Sendi Lutut

Sendi Lutut, Kenali Anatomi Untuk Cegah Masalah Kemudian Hari

Sendi lutut adalah salah satu bagian penting tubuh manusia. Lutut setidaknya menopang sebagian berat tubuh saat berdiri, berjalan, berlari, hingga aktivitas melompat. Sendi lutut juga berperan dalam mobilitas seseorang dalam berpindah tempat, yang penting dalam kualitas hidup manusia. Saat aktivitas harian terganggu karena masalah kesehatan lutut, produktivitas seseorang akan menurun drastis. Dalam dunia kedokteran lutut memiliki peran penting dalam struktur manusia.

Lutut kita mempunyai beberapa struktur penting yang berkaitan satu sama lain. Apabila terjadi kerusakan di salah satu struktur tersebut, selanjutnya berpotensi merusak struktur lainnya. Secara umum, struktur sendi lutut memiliki kategori dalam tiga kelompok, yaitu struktur untuk fungsi stabilitas, struktur penumpu beban, dan struktur penunjang.

Struktur Stabilitas Sendi Lutut

Sendi lutut dapat bergerak bebas dengan stabil tanpa bergeser dari tempat normal karena bantuan ligamen yang merupakan komponen stabilitas utama. Setidaknya ada 4 ligamen penting antara lain adalah;

1. Anterior cruciate ligament (ACL)
2. Posterior cruciate ligament (PCL)
3. Lateral collateral ligament (CLC)
4. Medial collateral ligament (MCL)

ACL dan PCL merupakan ligamen yang paling sering cedera dan menjadikan lutut Anda tidak stabil. Struktur ligamen lain yang tidak kalah penting adalah medial patellofemoral ligament (MPFL), yang menjaga stabilitas tulang tempurung lutut Anda.

Selain ligamen, alignment tulang sekitar lutut juga sangat penting fungsinya dalam menjaga stabilitas lutut. Otot sekitar lutut, seperti otot hamstring dan quadriceps juga turut membantu kestabilan lutut.

Struktur Penumpu beban

Sendi lutut tercipta secara efektif, sehingga friksi atau gesekan antar tulang saat bergerak dan menumpu beban dibuat sangat minimal. Tulang pada lutut dilapisi tulang rawan dengan permukaan halus dan licin. Tulang rawan sendi menjadi komponen utama saat menumpu beban. Kerusakan tulang rawan sendi selanjutnya menimbulkan keluhan nyeri atau sakit yang sangat mengganggu.

Struktur tersebut dapat rusak seiring perjalanan waktu, menimbulkan permasalahan sendi yang sering disebut sebagai osteoarthritis (pengapuran tulang). Umumnya osteoarthritis ini muncul pada usia lanjut. Tapi tidak menutup kemungkinan osteoarthritis muncul saat usia lebih muda akibat cedera lutut yang tidak tertangani secara tepat.

Baca juga : Benjolan di belakang lutut

Struktur lain yang memiliki fungsi menumpu beban adalah meniscus. Meniscus, atau bantalan sendi, bertugas membantu mengurangi tekanan tulang rawan sendi. Fungsi utamanya yaitu menyerap gaya tekan pada lutut Anda. Robekan meniscus selanjutnya memicu kerusakan tulang rawan, serta mengganggu gerakan lutut.

Struktur Penunjang Lain Sendi Lutut

Sendi Lutut

Sendi Lutut

Cairan lutut berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan antar tulang rawan. Cairan sinovial menempel pada permukaan tulang rawan sendi lutut. Volumenya berkisar antara 0,5 – 4 mililiter dan memiliki kekentalan tertentu. Cairan sinovial produksinya oleh kelenjar sinovial pada lutut.

Pada sisi lain kapsul yang membungkus sendi lutut berfungsi sebagai barrier sendi dari luar. Kapsul sendi juga membantu melokalisir penyebaran cairan sinovial sehingga berfungsi secara efektif meredam kejut dan gesekan antar tulang.

Struktur penunjang lain pada lutut adalah bursa. Bursa berbentuk seperti kantong-kantong kecil berisi cairan kental (mirip putih telor) yang memiliki fungsi sebagai bantalan antara tulang dengan tendon atau otot sekitar lutut. Bursa mencegah gesekan secara langsung antara tendon atau otot dengan tulang ketika Anda bergerak. Sendi lutut terdiri atas beberapa bursa, yang apabila mengalami peradangan akan terasa nyeri dan mengganggu aktivitas pergerakan lutut Anda.

Sendi lutut cukup kompleks. Setiap strukturnya, memiliki peran penting dan menentukan kualitas fungsi lutut. Masalah kesehatan baik yang disebabkan cedera hingga faktor degeneratif, akan mempengaruhi struktur lain lutut. Saat terjadi masalah pada lutut Anda, sebaiknya segera konsultasikan dengan tim dokter Klinik Lamina Patella untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada lutut Anda di masa akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now