atasi nyeri lutut tanpa operasi

Lutut Nyeri, Atasi Tanpa Operasi

Lutut nyeri, atasi tanpa operasi mungkinkah? Jawabannya adalah mungkin, dengan injeksi PRP.

Saat lutut nyeri sampai bergerak dan berjalan saja sulit, tentu Anda tidak akan tinggal diam saja. Bergerak, berjalan, bahkan berlari atau naik turun tangga adalah aktivitas sehari-hari yang tidak bisa dibatasi, apalagi bagi Anda yang super aktif dan memerlukan mobilitas tinggi.

Lutut nyeri bisa membatasi mobilitas Anda dan bila berlanjut dapat membuat Anda memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mencari solusi yang jitu agar lutut tidak lagi terasa nyeri.

Meski kadang lutut nyeri dapat sembuh dengan sendirinya, banyak kasus yang menetap dan jika tidak diobati dengan segera, aktivitas Anda menjadi taruhannya.

Selain nyeri yang mengganggu, gejala lain yang menyertainya bisa bengkak, kemerahan, dan kaku atau bahkan sulit untuk digerakkan.

Tahukah Anda, kini nyeri lutut ini bisa ditangani tanpa operasi. Bagaimana prosedur penanganan nyeri lutut tanpa operasi?

Lutut Nyeri, Atasi Tanpa Operasi

Penanganan nyeri lutut ini dapat dilakukan dengan beberapa metode, yang salah satunya adalah injeksi dengan Platelet-Rich Plasma (PRP) yang memiliki prinsip kerja regenerasi. Prinsip regenerasi ini dapat dikatakan ‘memudakan’ kembali sendi yang sudah menua.

Terapi PRP telah meluas selama beberapa dekade terakhir dan penerapannya tidak dibatasi pada kasus cedera muskuloskeletal akibat olahraga saja, namun juga pada kasus degeneratif tulang rawan dan sendi seperti OA.

PRP dilakukan dengan cara mengambil darah dari pasien (hanya sekitar 8-10 cc), dengan jarum spuit yang berisi antikoagulan. Tujuannya agar darah yang diambil tidak membeku.

Darah ini kemudian dipisahkan dengan proses sentrifugasi dan nantinya akan menjadi dua lapisan, yang terdiri dari lapisan bawah (berisi darah merah) dan lapisan atas (berisi plasma). Lapisan atas inilah yang mengandung platelet yang kemudian disuntikkan ke dalam lutut pasien.

PRP mengandung faktor pertumbuhan (growth factor) dan protein lain yang dapat membantu merangsang terjadinya proses perbaikan (regenerasi) jaringan, sehingga jaringan yang rusak dapat pulih secara alami.

PRP diberikan sebanyak tiga kali (satu kali per bulan) dan dilakukan evaluasi dalam waktu 6 bulan dan 12 bulan.

Pasca-PRP juga perlu dipertimbangkan beberapa hal, antara lain pemakaian brace (bila perlu), dan melakukan latihan penguatan otot sesuai dengan rekomendasi dokter.

Latihan ini juga dapat membantu memperbaiki kekuatan otot dan lebih lanjut membantu memperlambat proses degenerasi sendi.

Teknologi PRP atau teknologi regeneratif ini merupakan metode terbaru sebagai solusi penuaan dan kerusakan sendi.

Lutut Nyeri, Atasi Tanpa Operasi

Manfaat PRP ini cukup beragam, antara lain membantu:

– memperlambat/memperbaiki proses kerusakan jaringan tulang rawan (kartilago),

– memperlambat perburukan OA,

– meningkatkan produksi cairan pelumas alami sendi (cairan sinovial), dan

– menstimulasi pembentukan jaringan tulang rawan yang baru.

PRP juga bermanfaat terhadap nyeri lutut yang diakibatkan oleh cedera yang diakibatkan oleh over-stretch, partial tear bahkan dalam kondisi complete rupture. Namun dalam kasus ini, PRP dikombinasikan dengan fisioterapi.

Menurut National Institute for Clinical Excellence (NICE), injeksi PRP untuk membantu mengatasi nyeri lutut akibat OA dapat dikatakan memiliki risiko minimal.

Berdasarkan testimoni, di Klinik Patella (Lamina Pain and Spine Center) injeksi PRP ini memiliki keberhasilan cukup baik terutama di usia yang lebih muda.

Hampir semua nyeri lutut dapat dituntaskan tanpa operasi. Namun semua tindakan perlu dan selalu dilakukan dengan USG-guided (terpandu USG), seperti yang dilakukan di Klinik Patella ini.

USG-guided ini digunakan untuk memastikan akurasi tindakan sehingga dapat mencegah kerusakan pada struktur lain di sekitar lutut.

Riset menunjukkan PRP ini dapat bermanfaat dalam nyeri lutut, dan juga pada Anda yang nyeri lututnya tetap ada setelah ditangani dengan pengobatan lainnya. PRP ini telah digunakan untuk membantu menangani:

  • Ketidakstabilan dan nyeri di berbagai sendi
  • Cedera pada lutut, bahu, siku, dan sendi lainnya
  • Pengapuran sendi atau osteoartritis
  • Carpal tunnel syndrome
  • Nyeri kronik
  • Terkilir

Pasca-PRP

Setelah injeksi PRP, berikut beberapa langkah yang perlu Anda lakukan agar hasil injeksi PRP semakin optimal:

  • Hindari melakukan latihan atau aktivitas fisik secara berlebihan, terutama gerakan yang membebani sendi lutut
  • Menggunakan brace – bila perlu – sesuai anjuran dokter untuk membantu sendi lebih stabil agar beban ke lutut dapat berkurang
  • Kompres dingin untuk membantu meredakan bengkak dan nyeri.
  • Saat berbaring, letakkan bantal di bawah lutut yang nyeri agar posisinya agak lebih tinggi
  • Menghindari obat-obatan tertentu sesuai dengan anjuran dokter.

Manfaat PRP Bukan Hanya Untuk Sendi

PRP kini juga beken digunakan dalam bidang kecantikan, yaitu:

  • Pada kerontokan rambut atau kebotakan
  • Menyembuhkan bekas luka atau jerawat
  • Peremajaan kulit
  • Mengurangi kerutan pada wajah

 

3 Comments
  1. Pingback: Obat Pengapuran Lutut Itu Apa? » Klinik Patella

  2. Pingback: Artroskopi Lutut Adalah Salah Satu Penanganan pada Lutut » Klinik Patella

  3. Pingback: Manfaat Olahraga Treadmill Pada Sendi » Klinik Patella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now