Asam urat di lutut adalah masalah kesehatan yang bisa sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. Bayangkan saat lutut Anda tiba-tiba terasa sangat sakit, bengkak, dan kemerahan sampai susah untuk berjalan atau bahkan berdiri.
Kondisi ini dalam dunia medis disebut Gout atau Gout Arthritis, yang terjadi karena ada penumpukan kristal asam urat di sendi lutut.
Mari kita bahas bagaimana cara mengobati Gout Arthritis di lutut dan langkah-langkah untuk mencegahnya agar tidak kambuh lagi.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Daftar Isi
- Apa Itu Asam Urat di Lutut?
- Ciri Ciri dan Gejala Asam Urat di Lutut
- Bedanya Asam Urat dengan Nyeri Lutut Biasa
- Bagaimana Dokter Mendiagnosis Asam Urat di Lutut?
- 1. Pemeriksaan darah
- 2. Analisis cairan sendi
- 3. Rontgen / USG lutut
- Cara Mengobati Asam Urat di Lutut
- 1. Mengatasi Serangan Akut
- NSAID (Obat Anti Inflamasi Non Steroid)
- Kolkisin
- Kortikosteroid
- 2. Pengobatan Jangka Panjang untuk Mencegah Kambuh
- Cara Mencegah Asam Urat
- Asam Urat di Lutut pada Usia Muda
- Kesimpulan tentang Asam Urat di Lutut
- Pertanyaan Seputar Asam Urat di Lutut
Apa Itu Asam Urat di Lutut?
Untuk mengerti cara mengobati asam urat di lutut dengan benar, kita perlu tahu dulu apa penyebab asam urat di lutut? Apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh?
Asam Urat (Uric Acid) adalah zat sisa yang dihasilkan ketika tubuh memproses purin.
Purin sendiri adalah senyawa yang ada secara alami di dalam tubuh kita dan juga terdapat dalam berbagai makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Normalnya, asam urat yang terbentuk akan dibuang oleh ginjal melalui urine. Tapi, kalau tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak, atau ginjal tidak bisa membuangnya dengan baik, maka kadar asam urat tinggi akan menumpuk di dalam darah. Kondisi ini namanya hiperurisemia.
Nah, kadar asam urat yang terlalu tinggi ini bisa membentuk kristal monosodium urat yang bentuknya seperti jarum-jarum kecil yang tajam.
Kristal-kristal ini kemudian mengendap di persendian, termasuk sendi lutut, dan memicu peradangan sendi yang hebat. Inilah yang menyebabkan radang sendi atau arthritis pada penderita Gout.
Ciri Ciri dan Gejala Asam Urat di Lutut
Gejala asam urat di lutut biasanya muncul secara mendadak, bahkan bisa dalam waktu beberapa jam saja, dan sering terjadi di malam hari.
Serangan asam urat ini bisa berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu kalau tidak segera ditangani.
Berikut ciri ciri asam urat di lutut yang paling sering dialami:
- Nyeri yang sangat hebat – Nyeri sendi akut yang tiba-tiba muncul, terutama di awal serangan. Rasa sakitnya sangat luar biasa sampai bisa membuat Anda terbangun dari tidur dan sulit tidur lagi.
- Lutut membengkak – Asam urat di lutut bengkak dengan sangat jelas. Ukuran lutut yang terkena bisa terlihat jauh lebih besar dibanding lutut yang sehat.
- Warna kemerahan – Kemerahan pada sendi dan area sekitarnya, biasanya disertai rasa panas saat disentuh.
- Lutut kaku – Kekakuan lutut yang membuat Anda kesulitan menekuk atau meluruskan kaki seperti biasa.
- Sakit saat bergerak – Asam urat di lutut sakit saat berjalan, bahkan sentuhan ringan saja bisa terasa sangat menyakitkan.
- Terasa hangat – Sendi terasa hangat atau bahkan panas ketika disentuh, menandakan ada peradangan yang sedang terjadi.
Kondisi ini bisa menyerang asam urat di lutut kanan, asam urat di lutut kiri, atau bahkan kedua lutut sekaligus.
Kadang-kadang juga bisa menyerang sendi lutut dan sendi lainnya seperti jempol kaki, pergelangan kaki, atau tangan, yang menyebabkan gangguan sendi lutut dan gangguan gerak lutut yang sangat mengganggu aktivitas.
Bedanya Asam Urat dengan Nyeri Lutut Biasa
Jadi, lutut sakit apakah asam urat? Penting untuk mengetahui perbedaan asam urat dan nyeri lutut biasa agar penanganannya tepat. Tidak semua nyeri lutut disebabkan oleh asam urat.
Nyeri lutut biasa yang disebabkan oleh penyakit sendi degeneratif seperti pengapuran sendi (osteoarthritis) biasanya berkembang perlahan dalam waktu yang cukup lama.
Rasa sakitnya tidak terlalu tajam, lebih seperti nyeri yang terus-menerus, dan biasanya bertambah parah kalau banyak beraktivitas seharian.
Sedangkan Gout Arthritis di lutut berbeda. Nyeri sendi akut muncul tiba-tiba, disertai pembengkakan lutut yang jelas, kemerahan pada sendi, dan terasa panas.
Gangguan gerak lutut pada kondisi asam urat sangat parah saat serangan terjadi, sementara pada pengapuran sendi, kekakuan dan nyerinya berkembang bertahap dan lebih berlangsung lama.
Untuk memastikan diagnosisnya, sebaiknya konsultasi dengan Dokter Ortopedi atau Dokter Penyakit Dalam.
Bagaimana Dokter Mendiagnosis Asam Urat di Lutut?
Diagnosis yang tepat sangat penting untuk menentukan cara mengobati asam urat di lutut yang efektif. Biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan:
1. Pemeriksaan darah
Untuk mengecek kadar asam urat dalam darah Anda. Tapi perlu diingat, kadang kadar asam urat dalam darah bisa normal meskipun sedang serangan akut, jadi tes ini tidak bisa jadi patokan satu-satunya.
2. Analisis cairan sendi
Ini adalah cara paling akurat untuk memastikan diagnosis. Dokter akan mengambil sedikit cairan sendi (cairan sinovial) dari lutut yang bengkak menggunakan jarum.
Cairan ini kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat ada tidaknya kristal monosodium urat yang khas pada asam urat.
3. Rontgen / USG lutut
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gangguan sendi lutut seperti cedera atau pengapuran, dan juga untuk melihat apakah ada kerusakan pada sendi akibat inflamasi kronis yang sudah berlangsung lama.
Cara Mengobati Asam Urat di Lutut
Cara mengobati Gout Arthritis di lutut ada dua tujuan utama: pertama, meredakan gejala saat serangan terjadi; kedua, mencegah serangan berikutnya dengan mengontrol kadar asam urat dalam jangka panjang.
1. Mengatasi Serangan Akut
Ketika Gout Arthritis di lutut kambuh, yang paling penting adalah segera meredakan inflamasi dan mengurangi rasa sakit. Beberapa obat asam urat di lutut yang biasa digunakan dokter:
NSAID (Obat Anti Inflamasi Non Steroid)
Seperti ibuprofen atau naproxen yang bekerja cepat untuk meredakan peradangan sendi dan mengurangi nyeri. Obat ini biasanya menjadi pilihan pertama karena cukup efektif.
Kolkisin
Ini adalah obat khusus untuk asam urat yang sangat manjur kalau diminum sejak awal serangan. Obatnya bekerja dengan cara menghambat proses peradangan yang dipicu oleh kristal monosodium urat.
Kortikosteroid
Bisa diminum atau disuntikkan langsung ke sendi. Obat ini dipakai kalau NSAID atau kolkisin tidak cocok untuk pasien atau tidak memberikan hasil yang baik.
2. Pengobatan Jangka Panjang untuk Mencegah Kambuh
Agar Gout Arthritis di lutut tidak kambuh terus-menerus dan untuk melindungi sendi dari kerusakan permanen akibat inflamasi kronis, dokter biasanya akan memberikan obat penurun kadar asam urat seperti:
- Allopurinol – Obat ini bekerja dengan cara menghentikan enzim yang bertugas memproduksi asam urat, sehingga jumlah asam urat yang dibuat tubuh jadi berkurang.
- Febuxostat – Sebagai alternatif dari allopurinol dengan cara kerja yang mirip, yaitu mengurangi produksi asam urat. Obat ini sering diberikan untuk pasien yang tidak cocok dengan allopurinol.
Banyak yang bertanya: asam urat di lutut apakah bisa sembuh? Perlu dipahami bahwa asam urat adalah penyakit metabolik yang bersifat jangka panjang (kronis). Jadi tidak bisa sembuh total.
Tapi dengan pengobatan yang tepat dan konsisten, ditambah pola hidup yang sehat, serangan bisa dicegah sepenuhnya dan Anda tetap bisa hidup normal tanpa gangguan.
Cara Mencegah Asam Urat
Selain minum obat, gaya hidup dan pola makan juga sangat penting dalam mencegah asam urat di lutut dan menjaga kesehatan sendi lutut. Yang paling penting adalah mengetahui pantangan asam urat di lutut.
Pantangan asam urat di lutut terutama adalah makanan dan minuman yang tinggi purin, karena konsumsi berlebihan bisa meningkatkan metabolisme purin dan memperparah kondisi.
Berikut beberapa pantangan utama yang harus dihindari atau dikurangi:
- Jeroan – Seperti hati, ginjal, otak, dan jantung hewan sangat tinggi purin.
- Makanan laut tertentu – Terutama ikan sarden, ikan tongkol, tuna, udang, dan berbagai jenis kerang.
- Daging merah – Seperti daging sapi, kambing, dan babi bisa meningkatkan kadar asam urat dengan cepat.
- Minuman beralkohol – Khususnya bir, selain tinggi purin juga menghambat ginjal membuang asam urat.
- Minuman manis – Yang mengandung fruktosa tinggi seperti soda dan jus kemasan bisa meningkatkan produksi asam urat.
- Beberapa sayuran – Seperti bayam, asparagus, dan jamur sebaiknya dimakan secukupnya saja, meski kandungan purinnya lebih rendah dibanding makanan hewani.
Sebaliknya, Anda disarankan untuk:
- Banyak minum air putih untuk membantu ginjal membuang asam urat
- Makan makanan rendah lemak dan karbohidrat kompleks
- Menjaga berat badan ideal
- Rutin berolahraga ringan
Asam Urat di Lutut pada Usia Muda
Dulu, asam urat dianggap sebagai penyakit orang tua. Tapi sekarang, asam urat di lutut pada usia muda semakin banyak terjadi.
Penyebab Gout Arthritis di lutut pada usia muda terutama karena perubahan gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat, seperti:
- Sering makan makanan cepat saji yang tinggi purin dan lemak
- Terlalu banyak minum minuman manis
- Konsumsi alkohol
- Jarang olahraga atau beraktivitas fisik
- Faktor keturunan
- Obesitas (kelebihan berat badan)
- Penyakit diabetes
Karena itu, penting sekali untuk mulai menjaga kesehatan sejak muda agar terhindar dari komplikasi jangka panjang.
Kesimpulan tentang Asam Urat di Lutut
Memahami penyebab Gout Arthritis di lutut, mengenali gejala Gout Arthritis di lutut sejak awal, dan menerapkan cara mengobati Gout Arthritis di lutut yang tepat—baik dengan obat-obatan maupun mengubah pola hidup—adalah kunci untuk mengelola kondisi ini dengan baik.
Dengan penanganan yang benar, risiko terjadinya inflamasi kronis, radang sendi berkepanjangan, dan kerusakan permanen pada sendi lutut dapat dikurangi, sehingga Anda tetap bisa menjalani hidup dengan nyaman dan produktif.
Ingat, Gout Arthritis di lutut dan sendi lutut lainnya memang tidak bisa sembuh total, tapi bisa dikontrol dengan baik. Kuncinya adalah disiplin dalam pengobatan dan konsisten menjaga pola hidup sehat.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Pertanyaan Seputar Asam Urat di Lutut
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang muncul seputar topik Gout Arthritis di lutut.
Apakah asam urat di lutut bisa sembuh total?
Gout Arthritis di lutut tidak bisa sembuh total karena merupakan penyakit metabolik yang bersifat kronis.
Namun, dengan pengobatan yang tepat menggunakan obat penurun asam urat seperti Allopurinol atau Febuxostat, ditambah dengan menjaga pola makan dan menghindari pantangan, serangan asam urat bisa dicegah sepenuhnya dan Anda tetap bisa hidup normal tanpa gejala.
Apa perbedaan asam urat di lutut dengan nyeri lutut biasa?
Perbedaan utamanya adalah Gout Arthritis di lutut muncul tiba-tiba dengan nyeri sendi akut yang sangat hebat, disertai pembengkakan lutut, kemerahan pada sendi, dan terasa panas.
Sedangkan nyeri lutut biasa akibat penyakit sendi degeneratif berkembang perlahan, nyerinya lebih tumpul dan berlangsung lama, serta memburuk setelah beraktivitas.
Untuk memastikan diagnosis, sebaiknya konsultasi dengan Dokter Ortopedi atau Dokter Penyakit Dalam.
Makanan apa saja yang menjadi pantangan asam urat di lutut?
Pantangan Gout Arthritis di lutut meliputi:
- Makanan tinggi purin seperti jeroan (hati, ginjal, otak)
- Makanan laut (sarden, tongkol, udang, kerang)
- Daging merah (sapi, kambing, babi)
- Minuman beralkohol terutama bir
- Minuman manis tinggi fruktosa seperti soda dan jus kemasan
- Beberapa sayuran seperti bayam, asparagus, dan jamur yang sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
Kenapa asam urat di lutut pada usia muda semakin banyak terjadi?
Gout Arthritis di lutut pada usia muda semakin sering terjadi karena perubahan gaya hidup dan pola makan modern yang tidak sehat, seperti:
- Sering mengonsumsi makanan cepat saji tinggi purin
- Minuman manis berlebihan
- Konsumsi alkohol
- Jarang berolahraga
- Faktor obesitas dan diabetes
- Faktor keturunan juga berperan dalam meningkatkan risiko asam urat pada usia muda.