Artikel Terkait

manfaat puasa
manfaat puasa

Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tulang dan Sendi

naik tangga
naik tangga

Naik Tangga: Ini Tips untuk Penderita Nyeri Lutut

nyeri sendi berpindah pindah
nyeri sendi berpindah pindah

Nyeri Sendi Berpindah Pindah: Kenali Penyebabnya!

lutut bunyi saat diluruskan
lutut bunyi saat diluruskan

Lutut Bunyi Saat Diluruskan: Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

gejala nyeri lutut
gejala nyeri lutut

Gejala Nyeri Lutut dan Cara Pencegahannya: Cek Disini!

manfaat daun sirih merah
manfaat daun sirih merah

Manfaat Daun Sirih Merah untuk Nyeri Sendi: Anda Sudah Tahu?

nyeri lutut saat naik tangga
nyeri lutut saat naik tangga

Nyeri Lutut Saat Naik Tangga: Penyebabnya Penyakit Apa Saja?

tempurung lutut pecah
tempurung lutut pecah

Tempurung Lutut Pecah: Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

nyeri sendi
nyeri sendi

Nyeri Sendi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

klinik patella
klinik patella

Klinik Patella: Ini Alasan Penderita Nyeri Lutut Harus Kesini!

golfer's elbow
golfer's elbow

Golfer’s Elbow atau Siku Pegolf: Cek Penyebabnya Di Sini!

ibadah bulan ramadhan
ibadah bulan ramadhan

Ibadah Bulan Ramadhan Terganggu karena Osteoarthritis: Kenapa?

Cari Artikel Lainnya

Mengenal Cedera Lutut Fraktur Patella: Gejala dan Pengobatannya

Desember 17, 2024

Fraktur Patella

Fraktur patella adalah peristiwa cedera patah tulang tempurung lutut yang terjadi akibat benturan. Kasus ini umum terjadi akibat kecelakaan saat berkendara ataupun terjatuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan cedera lutut serius sehingga diperlukan penanganan khusus untuk mengatasinya.

Jika ingin melakukan konsultasi nyeri lutut dan kaki ke dokter spesialis ortopedi, maka Anda bisa menghubungi Klinik Patella di nomor Whatsapp 0811-8124-2022.

Apa Itu Fraktur Patella?

Fraktur tempurung lutut (patela) adalah kondisi patahnya tulang yang terletak di bagian depan sendi lutut. Tempurung lutut memiliki peran vital yaitu sebagai titik pertemuan tulang paha (femur) dan tulang kering (tibia) yang berfungsi sebagai pelindung sendi lutut.

Sayangnya tempurung rentan mengalami cedera bahkan patah saat terjadinya benturan langsung pada lutut, kondisi ini disebut dengan patah tulang tempurung kaki.

Patah tulang tempurung kaki dapat menyebabkan trauma lutut yang ditandai dengan timbulnya nyeri, sendi kaku sehingga kaki tidak dapat diluruskan atau dibengkokkan.

Penanganan yang tidak tepat pada cedera jenis ini dapat membuat lutut mengalami peradangan dan nyeri sendi lutut kronis.

Penyebab Fraktur Patella

Patah tempurung lutut kaki atau fraktur patella dapat terjadi karena dua kondisi, yakni fraktur akibat benturan langsung dan akibat kontraksi ekstrinsik secara tidak langsung pada tulang patella.

1. Benturan Langsung

Benturan langsung pada lutut dapat menekan langsung bagian tempurung yang melindunginya sehingga dapat menimbulkan cedera hingga patah atau fraktur patella.

Kasus fraktur patella umum ditemukan akibat benturan langsung dimana salah satu yang paling sering terjadi adalah cedera lutut akibat kecelakaan terjatuh atau terkena benturan benda keras seperti tongkat, bola atau pemukul.

Selain benturan benda tumpul, fraktur patella dapat terjadi karena tembakan senjata api yang mengenai bagian lutut.

2. Kontraksi Ekstrinsik secara Tidak Langsung

Sementara itu, kontraksi otot paha depan (otot quadriceps) secara tiba-tiba dan cukup kuat dapat menyebabkan tulang patella gagal menahan tekanannya sehingga tulang tempurung lutut patah atau mengalami fraktur. 

Ini biasanya terjadi saat otot mengalami pemanjangan, biasanya terjadi karena gerakan olahraga intensitas tinggi yang menggunakan lutut sebagai penumpunya.

Jenis Fraktur Panella

Berdasarkan kondisi tipe patah tulang, fraktur patella dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis.

1. Berdasarkan Dislokasi Tulang

  • Nondisplaced Patella Fracture (tidak terjadi dislokasi), terjadi patah tulang tempurung namun tidak terjadi perpindahan posisi tulang.
  • Displaced patella fractures (terjadi pergeseran), tulang patella yang patah mengalami pergeseran posisi.

2. Berdasarkan kondisi Patahan Tulang

  • Closed Patella Fracture, disebut fraktur tertutup karena patahan tulang tidak menembus kulit.
  • Open Patella Fracture, disebut fraktur terbuka jika tulang menembus kulit dan menyebabkan luka terbuka.

3. Berdasarkan patahan atau retakan tulang

  • Comminuted Patella Fracture, kondisi  tulang patella patah menjadi lebih dari 3 patahan atau lebih.
  • Non Comminuted Patella Fracture, terjadi patah tulang yang menyebabkan tulang patella patah menjadi dua bagian.
  • Hairline Patella Fracture, tulang patella hanya mengalami retakan.

Gejala Fraktur Patella

Fraktur Patella dapat dengan mudah dikenali, terlebih jika sebelumnya Anda mengalami benturan hebat pada lutut. Adapun gejala yang patut diperhatikan dari kondisi ini adalah sebagai berikut:

  • Nyeri di sekitar tempurung lutut atau tepat pada bagian lutut.
  • Memar pada area lutut.
  • Terjadi pembengkakan yang dapat semakin parah meski fraktur yang dialami hanyalah fraktur minor.
  • Lutut kaku dan tidak dapat ditekuk ataupun diluruskan.
  • Perubahan bentuk pada tempurung lutut.
  • Tulang menonjol pada kasus open patellar fracture.
  • Kaki tidak dapat menahan beban, bahkan tidak mampu berdiri bahkan berjalan.

Cara Mengobati Fraktur Patella

Tindakan Medis untuk pasien fraktur patella akan disesuaikan dengan karakteristik patahnya tulang patella, tingkat keparahan, kondisi medis dan faktor lainnya.

Berikut beberapa opsi tindakan medis yang dapat diterapkan untuk mengobati Fraktur Patella:

1. Tindakan Urgent

Tindakan urgent dimaksudkan sebagai pertolongan pertama saat terjadi Fraktur Patella. Patahnya tempurung lutut umumnya disertai dengan pendarahan hebat pada sendi.

Karenanya, perlu dilakukan drainase darah dan cairan dari sendi untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit serta mempermudah diagnosa selanjutnya.

2. Tindakan Non Bedah

Pada kasus yang tidak terlalu parah, dokter akan menyarankan tindakan non bedah atau penanganan patah tulang lutut tanpa operasi jika patah tulang tempurung kaki hanya mengalami pergeseran yang sangat minim. Atau jika pasien memiliki kondisi medis tertentu dan beresiko tinggi jika menjalankan prosedur bedah.

Umumnya pada tindakan non bedah, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri dan memasang alat untuk meminimalisir gerakan seperti, 

  • Plaster cast untuk lutut.
  • Penyangga lutut ataupun bidai.

3. Tindakan Bedah

Intervensi bedah lutut diperlukan jika fraktur yang dialami tidak stabil dan mengalami pergeseran yang cukup signifikan.

Tindakan bedah kerap menjadi solusi dari fraktur tulang tempurung kaki, sebab fraktur yang parah dapat menyebabkan cedera lutut yang serius.

Secara umum tindakan pembedahan yang biasa dilakukan adalah Open Reduction and Internal Fixation (ORIF), partial patellectomy, maupun total patellectomy.

Open Reduction and Internal Fixation (ORIF)

ORIF merupakan teknik penyambungan kembali tulang dengan cara menyatukan tulang menggunakan pelat logam, pin, atau sekrup.

Patallectomy

Tindakan pengangkatan tulang lutut karena tempurung lutut rusak parah sehingga tidak dapat dipertahankan. Sayangnya, tindakan ini dapat menyebabkan instabilitas sendi lutut dan penurunan fungsi pada bagian tubuh tersebut tersebut.

Namun jika tidak ada pilihan lain, prosedur patellectomy tetap harus dilakukan untuk menghindari komplikasi akibat patah tulang tempurung kaki.

4. Fisioterapi

Terapi fisik sangat direkomendasikan baik itu bagi pasien yang mendapatkan tindakan bedah dan non bedah. Fisioterapi dapat membantu pemulihan mobilitas lutut sehingga lutut dapat bergerak normal seperti semula.

Berapa Lama Fraktur Patella Bisa Sembuh?

Waktu penyembuhan fraktur tulang tempurung kaki berbeda pada masing-masing individu. Tingkat keparahan, usia serta kondisi kesehatan mempengaruhi cepat atau lambat proses pemulihannya.

Pada fraktur ringan proses penyembuhan bisa memakan waktu dalam hitungan minggu, namun pada kasus yang lebih berat membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih total dan menjalankan aktivitas dengan normal.

Komplikasi Akibat Fraktur Patella

Fraktur Patella dapat menyebabkan komplikasi fraktur tulang yang serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Komplikasi tersebut tentu dapat membatasi aktivitas harian anda. Berikut komplikasi yang seringkali timbul karena patah tulang tempurung kaki:

  • Timbulnya peradangan pada sendi lutut kronis.
  • Menyebabkan nyeri lutut kronis.
  • Infeksi pada tulang dan jaringan akibat fraktur yang disertai dengan luka terbuka.
  • Patahan tulang tidak tersambung.
  • Patahan tulang tersambung namun dengan posisi yang salah.

Perbedaan Fraktur Patella dan Dislokasi Lutut

Fraktur patella dan dislokasi lutut merupakan penyakit gangguan tulang yang memerlukan tindakan medis sesegera mungkin.

Meski sama-sama disebabkan oleh cedera, patah tulang tempurung kaki dan dislokasi lutut merupakan kondisi medis yang berbeda.

Perbedaan signifikan adalah bahwa dislokasi lutut merupakan kondisi ketika tulang lutut (tibia, femur atau patella) bergeser dari tempatnya atau posisinya menjadi tidak sejajar.

Sementara itu patah tulang tempurung kaki merupakan kondisi patah atau remuknya tulang tempurung lutut akibat tekanan berlebih pada tulang patella. Selain patah, kondisi ini pun dapat menyebabkan pergeseran tulang patella.

Dapat disimpulkan bahwa kondisi patah tulang tempurung kaki dapat menyebabkan dislokasi serta nyeri lutut, sementara kasus dislokasi lutut tidak serta merta diikuti dengan fraktur.

Perawatan Fraktur Patella Terpercaya di Klinik Patella

Patah tulang tempurung kaki atau fraktur patella harus segera mendapatkan penanganan secara profesional oleh tenaga medis.

Penanganan yang tepat dapat mempercepat pemulihan dan menghindari komplikasi seperti timbulnya nyeri lutut kronis yang dapat menghambat aktivitas harian Anda.

Apabila Anda memiliki keluhan seperti ini, jangan ragu untuk berkonsultasi di fasilitas kesehatan terpercaya, seperti Klinik Patella.

Klinik Patella adalah pusat terapi lutut dan kaki, termasuk masalah fraktur patella, yang mengintegrasikan berbagai bidang ilmu kedokteran, termasuk kedokteran fisik, rehabilitasi, dan anestesi.

Jika ingin melakukan konsultasi nyeri lutut dan kaki ke dokter spesialis ortopedi, maka Anda bisa menghubungi Klinik Patella di nomor Whatsapp 0811-8124-2022.

Selain itu, Anda pun bisa langsung datang ke Klinik Patella yang beralamat di Jalan Hj. Tutty Alawiyah No.34B, Kalibata, Pancoran – Jakarta Selatan.

Pertanyaan Seputar Fraktur Patella

Apa yang dimaksud dengan patella?

Patella, atau yang lebih dikenal sebagai tempurung lutut, adalah tulang kecil berbentuk bulat pipih yang berada di bagian depan lutut. Tulang ini berfungsi untuk melindungi sendi lutut serta membantu otot paha dalam menggerakkan kaki. Patella terletak di dalam tendon quadriceps dan terhubung dengan tulang kering (tibia).

Bagaimana cara mengobati patella yang retak?

Jika fraktur patella tidak menyebabkan pergeseran tulang, dokter mungkin akan merekomendasikan metode non-bedah seperti penggunaan gips atau bidai hingga tulang menyatu kembali. Namun, jika terjadi pergeseran tulang, prosedur bedah seperti pemasangan pin, sekrup, atau pelat logam dapat diperlukan untuk menyatukan kembali potongan tulang yang patah.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami patah tulang tempurung lutut?

Beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika mengalami fraktur patella meliputi:
Menghindari aktivitas yang dapat memperparah cedera.
Menggunakan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan.
Menopang lutut dengan perban elastis untuk menjaga stabilitas.
Menjaga posisi kaki lebih tinggi dari dada untuk membantu mengurangi pembengkakan.
Menghindari aktivitas berat seperti berlari atau mengangkat beban sebelum mendapat diagnosis dari dokter.

Apa saja jenis-jenis fraktur yang umum terjadi?

Secara umum, fraktur atau patah tulang dibagi menjadi dua kategori utama:
Fraktur tertutup (closed fracture): Patahan tulang tetap berada di dalam kulit tanpa menyebabkan luka terbuka.
Fraktur terbuka (open fracture): Patahan tulang menembus kulit dan menyebabkan luka terbuka yang berisiko tinggi mengalami infeksi.
Selain itu, fraktur patella juga dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis patahannya, seperti fraktur nondisplaced (tanpa pergeseran), displaced (dengan pergeseran tulang), comminuted (tulang patah menjadi beberapa bagian), atau hairline fracture (hanya retakan kecil pada tulang).

Apakah fraktur dan patah tulang merupakan kondisi yang sama?

Ya, fraktur dan patah tulang adalah istilah yang merujuk pada kondisi yang sama, yaitu cedera di mana tulang mengalami keretakan atau terputus akibat tekanan atau benturan yang kuat. Tingkat keparahan fraktur dapat bervariasi, mulai dari retakan kecil hingga patahan yang menyebabkan pergeseran tulang.

Artikel Lainnya

artroskopi bahu

Artroskopi Bahu Atau Endoskopi Richard Wolf: Ini Prosedurnya!

osteopenia

Mengenal Osteopenia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

lutut terkilir

Lutut Terkilir: Ini Cara Penanganannya!

manfaat bulu tangkis

Manfaat Bulu Tangkis dan Risiko Cederanya: Cek Di Sini!