sendi lutut terkunci

Sendi Lutut Terkunci Lutut Tidak Bisa Ditekuk dan Diluruskan

Sendi lutut terkunci bisa membuat Anda tidak dapat menekuk lutut yang dibarengi dengan lutut yang tidak bisa diluruskan.

Sendi lutut yang terkunci ini bisa menimbulkan nyeri, dan dapat ‘melumpuhkan’ aktivitas Anda.

Lutut merupakan sendi yang bekerja sangat keras setiap harinya. Bayangkan saja aktivitas harian Anda seperti berjalan, berlari, bersepeda, naik turun tangga, bahkan duduk memerlukan kerja sendi ini.

Tulang paha (femur), tulang kering (tibia), dan tempurung lutut (patella) ditambah dengan jaringan penunjang lainnya seperti tendon, ligament, otot, memungkinkan sendi ini bekerja juga sebagai penopang berat badan.

Di bagian belakang patella terdapat area halus yang terbuat dari tulang rawan hialin, yang sangat berperan dalam pergerakan lutut, baik menekuk, lurus dan memutar.

Karena lutut digunakan setiap waktu, maka tak heran lutut rentan terhadap cedera dan proses degenerasi.

Jika suatu saat tiba-tiba lutut Anda tidak bisa ditekuk atau diluruskan, mungkin Anda mengalami kondisi yang disebut dengan “lutut terkunci” atau locked knee.

Lutut yang terkunci atau tidak dapat bergerak sama sekali akan menimbulkan nyeri berat saat dicoba untuk digerakkan dan tentu saja, gerakan Anda pun menjadi terbatas, seperti tidak dapat duduk dengan nyaman, aktivitas beribadah juga bisa terganggu tidak bisa sujud saat sholat dan lainnya.

Kenali Jenis dan Penyebab Sendi Lutut Terkunci

Lutut yang tidak bisa menekuk ada dua jenis, yaitu pseudo locked knee (palsu) dan true locked knee (sejati). Bisa disebabkan oleh sumbatan mekanik pada gerakan lutut, atau akibat adanya nyeri berat sehingga lutut tidak bisa ditekuk atau gerakkan.

Sendi Lutut Terkunci (Locked Knee) Palsu

Locked knee palsu timbul akibat adanya nyeri berat sehingga memicu otot-otot seputar lutut menegang dan menyusut (kontraksi). Hal ini otomatis terjadi, yang merupakan mekanisme pertahanan tubuh agar lutut tidak dapat bergerak bebas seperti sebelumnya sehingga dapat membantu mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.

Locked knee palsu disebabkan oleh:

  1. Peradangan akibat adanya cedera atau kondisi degenerasi sendi, misalnya pengapuran (osteoartritis)
  2. Sindrom plica, akibat tekanan berlebihan saat beraktivitas fisik saat berlari, bersepeda, naik tangga, atau akibat cedera akibat kecelakaan atau jatuh.
  3. Tempurung lutut tidak dapat bergerak dengan tepat

Gejala yang dirasakan:

  • Nyeri lutut
  • Tidak dapat ditekuk dan diluruskan dalam waktu singkat
  • Merasa lutut tidak stabil

Sendi Lutut Terkunci (Locked Knee) Sejati

Locked knee sejati dapat timbul ada sesuatu yang membuat lutut kaku tidak bisa ditekuk atau diluruskan. Dan sendi lutut benar-benar terkunci dalam satu posisi dan tidak dapat bergerak sama sekali.

Penyebabnya antara lain:

  • Robekan meniscus. Meniscus ini merupakan dua keping tulang rawan seperti huruf C di kedua sisi sendi lutut. Meniscus ini berperan sebagai bantalan tulang antara tulang kering dan paha. Jika ada bagian meniscus yang robek ini lepas, dapat tersangkut di antara sendi lutut sehingga sendi ini terkunci tidak bisa bergerak. Robekan ini bisa terpicu oleh gerakan memutar lutut dadakan, pemakaian sendi secara berlebihan dan perubahan degeneratif lutut.
  • Adanya benda asing dalam sendi lutut. Seperti tulang rawan, serpihan/fragmen tulang pascacedera juga bisa tersangkut di sendi lutut.
  • Dislokasi tempurung lutut. Cedera-cedera tertentu dapat menyebabkan tempurung lutut (patella) berpindah tempat sehingga bisa membuat sendi lutut tidak dapat bergerak sama sekali.
  • Peradangan pada sendi lutut. Jika struktur sendi lutut bengkak dan meradang, dapat membuat lutut tidak dapat lurus. Peradangan bisa terjadi akibat cedera/jatuh, pemakaian berlebihan, atau pengapuran atau osteoartritis.

Gejalanya antara lain:

  1. Kekakuan lutut kronis
  2. Tidak dapat diluruskan secara komplet
  3. Terdengar suara ‘krek’ atau krepitasi
  4. Kadang terasa ada benjolan
  5. Sebentar-sebentar terasa nyeri dan bengkak

Pemeriksaan yang Dilakukan Saat Lutut Tidak Bisa Diluruskan

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui rentang gerak sendi dan mengevaluasi stabilitas sendi lutut Anda.

Bila diperlukan juga dengan pemeriksaan penunjang radiologis seperti rontgen. Rontgen akan menunjukkan adanya fragmen-fragmen tulang, fraktur atau pembengkakan pada sendi. Sehingga dapat membantu dokter menentukan rencana penanganannya sesuai dengan penyebab lutut sakit lutut nyeri tidak bisa ditekuk.

Selain itu, mungkin juga diperlukan pemeriksaan lain seperti magnetic resonance imaging (MRI) yang dapat menunjukkan kemungkinan adanya masalah pada area jaringan sekitar lutut, misalnya tulang rawan (kartilago), ligament, dan tendon. Biasanya secara spesifik robekan meniscus, dapat terlihat dalam hasil MRI.

Penanganan Lutut Sakit Tidak Bisa Ditekuk Akibat Sendi Lutut Terkunci

Bergantung pada penyebabnya. Bila disebabkan oleh robekan meniscus bergantung pula pada lokasi dan tingkat keparahannya, dan dokter mungkin akan menganjurkan:

  • Menghentikan semua aktivitas yang memicu nyeri atau banyak istirahat
  • Kompres dingin atau dengan es, 15-20 menit beberapa kali sehari, dan
  • Saat berbaring ganjal bawah lutut dengan bantal (hal ini untuk membantu mengurangi bengkak pada lutut).

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) juga dapat diresepkan dokter untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan. Selain itu, juga bisa disertai dengan program rehabilitasi medik atau terapi fisik untuk membantu mengembalikan gerakan sendi lutut.

Bila langkah-langkah sederhana tersebut tidak dapat membantu, dokter mungkin akan merekomendasikan pemberian injeksi untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan agar lutut dapat menekuk kembali.

Injeksi tersebut dapat berupa:

Pemeriksaan atau tes lainnya yang mungkin akan dilakukan dokter adalah tes darah, dan arthrocentesis atau aspirasi (prosedur mengambil cairan yang ada di sendi lutut). Untuk melihat kemungkinan adanya proses peradangan dalam sendi lutut.

Bisa juga dengan tindakan arthroscopy yang memungkinkan dokter meneropong dan melihat kondisi sendi melalui lubang kecil pada kulit. Alat ini dihubungkan dengan kamera dan dihubungkan dengan layar monitor.

Jaga Lutut Tetap Sehat                                                                                                                               

  • Hindari lakukan olahraga atau aktivitas yang melampaui kemampuan diri
  • Melakukan peregangan sebelum olahraga dan gerakan pendinginan setelah olahraga
  • Mengenakan sepatu olahraga yang nyaman dan sesuai dengan bentuk anatomi kaki
  • Menjaga berat badan tetap ideal agar tidak memberikan beban berlebihan pada lutut
  • Hindari berlutut di permukaan keras tanpa alas empuk
  • Lakukan olahraga low impact, seperti berenang
One Comment
  1. Pingback: Pengapuran Sendi Lutut, Cara Ini Efektif Tanpa Perlu Operasi » Patella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now