lutut sakit saat naik tangga

Lutut Bunyi dan Sakit Saat Naik Tangga, Apakah Radang Sendi?

Pernah mendengar atau bahkan mengalami sendiri, lutut  sakit dan berbunyi ‘kretek’ saat naik tangga? Masalah persendian seperti ini mungkin sudah cukup familiar bagi Anda yang telah memasuki usia 40 tahun keatas.

Masalahnya, gangguan persendian seperti ini kerap kali disepelekan. Padahal menurut ahli, sakit hingga bunyi pada lutut saat Anda naik tangga bisa jadi merupakan gejala awal radang sendi atau kata lainnya osteoarthritis (OA).

Dengan begitu dapat disimpulkan jika gangguan persendian ini bisa mengganggu aktivitas harian jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat.

OA sendiri merupakan penyakit degeneratif yang sering muncul seiring dengan pertambahan usia seseorang. Namun bukan berarti Anda tak dapat memperlambat OA, sebab penyakit ini bisa diperlambat bahkan dicegah dengan rutin melakukan latihan fisik sejak dini, sehingga kekuatan sendi lutut terjaga baik.

Klik Disini Untuk Konsultasi Masalah Lutut Dengan Dokter dan Tim

 

Berbagai teknik pengobatan lutut sakit dalam waktu 20 menit yang saat ini sedang marak oleh tenaga medis juga bisa Anda lakukan. Jadi tak ada kata terlambat untuk mengatasi masalah persendian lutut, sekali pun bagi Anda yang sudah memasuki usia senja.

Faktor Penyebab Bunyi dan Sakit Pada Lutut Saat Naik Tangga

lutut sakit saat naik tangga

Pasien dengan lutut sakit dan bunyi saat naik tangga

Dalam dunia medis, bunyi lutut ketika naik tangga atau mendaki dengan istilah krepitus. Bunyi ini muncul oleh gelembung udara pada dalam sendi, dan regangan ligamen dan tendon. Bila bunyi dengan nyeri karena cedera pada ligamen, meniskus, dan radang sendi (arthritis).

Perlu Anda ketahui, sebenarnya tulang rawan ini sangat penting untuk menjadi bantalan pencegah gesekan antar tulang yang bertemu di lutut (tulang kering, tempurung lutut, dan tulang paha).

Ketika tulang rawan rusak, maka tulang akan saling bergesekan dan menyebabkan rasa sakit ketika lutut bergerak, termasuk saat naik tangga. Selain itu, pergerakan pada lutut juga rentan menghasilkan bunyi yang cukup keras.

Baca juga : Pengobatan pengapuran lutut alami

Menipisnya tulang rawan lutut sendiri bisa karena beberapa faktor, seperti pada bawah ini.

  • Aktivitas yang berlebihan. Lutut menjadi penopang beban tubuh dapat menjadikan tulang rawan lutut lama kelamaan menjadi tipis. Kondisi ini memang bisa menyerang siapa saja, namun lebih berpotensi pada para atlet yang banyak melakukan latihan fisik.
  • Posisi tempurung lutut. Ketika posisi tempurung lutut tidak sejajar, maka tulang rawan tak dapat melindunginya secara utuh. Kejanggalan posisi tempurung ini biasanya karena kecacatan fisik sejak lahir atau faktor genetik.
  • Otot paha dan betis. Otot-otot kaki di sini berfungsi untuk membantu lutut menopang serta menjaga agar semua tulang yang bertemu pada lutut masih ada pada posisinya. Ketika otot paha dan betis tak cukup kuat, maka tulang tempurung lutut dapat terdorong keluar, sehingga akan menimbulkan rasa nyeri ketika bergerak naik tangga.
  • Cedera karena kecelakaan, jatuh atau akibat tertimpa benda berat pada area lutut bisa memengaruhi pergerakan tempurung lutut keluar dari jalurnya, alhasil dapat merusak tulang rawan.

Penyebab Lutut Bunyi

Adanya gelembung udara. Biasanya berasal dari udara yang ‘merembes’ ke dalam jaringan lunak, mengarah ke sendi sehingga menimbulkan gelembung-gelembung kecil dalam cairan sinovial. Jadi saat menekuk atau meluruskan lutut, gelembung ini dapat menimbulkan suara seperti ‘kretek’ baik tanpa atau dengan sakit di lutut ketika naik tangga.

Baca juga : Cara mengobati lutut sakit di rumah

Adanya kerusakan pada sendi lutut. Kadangkala terdapat penyakit penyertanya, contohnya kerusakan jaringan. Nah dalam hal ini, mungkin memerlukan penanganan lebih lanjut. Jika nyeri, mungkin muncul oleh adanya jaringan parut, robekan pada meniskus atau tendon yang bergerak di atas tulang yang menonjol dalam sendi lutut.

Nyeri dan bengkak bisa jadi menandakan kemungkinan adanya masalah yang serius seperti sindrom patellofemoral, robeknya kartilago atau jaringan lunak lainnya, dan radang. Bila ada kondisi sakit yang serius, krepitus ini akan timbul saat naik tangga atau setelah duduk dalam waktu yang lama dengan posisi lutut tertekuk. Biasanya terdapat rasa nyeri, bengkak, dan kekakuan.

Robeknya kartilago, yang bisa oleh pertambahan usia dan meniskus yang mulai menipis.

OA lutut. Bila krepitus ini terjadi dengan nyeri, kemungkinan pertanda awal dari OA lutut oleh karena penipisan (‘aus’) sendi dan menjadi lebih buruk oleh proses penuaan. Pada OA, kartilago atau tulang rawan yang melindungi ujung tulang pada sendi secara bertahap menipis. Saat tulang bergesekan akan menimbulkan permukaan yang kasar sehingga menimbulkan nyeri dan mengganggu mobilitas. Hal ini sering terjadi pada orang-orang dengan kelebihan berat badan/ obesitas dan yang pernah mengalami cedera lutut sebelumnya.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Osteoarthritis dan Cartilage, wanita usia 45-60 tahun yang mengalami krepitus dan nyeri pada bagian patelofemoral memiliki risiko terkena OA sekitar 72%, walaupun mereka belum pernah terdiagnosa OA.

Mengatasi Sakit dan Bunyi Lutut (Krepitus) Saat Naik Tangga

Jika krepitus ini timbul saat berolahraga, sebaiknya tidak melakukan olahraga untuk sementara waktu atau bisa juga dengan mengganti olahraga lainnya.

Klik Disini Untuk Konsultasi Masalah Lutut Dengan Dokter dan Tim

 

  • Hindari melakukan olahraga lari di jalanan yang menanjak
  • Hindari mengangkat beban
  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga dan peregangan setelahnya
  • Memakai sepatu olahraga yang nyaman dan sesuai dengan anatomi kaki
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Memilih olahraga yang dapat membantu memperkuat otot-otot kaki, seperti jalan kaki dan berenang.

Krepitus kadang timbul setelah tindakan bedah atau cedera. Riset yang ada dalam Clinics in Orthopedic Surgery menunjukkan hingga 18% orang yang telah melakukan total knee arthroplasty (TKA), atau operasi pengganti lutut, akan mengalami krepitus ini. Hal ini mungkin oleh bentuk lutut yang baru.

Untuk informasi lebih lanjut terkait sakit pada lutut terutama saat Anda menaiki tangga. Anda dapat menghubungi customer Lamina Pain and Spine Center, melalui Hp/Wa tertera. Terimakasih.

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00