lutut bengkak berisi cairan

Lutut Bengkak Berisi Cairan Ini 12 Penyebabnya

Lutut bengkak berisi cairan menyebabkan fungsi lutut terganggu dan tidak dapat bergerak bebas seperti semula.

Coba saja bayangkan saat Anda mencoba meluruskan atau menekuk lutut bengkak berisi cairan ini, tentu tidak dapat lurus secara komplet. Tidak itu saja, lutut juga terasa nyeri, tampak kemerahan dan/atau tidak dapat menopang beban tubuh saat Anda berdiri atau lainnya.

Bergantung pada penyebabnya, lutut bengkak karena cairan penanganannya bisa mandiri dengan formula R.I.C.E (rest, ice, compression, dan elevation) atau memerlukan penanganan dari dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap guna menentukan diagnosis dan pengobatannya sekaligus.

Lutut Bengkak Berisi Cairan

Lutut bengkak terjadi saat cairan berlebih yang menumpuk pada jaringan lunak yang mengelilingi lutut baik dalam atau sekitar lutut. Kondisi ini dalam istilah medisnya adalah efusi lutut, atau ada yang bilang air dalam lutut.

Cedera, pemakaian yang berlebihan atau adanya penyakit tertentu dapat mengakibatkan cairan dalam lutut menjadi berlebihan sehingga tampak bengkak.

Cairan dalam Lutut

Sebenarnya pada kondisi normal, sendi memiliki cairan yang bekerja sebagai pelumas agas sendi dapat bergerak dengan lancar.

Kerusakan pada bagian manapun dari lutut dapat menyebabkan cairan sendi menjadi berlebihan atau menumpuk. Cedera yang kemungkinan dapat menyebabkan lutut bengkak berisi cairan antara lain robekan pada ligament (terutama anterior cruciate ligament/ACL), robekan pada meniskus, dan fraktur.

Penyakit juga bisa menyebabkan sekitar lutut bengkak berisi cairan, misalnya pengapuran atau osteoartritis, peradangan sendi, infeksi, pseudogout, bursitis, dan tumor.

12 Penyebab Lutut Bengkak Berisi Cairan

Lutut bengkak berisi cairan dapat terjadi secara kronik atau akibat berdiri terlalu lama, kemungkinan penyebabnya adalah adanya kerusakan jaringan sendi, degradasi atau kerusakan tulang rawan atau kartilago, dan lainnya.

1.Cedera

Cedera ini bisa terjadi pada jaringan atau struktur sekitar lutut seperti tulang, ligament, tendon, bursa (cairan pada belakang lutut), meniskus yang kesemuanya ini dapat mengakibatkan rasa nyeri dan lutut tampak membengkak.

Pada cedera berat yang cukup serius berisiko menyebabkan darah membanjiri sendi lutut sehingga mengubah penampilan lutut menjadi bengkak, terasa  hangat, kaku dan tampak memar kebiruan. Kondisi ini dikenal dengan hemartrosis dan perlu segera mendapatkan penanganan apalagi kalau Anda tidak dapat berdiri terutama bertopang pada lutut yang sakit atau Anda mencurigai adanya fraktur.

2.Peradangan atau pengapuran lutut (osteoarthritis)

Proses degenerasi kartilago lutut dapat menyebabkan produksi cairan lutut menjadi berlebihan sehingga lutut tampak bengkak dan nyeri pun dapat menyertai kondisi ini.

Salah satu studi menunjukkan jumlah cairan lutut pada pengapuran atau OA lutut ringan hingga sedang sekitar 7 ml pada lutut yang terkena. Jumlah ini hampir sama dengan cairan sendi pada kondisi lutut sehat.

Pada OA berat yang menimbulkan nyeri berat pula, cairan lutut meningkat hingga lebih dari 20 ml pada lutut yang terkena.

Ada beberapa pengobatan mandiri di rumah untuk masalah OA lutut ini. Selain obat-obatan, dokter juga akan menganjurkan Anda melakukan terapi fisik rehabilitasi medik dan injeksi untuk menjadi salah satu solusinya.

3.Bursitis (non-septik atau septik)

Pada lutut terdapat kantung kecil berisi cairan yaitu bursae. Bantalan licin ini bekerja untuk mengurangi gesekan atau friksi antara tulang dan jaringan lunak sekitar lutut, misalnya kulit dan otot, saat bergerak.

Lutut kita memiliki 11 bursae, 2 diantaranya rentan mengalami peradangan atau istilahnya adalah bursitis.

Nah kalau bursa ini meradang dapat menyebabkan cairan sendi menjadi berlebihan, sehingga lutut tampak bengkak atau kadang tampak seperti balon berisi air. Kadang dapat disertai nyeri. Jenis tersering bursitis adalah bursitis pra-patellar dan pes anserine bursitis.

Bila ada bakteri yang menginfeksi kondisi ini dapat mengakibatkan munculnya nanah sehingga lutut tampak kemerahan dan terasa panas, Anda pun akan merasa demam. Bila terjadi bursitis septik, jangan tunda lagi untuk segera ke dokter

4.Gout

Bengkak pada lutut bisa timbul saat malam hari saat berbaring kemungkinan akibat adanya akumulasi kristal asam urat pada sendi. Kondisi ini seringnya muncul dengan cepat, nyerinya terasa tajam mendadak, lutut memerah, dan terasa hangat.

Memang gout terkenalnya menyerang ibu jari kaki. Tetapi jangan salah, gout bisa juga mengenai lutut, tumit, pergalangan kaki dan punggung kaki. Ciri khas gout lainnya mengenai satu sendi pada satu waktu.

Perubahan diet atau pola makan bisa menjadi solusi mencegah gout agar tidak memburuk. Obat-obatan kemungkinan akan juag diresepkan oleh dokter.

5.Pseudogout

Hampir mirip dengan gout namun lebih jarang, penyebabnya juga sama dengan gout. Akibat adanya akumulasi kristal kalsium pirofosfat pada sendi lutut sehingga muncul nyeri berat mendadak dan bengkak. Permukaan kulit pada lutut yang terkena bisa mengalami perubahan warna.

Pseudogout selain menyerang lutut juga bisa mengenai bahu, siku, pergelangan tangan, panggul, tulang belakang dan buku jari besar.

Usia tua menjadi faktor risiko yang signifikan terjadinya pseudogout. Serangannya bisa mereda dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Dokter akan memberikan obat tertentu untuk mengatasi nyerinya.

6.Rheumatoid arthritis (RA)

Penyakit yang termasuk ke dalam penyakit autoimun ini mengenai lapisan sendi yang lunak. Gejala yang Anda rasakan dapat berupa lutut bengkak, kaku, dan kemerahan. Walau RA ini juga bisa menampakkan gejalanya pada tangan, pergelangan tangan juga mengenai kaki.

Biasanya serangan RA ini mengenai sendi secara simetris jadi bisa mengenai lutut kiri dan kanan sekaligus. Dokter akan memberikan pengobatan khusus untuk membantu meminimalkan kerusakan sendi lebih lanjut.

Penyebab Lainnya adalah:

7. Kista Baker 

Hal ini menyebabkan bengkak pada area belakang lutut sehingga timbul nyeri dan kekakuan. Nyeri bisa saja memburuk dengan aktivitas tertentu, misalnya menekuk atau meluruskan lutut atau setelah berdiri dalam waktu lama.

Kista Baker mengenai kantung bursa pada bagian belakang lutut atau bursa poplitea (kista poplitea) dan menyebabkan lutut bengkak berisi cairan yang berlebihan.

Dokter dapat memberikan penanganan dengan aspirasi cairan atau mengambil cairan agar nyeri dan bengkak menjadi berkurang.

8.Rheumatoid arthritis juvenil atau remaja

Sendi nyeri dan bengkak bisa menyebabkan remajayang mengalaminya berjalan pincang atau sering jatuh, mungkin penyebabnya adalah rheumatoid arthritis juvenil ini. Nyeri terasa pada pagi hari dan terasa kaku sulit bergerak. Kondisi ini sering mengenai sendi-sendi besar termasuk lutut dan dapat mengenai lebih dari 1 sendi.

9.Penyakit Osgood-Schlatter

Sering terjadi pada usia remaja yang sangat aktif bergerak akibat meradangnya tendon patella, sehingga lutut tampak bengkak dan nyeri, serta bagian paling atas tulang kering (bagian bawah tempurung lutut) dapat terlihat menonjol dan kulit di area ini terasa nyeri saat Anda menyentuhnya. Paha bagian depan dan belakang juga bisa terasa kaku.

Berikut Penyebab Lainnya

10.Peradangan sendi septik (Septic arthritis)

Bakteri atau mikroorganisme lainnya dapat memasuki lapian pelindung lutut dan menginfeksi area ini sehingga timbul nanah atau pus pada area lutut. Selain bengkak, demam dapat menyertai infeksi ini. Gejala bisa timbul dengan cepat dalam hitungan hari atau jam sehingga kondisi ini perlu penanganan segera oleh dokter.

11.Artritis reaktif (reactive arthritis/sindrom Reiter) juga bisa menyebabkan lutut bengkak berisi cairan

Infeksi bakteri jenis tertentu (seperti Chlamydia) dapat memicu respons imun dalam tubuh sehingga sendi pun terkena dampaknya menjadi nyeri dan bengkak. Tak hanya lutut, kondisi ini juga bisa mengenai tumit, pergelangan kaki, jari kaki tampak membengkak, hingga nyeri area lainnya.

12.Tumor

Meskipun jarang, tumor jinak atau ganas juga dapat menyebabkan lutut bengkak akibat cairan. Pembengkakan ini biasanya tidak sendiri, namun disertai dengan nyeri tumpul dan terasa pegal. Nyeri mungkin lebih terasa pada malam hari atau saat mulai berolahraga atau beraktivitas berat. Tumor juga bisa disertai demam, penurunan berat badan, dan keringat malam.

Lutut Bengkak Berisi Cairan Perlu Penanganan Tepat

Jika tidak medapatkan pengobatan atau penanganan yang tepat sesuai dengan penyebabnya, lutut bengkak karena cairan yang kronis atau berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan jaringan, jadi diagnosis dan perawatan medis yang akurat perlu Anda dapatkan dari dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara komprehensif dan kadangkala dokter memerlukan pemeriksaan radiologis sebagai penunjang, misalnya rontgen, MRI, guna memastikan penyebabnya dengan menilai ada tidaknya kerusakan pada struktur penyusun lutut.

Bila lutut bengkak berisi cairan, kemungkinan dokter akan mengambil cairan tersebut untuk mendiagnosis penyebab pembengkakan lutut. Proses ini disebut aspirasi atau arthrocentesis yang dapat membantu dokter mengevaluasi ada tidaknya cedera ligamen atau tulang dengan memastikan ada tidaknya darah pada cairan sendi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now