lutut bunyi tapi tidak sakit

Lutut Bunyi Tapi Tidak Sakit, Saat Ditekuk

Lutut bunyi tapi tidak sakit, mungkin terdengar saat Anda menekuk atau meluruskan kedua kaki.

Mungkin lutut tidak terasa sakit, tetapi bunyi ini bisa membuat sebagian orang yang mengalami, menjadi agak khawatir. Apa sih penyebabnya? Bagaimana penanganannya?

Lutut Bunyi Tapi Tidak Sakit

Sendi lutut bekerja sebagai alat penopang tubuh saat bergerak. Kadang saat Anda bergerak, atau saat menekuk lutut saat hendak melakukan gerakan dalam solat, atau saat meluruskan lutut setelah duduk lama, bunyi tersebut terdengar.

Bila lutut bunyi tapi tidak sakit, kemungkinan penyebabnya adalah adanya gelembung-gelembung cairan sinovial yang terkumpul. Nah gelembung ini akan pecah saat Anda bergerak atau mengubah posisi sendu lutut.

Bunyi ‘krek’ yang Anda rasakan atau dengar, merupakan kondisi yang wajar selama tidak ada nyeri.

Pada lutut yang berbunyi saat bergerak tanpa disertai rasa sakit disebabkan adanya gelembung-gelembung gas dari cairan sinovial yang terkumpul dan kemudian pecah saat adanya pergerakan atau perubahan posisi sendi lutut.

Bila tekanan dalam sendi berubah saat Anda bergerak atau mengubah posisi lutut juga bisa menimbulkan bunyi ini.

Cairan sinovial adalah cairan pelumas pada sendi lutut agar saat bergerak tidak saling bergesekan atau memudahkan sendi bergerak.

 Penyebab Lutut Bunyi Tapi Tidak Sakit

Bunyi ‘krek’ atau krepitus, saat lutut bergerak pada posisi tertentu, penyebabnya tidak hanya satu faktor saja. Untuk membedakannya, lutut bunyi tapi tidak sakit atau lutut bunyi ‘krek’ dengan rasa nyeri pada sendi ini.

Bunyi pada lutut istilah medisnya adalah krepitasi atau krepitus. Istilah ini berasal bahasa Yunani, yaitu crepitus. Artinya gemeretak. Krepitasi ini bisa menyerang segala usia meski lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Lutut bunyi ‘krek’ tapi tanpa nyeri atau sakit, penyebabnya antara lain gelembung udara dalam sendi, ligament maupun tendon yang teregang berlebihan.

Bila lutut bunyi tapi dengan nyeri atau sakit, kemungkinan penyebabnya adalah adanya cedera pada ligament, cedera meniskus, maupun radang sendi atau pengapuran (artritis). Atau kadang pernag ada cedera benturan pada lutut.

Mengenal Struktur Lutut

Lutut merupakan sendi yang cukup kompleks. Sendi ini memiliki otot, tulang, tulang rawan, meniskus, ligamen, tendon dan saraf.

Ketika salah satu struktur tersebut terganggu atau kelainan, dapat memengaruhi gerakan lutut atau menimbulkan bunyi saat bergerak.

Saat melakukan gerakan, misalnya berjalan, dapat mengakibatkan gelembung udara terperangkap  dalam rongga sendi sehingga terdengar seperti bunyi.

Proses penuaan atau pertambahan usia memiliki risiko lebih tinggai mengalami lutut bunyi tapi tidak sakit, karena jaringan tulang rawan menjadi tidak rata lagi sehingga saat tertekan atau bergerak akan timbul bunyi.

Rheumatoid arthritis, adanya osteofit (taji tulang), gangguan fungsi tempurung lutut dan pasca-cedera pada lutut, dapat menjadi penyebab lutut bunyi.

Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai kondisi lutut secara menyeluruh. Untuk membantu menegakkan diagnosisnya, dokter kadang memerlukan hasil pemeriksaan penunjang seperti rontgen, MRI.

Dan kadang bila perlu, dokter juga akan mempertimbangkan melakukan artroskopi/arthroscopy (teropong sendi) untuk menelusuri sendi lutut lebih jauh dan mencari penyebabnya. Dengan demikian penyebab yang mendasarinya akan dapat tertangani dengan baik.

Penanganannya Apa?

  • Kurangi aktivitas yang membebani lutut, seperti berlari atau berdiri terlalu lama, naik-turun tangga, berlari pada permukaan yang tidak rata.
  • Mengonsumsi makanan berkalsium tinggi.
  • Menjaga berat badan ideal agar tidak membebani sendi lutut
  • Istirahatkan kaki sesering mungkin agar lutut terhindar dari tekanan
  • Menggunakan deker lutut saat berolahraga
  • Lakukan kompres dingin saat lutut nyeri
  • Hindari duduk terlalu lama

Bila lutut bunyi tapi tidak sakit, namun disertai dengan bengkak, kemerahan, dan kadang terasa nyeri saat bergerak, segera konsultasikan pada dokter. Pengobatan terkini untuk lutut sakit atau nyeri sudah semakin maju. Injeksi steroid, viscosuplementasi (injeksi asam hialuronat), dan radiofrekuensi ablasi menjadi solusi terkini atasi lutut nyeri.

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00