manfaat jalan kaki bagi kesehatan

Salahkah Berolahraga Saat Alami Nyeri Lutut?

Saat alami nyeri lutut sebagian orang biasanya akan menghindari aktivitas yang terlalu berat dan berolahraga. Namun, beberapa orang justru melakukan olahraga dengan anggapan dapat membantu menyembuhkan nyeri lututnya. Jadi, salahkah beroloahraga saat mengalami nyeri lutut?

Kita semua tahu jika lutut memegang peranan yang cukup penting untuk melakukan aktivitas harian. Namun, jika saat mengalami nyeri lutut tentunya akan menjadi hal yang sangat mengganggu, bukan? Pada sebagian besar kasus, penyebab nyeri pada bagian sendi lutut adalah osteoarthritis. Hal  ini dapat memicu hancurnya tulang rawan yang terdapat antara sendi.  Sehingga mengakibatkan tulang pada lutut  akan saling bergesekan dan menimbulkan rasa sakit.

Tapi tahukah kamu, jika sedang mengalami nyeri lutut  dan berolahraga secara teratur ternyata dapat membantu mengurangi nyeri sendi lutut, lho. Bahkan, seiring berjalannya waktu, aktivitas ini  juga bisa membantu meredakan rasa nyeri, kaku, dan bengkak.

Ketika sedang berolahraga, otot-otot dalam tubuh, termasuk otot pendukung sendi menjadi lebih kuat, sehingga dapat membantu meredam benturan yang dapat menyebabkan nyeri pada lutut. Selain itu, olahraga secara rutin juga bermanfaat untuk menjaga jangkauan gerak sendi agar tetap dalam keadaan normal.

Tapi sayangnya tidak semua jenis olahraga bisa pengidap nyeri lutut lakukan karena dapat berisiko menyebabkan kondisi semakin parah. Lalu, olahraga apa saja yang tepat dan cenderung aman untuk penderita nyeri lutut lakukan? simak penjelasannya berikut ini.

1. Jalan Santai

Berjalan kaki  dengan santai merupakan salah satu jenis olahraga yang paling minim risiko. Hal ini karena berjalan kaki dengan santai tidak akan memberikan tekanan berlebihan pada lutut sebanyak saat berolahraga berlari.

2. Lari pelan

Berlari-lari kecil juga bisa menjadi pilihan olahraga yang ideal. Namun, sangat penting untuk memerhatikan lebih dulu kondisi nyeri lutut. Jika kondisinya belum parah, olahraga ini  bisa penderita lakukan. Tapi, sebaliknya jika kamu memiliki riwayat cedera lutut, sebaiknya hindari olahraga ini, karena khawatir dapat meningkatkan risiko terjadi arthritis lutut jangka panjang. Jika ingin melakukan olahraga ini, sebaiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter.

3. Berenang

Olahraga renang dapat membuat lutut melepaskan stres, karena tidak lagi untuk perlu menopang berat badan sebagaimana tugasnya. Selain itu, juga dalam waktu yang sama membuat tubuh ikut bergerak. Namun, perhatikan juga pemilihan gerakan renang yang akan kamu lakukan, ya. Hindari gerakan yang terlalu memfokuskan pada gerakan lutut, seperti gaya dada. Nah, untuk lebih pastinya sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter dulu.

Baca Juga: Olahraga Lari dan Sepeda Berisiko Alami Nyeri Lutut

 

Itulah sedikit penjelasan tentang olahraga yang bisa penderita nyeri lutut lakukan. Jka kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal kondisi ini atau gangguan kesehatan lutut lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter kami di klinik Patella ya. Kami memiliki dokter spesialis berpengalaman dan telah memiliki jam terbang tinggi.

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00