

Yang paling penting adalah tidak mengabaikan gejala yang muncul.

Semakin cepat kondisi didiagnosis dan ditangani, semakin besar peluang untuk pulih sepenuhnya tanpa komplikasi jangka panjang.

Jika ingin berkonsultasi tentang nyeri lutut dan sendi dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!

Kenapa Klinik Patella Adalah Klinik Ortopedi Terbaik?

Bagi yang sedang mencari rekomendasi klinik ortopedi terbaik di Jakarta, Klinik Patella hadir sebagai klinik nyeri lutut dan sendi terbaik dengan layanan yang lengkap dalam satu atap.

Sebagai klinik spesialis nyeri lutut dan sendi, Klinik Patella menyediakan berbagai pilihan pengobatan mulai dari:

  • Fisioterapi
  • Hidroterapi
  • Injeksi Viskosuplemen
  • Injeksi PRP (Platelet Rich Plasma)
  • Terapi Secretome
  • Terapi Stem Cell
  • Radiofrekuensi Ablasi
  • Endoskopi Richard Wolf
  • Total Knee Replacement

Yang membuat Klinik Patella berbeda adalah pendekatan tim yang melibatkan Dokter Spesialis Ortopedi, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dan Dokter Spesialis Anestesiologi yang bekerja bersama-sama.

Tim dokter Klinik Patella adalah:

  • dr. Nelfidayani, Sp.KFR, M.S.(K), FIPM (USG)
  • dr. Windi Martika, Sp.OT
  • dr. Rifalisanto, Sp.KFR, FIPM (USG)
  • Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn,TI.Subs.An.Reg.
  • dr. Yulia Hafni, Sp.An-TI, FIP, CIPS

Jadi, pasien mendapatkan penanganan yang menyeluruh, bukan hanya dari satu sudut pandang.

Ini sangat penting, terutama bagi pasien lansia atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan lain yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan jenis pengobatan.

FAQ: Pergelangan Kaki Sakit Saat Ditekuk

Apa penyebab paling umum pergelangan kaki sakit saat ditekuk?

Penyebab paling umum pergelangan kaki sakit saat ditekuk adalah ankle sprain (keseleo), yaitu kondisi di mana ligamen robek akibat kaki terpelintir secara mendadak.

Selain itu, tendonitis Achilles, arthritis, dan bursitis juga sering menjadi penyebabnya.

Pada tendonitis, nyeri muncul akibat peradangan pada tendon yang dipicu oleh penggunaan berlebih, sedangkan arthritis disebabkan oleh kerusakan tulang rawan sendi yang terjadi secara bertahap.

Pergelangan kaki sakit tanpa cedera sekalipun bisa merupakan tanda arthritis atau bursitis yang perlu segera diperiksa oleh dokter.

Bagaimana cara mengatasi pergelangan kaki sakit saat ditekuk di rumah?

Cara mengatasi pergelangan kaki sakit saat ditekuk yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation), yaitu:

  • Mengistirahatkan kaki
  • Mengompres dengan es selama 15–20 menit beberapa kali sehari
  • Membalut pergelangan kaki dengan perban elastis
  • Memposisikan kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring

Obat pergelangan kaki sakit dan bengkak seperti ibuprofen atau parasetamol juga dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan sendi dalam jangka pendek.

Jika nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari, segera konsultasikan ke dokter atau klinik spesialis nyeri lutut dan sendi.

Kapan pergelangan kaki sakit saat ditekuk harus ditangani oleh dokter?

Pergelangan kaki sakit saat ditekuk harus segera ditangani oleh dokter apabila:

  • Kaki tidak mampu menahan berat badan sama sekali
  • Pergelangan kaki tampak berubah bentuk atau bengkak parah setelah cedera
  • Nyeri tidak membaik setelah 2–3 hari meski sudah dilakukan penanganan mandiri dengan metode RICE
  • Muncul demam dan kemerahan di sekitar sendi yang bisa mengindikasikan infeksi

Penanganan dini di klinik spesialis nyeri lutut seperti Klinik Patella sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti instabilitas ankle kronis.

Apa saja pilihan terapi lanjutan untuk pergelangan kaki sakit saat ditekuk yang tidak membaik dengan pengobatan biasa?

Jika penanganan mandiri dan fisioterapi belum memberikan hasil yang memadai, tersedia beberapa pilihan terapi lanjutan di klinik spesialis nyeri lutut dan sendi seperti Klinik Patella.

Pilihan tersebut meliputi:

  • Terapi PRP (Platelet-Rich Plasma) untuk mempercepat penyembuhan cedera jaringan lunak
  • Injeksi viskosuplemen sebagai pelumas sendi yang aus
  • Injeksi stem cell dan injeksi secretome untuk membantu regenerasi jaringan sendi

Pada kasus yang lebih kompleks, dokter dapat merekomendasikan prosedur:

  • Endoskopi Richard Wolf
  • Radiofrekuensi Ablasi untuk nyeri saraf kronis
  • Total Knee Replacement (TKR) pada kondisi arthritis stadium lanjut.

Artikel Lainnya

perawatan nyeri lutut

Perawatan Nyeri Lutut Tanpa Operasi: Apa Saja?

lateral release

Lateral Release: Solusi Minim Invasif untuk Nyeri Lutut

antibiotik untuk radang sendi

Antibiotik untuk Radang Sendi: Ini Manfaat, dan Efek Sampingnya!

nanas untuk radang sendi

Nanas untuk Radang Sendi: Bisakah Kurangi Nyeri?