Hampir semua orang pernah mengalami sakit di lutut, baik itu karena terjatuh, kecapean setelah olahraga, atau bahkan tanpa sebab yang jelas.
Lutut yang sakit memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bayangkan saja, sulit berjalan, naik tangga terasa berat, bahkan duduk dan berdiri pun bisa jadi masalah besar.
Lutut adalah bagian tubuh yang paling sering “dikerjain” setiap hari. Mulai dari bangun tidur, berjalan ke kamar mandi, naik turun tangga, sampai duduk di kursi – semuanya melibatkan lutut.
Makanya, lutut jadi salah satu bagian tubuh yang paling rentan sakit dan cedera. Artikel ini akan membahas tentang berbagai cara mengatasi sakit di lutut.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit lutut dan sendi dengan dokter spesialis di Klinik Patella, Anda dapat reservasi melalui chat WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi sakit lutut dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Daftar Isi
- 12 Solusi untuk Atasi Sakit Di Lutut
- 1. Tetap Aktif Bergerak atau Berolahraga
- 2. Latihan Penguatan Otot
- 3. Menjaga Postur Tubuh
- 4. Jaga Berat Badan
- 5. Obat-obatan Atasi Sakit di Lutut
- 6. Pijat
- 7. Minyak Esensial dengan Aromaterapi
- 8. Teknik RICE (Rest, Ice, Compression, dan Elevation)
- 9. Kompres hangat dan dingin
- 10. Akupunktur
- 11. Tai chi
- 12. Konsumsi makanan tertentu
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan tentang Sakit di Lutut
- Pertanyaan Seputar Sakit di Lutut
12 Solusi untuk Atasi Sakit Di Lutut
Berikut solusi sederhana untuk membantu mengatasi berbagai sakit di lutut.
1. Tetap Aktif Bergerak atau Berolahraga
Olahraga dapat membantu menunda timbulnya pengapuran sendi atau osteoarthritis (OA), salah satu penyebab tersering lutut nyeri.
American College of Rheumatology (ACR) and Arthritis Foundation (AF) menganjurkan olahraga untuk membantu mengatasi OA lutut, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, yoga, atau aerobik air.
Menurut dr. Nelfidayani, Sp.K.F.R., M.S. (K), FIPM (USG), aktif secara fisik dapat membantu menjaga jaringan kartilago (tulang rawan), baik yang sudah mengalami OA maupun yang belum.
Selain itu, juga dapat membantu memperkuat sendi-sendi penopang berat tubuh.
2. Latihan Penguatan Otot
Menguatkan otot-otot tungkai atas – otot quadriceps – dapat membantu menjaga atau melindungi sendi di lutut dari sakit.
Caranya bisa dengan:
- Luruskan dan angkat kaki saat Anda berbaring atau duduk
- Duduklah di kursi, kemudian berdiri dan duduk lagi. Ulangi gerakan ini secara perlahan dan hindari memakai pegangan
- Pegang kursi dan jongkok. Ulangi 10 kali.
Lakukan gerakan ini sesuai dengan kemampuan Anda atau mungkin bisa berkonsultasi dengan dokter.
3. Menjaga Postur Tubuh
Beberapa langkah yang bisa membantu meminimalisasi beban pada lutut, antara lain:
- Hindari kursi yang terlalu empuk
- Duduk beralaskan bantal agar sesuai dengan ergonomis
- Selalu ‘aware’ dengan postur tubuh saat duduk, tidak selonjor atau bungkuk
- Kenakan sepatu sesuai dengan anatomi kaki
- Hindari duduk dalam waktu lama tanpa jeda istirahat, karena sendi berisiko menjadi kaku dan nyeri
4. Jaga Berat Badan
Berat badan yang berlebihan bisa membuat sendi-sendi Anda bekerja lebih keras dan kemungkinan dapat berisiko menimbulkan inflamasi, terutama pada sendi lutut.
Makan makanan dalam porsi seimbang berupa buah dan sayuran yang mengandung serat tinggi, serta kurangi mengonsumsi lemak hewani.
5. Obat-obatan Atasi Sakit di Lutut
Sakit di lutut dapat diredakan dengan pereda nyeri yang diresepkan dokter, seperti obat antiinflamasi antisteroid (OAINS).
Selain itu bisa juga dengan obat topikal atau krim yang mengandung capsaicin yang dioleskan di area sendi yang terasa nyeri.
Kadangkala dokter akan memberikan injeksi yang berupa kortikosteroid dan asam hialuronat (viscosuplementasi)
6. Pijat
Hasil studi di Archives of Internal Medicine (2006) menunjukkan pijat pada pasien dengan OA lutut memberikan perbaikan pada nyeri dan kekakuan lutut.
Namun walaupun belum ada bukti yang lebih baik bagaimana manfaat pijat ini terhadap OA, Arthritis Foundation menyatakan pijat dapat membantu menurunkan produksi hormon stres (kortisol) dan meningkatkan kadar hormon serotonin.
Ingat, tidak semua orang dapat dipijat, bergantung dari penyebab nyeri lutut Anda. Sebelum Anda melakukan pijat apa pun jenisnya, konsultasikan dulu dengan dokter.
7. Minyak Esensial dengan Aromaterapi
Minyak esensial ini diyakini dapat membantu mengurangi atau meredakan sakit di lutut.
Sebuah studi tahun 2008, memijat area lutut secara perlahan dengan minyak yang mengandung ekstrak jahe dan jeruk dapat membantu perbaikan pada nyeri dan fungsi lutut pada OA.
Para peneliti juga mengoleskan krim mengandung ekstrak cinnamon, jahe, mastic dan minyak wijen memiliki efek yang sama dengan krim salisilat, terhadap berkurangnya nyeri dan kekakuan lutut.
8. Teknik RICE (Rest, Ice, Compression, dan Elevation)
Teknik ini dapat membantu meredakan nyeri ringan akibat cedera ringan, misalnya keseleo.
Rest atau istirahat, dapat membantu mengurangi risiko cedera lebih lanjut dan dapat memberikan waktu pada jaringan untuk pulih.
Namun tidak boleh untuk tidak bergerak sama sekali karena justru dapat menimbulkan kekakuan dan kelemahan otot.
Kompres dengan es dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan. Bungkus es dengan kain bersih dan kompres area nyeri minimal 20 menit beberapa kali sehari setelah cedera.
Elevasi, atau posisikan kaki agak lebih tinggi (setinggi jantung) – saat berbaring – untuk membantu perbaikan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.
9. Kompres hangat dan dingin
Kompres hangat dan dingin dianggap cukup efektif untuk membantu meredakan nyeri punggung bawah, dan juga dianjurkan untuk meredakan nyeri sendi akibat OA.
Rasa hangat dapat membuat otot-otot lebih relaks sehingga dapat mengurangi kekakuan. Sedangkan kompres dingin dapat membantu meredakan nyeri, peradangan dan bengkak.
10. Akupunktur
Studi tahun 2017 yang melibatkan 570 pasien dengan OA menemukan akupunktur membantu meredakan nyeri dan perbaikan fungsi lutut.
Banyak studi klinis yang mendukung manfaat akupunktur terhadap perbaikan, terutama pada nyeri OA lutut.
Sebuah studi dengan 18.000 pasien, akupunktur bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri berbagai kondisi termasuk OA lutut.
Akupunktur membantu tubuh mengeluarkan endorfin (senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tubuh yang dapat membantu meredakan rasa nyeri).
11. Tai chi
Sebuah studi yang pernah dipublikasikan di Journal of Alternative and Complementary Medicine (2010) dan fokus pada perempuan dengan OA yang melakukan tai chi serta latihan pernapasan selama 6 bulan.
Hasilnya menunjukkan perbaikan pada densitas tulang, endurans atau kekuatan otot ekstensor lutut dan mengurangi rasa kekhawatiran akan jatuh, dibandingkan dengan program edukasi lainnya.
Sedangkan hasil riset pada Annals of Internal Medicine (2016), tai chi ini sama efektifnya dengan program terapi fisik untuk meredakan nyeri akibat OA lutut.
12. Konsumsi makanan tertentu
Terdapat beberapa makanan yang dapat membantu meredakan nyeri akibat OA lutut, antara lain:
- Nanas, mengandung enzim bromelain, yang berperan dalam membantu meredakan nyeri lutut (University of Maryland Medical Center) dan juga kaya akan vitamin C.
- Cuka apel, mengandung bahan antiinflamasi dan dapat membantu meredakan nyeri.
- Jahe, yang mengandung bahan antiinflamasi sehingga dapat membantu meredakan peradangan, pembengkakan, dan nyeri.
Makanan yang perlu dibatasi adalah
- Bersifat asam atau sayuran seperti tomat, kentang dan terong.
- Gluten
- Gula
- Garam
Kapan Harus ke Dokter?
Tidak semua sakit lutut harus langsung ke dokter. Tapi ada beberapa tanda yang sebaiknya tidak diabaikan. Kalau lutut sakit lebih dari 3-4 hari dan tidak ada perbaikan, sebaiknya periksa ke dokter.
Apalagi kalau disertai bengkak yang besar, lutut terasa hangat atau merah, tidak bisa jalan normal, atau terdengar bunyi “klik” atau “pop” saat digerakkan. Ini semua tanda bahwa ada sesuatu yang serius di lutut.
Sakit di lutut pada malam hari yang sampai ganggu tidur juga perlu diwaspadai, terutama kalau disertai kekakuan di pagi hari yang lama hilangnya.
Kesimpulan tentang Sakit di Lutut
Sakit di lutut memang masalah yang rumit karena banyak sekali penyebabnya. Mulai dari cedera ringan, radang sendi, asam urat, sampai masalah bentuk kaki.
Tapi dengan pemahaman yang baik tentang penyebab dan cara mengatasinya, masalah lutut bisa diatasi dengan efektif.
Yang terpenting adalah jangan anggap sepele sakit lutut yang berkepanjangan. Kalau dibiarkan, bisa jadi masalah yang lebih serius di kemudian hari.
Konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Ingat juga bahwa mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Jaga berat badan, olahraga teratur tapi tidak berlebihan, dan hindari aktivitas yang berisiko tinggi untuk lutut. Dengan begitu, kita bisa tetap aktif bergerak tanpa khawatir sakit lutut di masa depan.
Jika ingin berkonsultasi tentang sakit lutut dan sendi dengan dokter spesialis di Klinik Patella, Anda dapat reservasi melalui chat WhatsApp di 0811-8124-2022. Yuk atasi sakit lutut dan sendi Anda bersama Klinik Patella!
Pertanyaan Seputar Sakit di Lutut
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar topik sakit di lutut.
Bagaimana Cara Menghilangkan Rasa Sakit di Lutut?
Untuk mengurangi rasa sakit di lutut, Anda bisa menggunakan beberapa metode di rumah:
- Kompres Dingin: Segera setelah cedera, gunakan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri.
- Fisioterapi: Melibatkan latihan khusus yang memperkuat otot sekitar lutut dan meningkatkan mobilitas.
- Istirahat: Menghindari aktivitas yang membebani lutut yang sakit.
- Obat Pereda Nyeri: Seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi nyeri.
- Injeksi: Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin merekomendasikan suntikan steroid atau asam hialuronat.
Apa Obat yang Bisa Meredakan Nyeri Lutut?
Obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen, sering direkomendasikan untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan pada lutut, khususnya pada kasus osteoarthritis.
Apakah Aman untuk Memijat Lutut yang Sakit?
Memijat lutut yang sakit bisa membantu mengurangi nyeri asalkan dilakukan dengan lembut dan tidak terlalu keras.
Meski bermanfaat, pemijatan tidak boleh dianggap sebagai solusi utama dan harus dilakukan bersamaan dengan metode pengobatan lainnya.
Apa yang Menyebabkan Nyeri pada Lutut?
Nyeri lutut bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk:
- Cedera: Seperti terkilir atau robeknya ligamen.
- Penyakit: Rheumatoid arthritis, gout, dan osteoarthritis adalah beberapa contoh.
- Penggunaan Berlebihan: Aktivitas yang intens bisa menyebabkan nyeri lutut.
Apa Rebusan Herbal yang Bisa Mengatasi Sakit Lutut?
Beberapa obat herbal yang bisa membantu mengatasi nyeri lutut meliputi:
- Kunyit dan Jahe: Kedua rempah ini dikenal memiliki sifat anti-inflamasi.
- Lidah Buaya: Membantu mengurangi peradangan dan nyeri.
- Daun Salam dan Temulawak: Tradisional digunakan untuk mengurangi nyeri dan inflamasi.
- Pegagan dan Boswellia: Dikenal untuk sifat analgesik dan anti-inflamasi mereka.


















