Bagi umat Islam yang mendirikan sholat lima waktu dalam sehari, lutut sakit saat sujud tentu menjadi masalah yang cukup mengganggu.
Bagaimana tidak, posisi sujud adalah bagian penting dari sholat yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Ketika lutut terasa nyeri setiap kali menyentuh lantai, konsentrasi ibadah pun ikut terganggu.
Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan lutut sakit saat sujud? Apakah kondisi ini berbahaya? Dan bagaimana cara mengatasinya? Artikel ini akan menjawab semua pertanyaan tersebut.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Daftar Isi
- Kenapa Lutut Bisa Sakit Saat Sujud?
- Apa Saja Penyebab Lutut Sakit Saat Sujud?
- 1. Peradangan pada Sendi
- 2. Tulang Rawan yang Mulai Aus
- 3. Ligamen yang Cedera
- 4. Meniskus yang Robek atau Rusak
- 5. Usia dan Berat Badan
- 6. Kebiasaan Sehari-hari yang Membebani Lutut
- Penyakit yang Bisa Menyebabkan Lutut Sakit Saat Sujud
- Apakah Lutut Sakit Saat Sujud Berbahaya?
- Cara Mengatasi Lutut Sakit Saat Sujud
- Olahraga yang Baik untuk Lutut yang Sering Sakit
- Tips Menghindari Lutut Sakit Saat Sujud
- Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?
- Kesimpulan tentang Lutut Sakit Saat Sujud
- Pertanyaan Seputar Lutut Sakit Saat Sujud
Kenapa Lutut Bisa Sakit Saat Sujud?
Sebelum membahas penyebabnya, penting untuk memahami sedikit tentang struktur lutut. Sendi lutut bukan sekadar “engsel” biasa.
Di dalamnya terdapat beberapa bagian penting yang bekerja bersama-sama, yaitu:
- Tempurung lutut atau patella yang melindungi bagian depan lutut
- Tulang rawan yang berfungsi seperti bantalan karet antar tulang
- Ligamen yang bertugas menjaga lutut agar tidak bergerak ke arah yang salah
- Meniskus yang menyerap benturan setiap kali lutut bergerak
- Cairan sendi yang bertindak seperti pelumas agar lutut dapat bergerak dengan mulus.
Saat seseorang melakukan sujud, lutut harus menekuk hingga posisi paling dalam. Pada posisi ini, hampir seluruh beban tubuh bertumpu pada tempurung lutut (patella) dan area sekitarnya.
Bagi lutut yang sehat, hal ini tidak menjadi masalah. Namun, jika ada salah satu bagian lutut yang bermasalah, posisi sujud bisa memicu rasa sakit yang cukup mengganggu.
Apa Saja Penyebab Lutut Sakit Saat Sujud?
Ada beberapa penyebab lutut sakit saat sujud yang perlu diketahui. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
1. Peradangan pada Sendi
Peradangan sendi atau inflamasi adalah penyebab paling umum. Ketika sendi lutut meradang, area tersebut bisa terasa bengkak, hangat saat disentuh, dan terasa ngilu.
Kondisi ini bisa dipicu oleh cedera ringan, infeksi, maupun penyakit tertentu. Peradangan yang dibiarkan terlalu lama dapat berkembang menjadi peradangan kronis yang lebih sulit diatasi.

2. Tulang Rawan yang Mulai Aus
Seiring bertambahnya usia, tulang rawan di dalam lutut bisa mengalami degenerasi tulang rawan, yaitu kondisi di mana lapisan pelindung antar tulang mulai menipis dan rusak. Inilah yang dikenal sebagai osteoarthritis.
Ketika bantalan ini menipis, tulang-tulang di dalam lutut bergesekan langsung satu sama lain, sehingga menimbulkan nyeri lutut saat menekuk, termasuk saat lutut sakit saat ditekuk dalam posisi sujud.
3. Ligamen yang Cedera
Ligamen adalah jaringan pengikat yang menjaga kestabilan lutut. Jika ligamen mengalami cedera, terutama pada Ligamen ACL, lutut akan terasa tidak stabil dan nyeri saat digerakkan.
Kondisi ini membuat lutut sakit saat sujud dan berdiri menjadi sangat terasa.
4. Meniskus yang Robek atau Rusak
Meniskus berperan sebagai penyerap guncangan di dalam sendi lutut. Saat meniskus mengalami gangguan bantalan sendi, kemampuannya dalam meredam tekanan berkurang drastis.
Akibatnya, muncul nyeri saat menekuk lutut, yang terasa semakin parah saat sujud maupun saat lutut sakit saat duduk di antara dua sujud.
5. Usia dan Berat Badan
Faktor usia dan berat badan juga memainkan peran besar. Semakin bertambah usia, kualitas sendi lutut secara alami akan menurun.
Ditambah lagi, jika berat badan berlebih, tekanan yang harus ditanggung lutut saat sujud pun semakin besar.
WHO (World Health Organization) sendiri menekankan pentingnya menjaga berat badan ideal untuk melindungi kesehatan sendi jangka panjang.
6. Kebiasaan Sehari-hari yang Membebani Lutut
Aktivitas repetitif dan tekanan lutut yang berulang seperti sering jongkok, naik turun tangga, atau berdiri terlalu lama dalam waktu panjang dapat memicu iritasi pada sendi lutut.
Lama-kelamaan, kebiasaan ini bisa menyebabkan peradangan yang membuat lutut sakit saat sholat setiap hari.
Penyakit yang Bisa Menyebabkan Lutut Sakit Saat Sujud
Selain faktor-faktor di atas, beberapa penyakit juga dapat menjadi pemicu utama, di antaranya:
- Osteoarthritis yang merusak tulang rawan secara perlahan
- Rheumatoid arthritis yaitu penyakit autoimun yang menyerang sendi dan menyebabkan radang sendi disertai pembengkakan lutut dan sendi kaku
- Asam urat atau gout arthritis yang ditandai dengan penumpukan kristal di dalam sendi sehingga menimbulkan rasa ngilu yang tiba-tiba dan sangat intens.
Banyak yang bertanya, apakah lutut sakit saat sujud tanda asam urat? Jawabannya bisa ya, terutama jika nyeri muncul secara mendadak, disertai kemerahan dan rasa panas pada lutut.
Namun, untuk memastikannya, tetap diperlukan pemeriksaan oleh Dokter Spesialis.
Perlu juga diwaspadai kondisi lutut bunyi dan sakit saat sujud. Bunyi “krek” yang disertai nyeri bukan sesuatu yang normal dan bisa menjadi tanda kerusakan pada tulang rawan atau meniskus di dalam sendi lutut.
Apakah Lutut Sakit Saat Sujud Berbahaya?
Lutut sakit saat sujud apakah berbahaya? Secara langsung, kondisi ini memang tidak mengancam jiwa. Namun, bukan berarti bisa diabaikan begitu saja.
Jika tidak segera ditangani, nyeri yang awalnya ringan bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius, seperti kerusakan sendi yang permanen atau keterbatasan gerak yang mengganggu aktivitas sehari-hari, bukan hanya saat beribadah saja.
Cara Mengatasi Lutut Sakit Saat Sujud
Ada banyak cara mengatasi lutut sakit saat sujud, tergantung pada seberapa parah kondisi yang dialami.
- Kurangi aktivitas dan istirahat. Untuk keluhan ringan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah beristirahat dan mengurangi aktivitas yang membebani lutut.
- Kompres dingin dapat membantu meredakan pembengkakan lutut dan inflamasi, sedangkan kompres hangat berguna untuk melonggarkan sendi kaku dan melancarkan aliran darah.
- Obat anti-inflamasi yang dijual bebas juga bisa membantu, namun sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis agar penggunaannya tepat dan aman.
- Fisioterapi. Untuk penanganan yang lebih serius, fisioterapi adalah pilihan yang sangat direkomendasikan. Terapi lutut melalui fisioterapi bertujuan memperkuat otot-otot di sekitar sendi lutut sehingga beban pada sendi dapat berkurang.
- Injeksi PRP. Jika fisioterapi belum cukup, Dokter Spesialis dapat menyarankan injeksi lutut seperti Injeksi PRP yang menggunakan komponen dari darah pasien sendiri untuk membantu regenerasi sendi secara alami.
- Terapi Regeneratif dan RFA. Pada kondisi yang lebih lanjut, tersedia berbagai pilihan terapi lutut modern seperti terapi sel punca, terapi stem cell, terapi exosome, terapi secretome, hingga Radiofrekuensi Ablasi (RFA).
- Endoskopi Richard Wolf. Bila kerusakan sudah cukup parah, Dokter Spesialis mungkin akan merekomendasikan prosedur Endoskopi Richard Wolf, yaitu tindakan medis yang minim sayatan untuk memperbaiki kerusakan di dalam sendi, termasuk pada meniskus dan tulang rawan.
Sebelum menjalani terapi-terapi tersebut, biasanya akan dilakukan pemeriksaan MRI Lutut atau Rontgen Lutut untuk melihat kondisi sendi secara lebih detail.
Olahraga yang Baik untuk Lutut yang Sering Sakit
Olahraga untuk lutut sakit saat sujud bukan berarti harus olahraga berat. Justru sebaliknya, gerakan yang ringan dan teratur jauh lebih bermanfaat.
Beberapa pilihan yang aman antara lain latihan penguatan otot paha, peregangan ringan pada ligamen dan otot sekitar sendi lutut, berenang atau aqua therapy yang sangat ramah di sendi, serta berjalan kaki santai di permukaan yang rata.
Sebelum memulai olahraga apapun, konsultasikan dulu dengan Dokter Spesialis atau fisioterapis agar program latihan yang dijalani sesuai dengan kondisi lutut.
Tips Menghindari Lutut Sakit Saat Sujud
Ada beberapa tips agar lutut tidak sakit saat sujud yang bisa langsung dipraktikkan sehari-hari.
- Gunakan sajadah yang cukup tebal untuk mengurangi tekanan langsung pada tempurung lutut (patella).
- Lakukan peregangan ringan sebelum sholat, terutama jika lutut sering terasa kaku di pagi hari.
- Jaga berat badan agar tetap ideal karena setiap kilogram kelebihan berat badan akan menambah beban pada sendi lutut.
- Perhatikan asupan makanan yang mendukung kesehatan tulang rawan dan cairan sendi, seperti makanan yang mengandung omega-3, kalsium, dan vitamin D.
- Hindari memaksakan lutut jika nyeri saat menekuk sudah terasa sangat mengganggu
Pencegahan cedera saat ibadah jauh lebih baik daripada harus berobat dalam waktu lama.
Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?
Mengetahui kapan harus ke dokter adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Segera temui Dokter Spesialis apabila:
- Nyeri lutut tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu meski sudah diistirahatkan
- Pembengkakan lutut semakin parah dari hari ke hari
- Lutut terasa tidak stabil atau sering “mengunci” saat digerakkan
- Muncul lutut bunyi dan sakit saat sujud yang semakin sering terjadi
- Rasa ngilu sudah terasa bahkan saat tidak beraktivitas sama sekali
Di Klinik Patella, dokter spesialis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh termasuk MRI Lutut atau Rontgen Lutut untuk menentukan penanganan terbaik.
Kesimpulan tentang Lutut Sakit Saat Sujud
Lutut sakit saat sujud bukanlah kondisi yang harus diterima begitu saja sebagai bagian dari penuaan atau rutinitas ibadah.
Ada banyak penyebab lutut sakit saat sujud yang bisa diidentifikasi dan ditangani dengan tepat, mulai dari peradangan sendi, degenerasi tulang rawan, cedera ligamen, gangguan pada meniskus, hingga penyakit seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan asam urat.
Dengan menerapkan tips agar lutut tidak sakit saat sujud, rutin melakukan olahraga untuk lutut sakit saat sujud, serta menjalani terapi untuk lutut sakit saat sujud yang sesuai dengan kondisi, setiap orang berhak untuk tetap bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk.
Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis jika keluhan sudah mulai mengganggu, karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk pulih sepenuhnya.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit kaki dan nyeri lutut dengan dokter ahli Klinik Patella dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi cedera kaki dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Pertanyaan Seputar Lutut Sakit Saat Sujud
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang muncul seputar topik lutut sakit saat sujud.
Apa penyebab utama lutut sakit saat sujud?
Lutut sakit saat sujud dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya peradangan sendi, degenerasi tulang rawan, cedera ligamen, gangguan pada meniskus, serta faktor usia dan kelebihan berat badan.
Selain itu, penyakit seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan asam urat juga dapat menjadi penyebabnya.
Apakah lutut sakit saat sujud berbahaya?
Lutut sakit saat sujud tidak langsung mengancam jiwa, namun tidak boleh diabaikan.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat berkembang menjadi kerusakan sendi yang permanen dan mengganggu mobilitas sehari-hari, bukan hanya saat beribadah saja.
Bagaimana cara mengatasi lutut sakit saat sujud?
Penanganannya tergantung tingkat keparahan. Untuk keluhan ringan, cukup dengan istirahat, kompres dingin atau hangat, dan obat anti-inflamasi.
Untuk kondisi yang lebih serius, tersedia fisioterapi, injeksi lutut seperti Injeksi PRP, hingga terapi regeneratif seperti terapi stem cell dan terapi sel punca.
Kapan sebaiknya periksa ke dokter untuk masalah lutut saat sujud?
Segera konsultasikan ke Dokter Spesialis apabila:
- Nyeri lutut tidak membaik setelah beberapa minggu
- Lutut semakin bengkak, terasa tidak stabil
- Dengkul sering berbunyi disertai nyeri
- Rasa ngilu muncul bahkan saat tidak beraktivitas sama sekali.