flat feet adalah

Kenali Gejala Flat Feet, Telapak Kaki Rata yang Bisa Sebabkan Nyeri

Pernahkah Anda mendengar tentang flat feet atau kaki datar? Kaki datar adalah telapak kaki yang tidak memiliki lengkungan, sehingga seluruh bagian telapak kaki menyentuh lantai saat Anda berdiri. Kondisi ini tentunya dapat mengganggu keseimbangan tubuh saat berdiri, berjalan, berlari, ataupun melompat. Bahkan juga bisa menimbulkan rasa nyeri pada pergelangan kaki dan tumit.

Mengapa Flat Feet Bisa Terjadi?

Flat feet atau kaki datar merupakan suatu kondisi ketika tidak terbentuk lengkungan pada telapak kaki. Banyak yang tidak menyadari kalau kaki datar ini bisa menyebabkan rasa nyeri, meskipun ada beberapa orang yang tidak mengalami gejala nyeri apapun.

Pada bayi baru lahir telapak kakinya memang masih rata. Lengkungan ini terbentuk seiring pertumbuhannya, biasanya pada usia 6 tahun. Melansir laman Cleveland Clinic, sekitar dua dari 10 anak memiliki flat feet meski sudah beranjak dewasa. Kondisi ini yang dikenal dengan ‘fallen arches’, adalah istilah lainnya dari flat feet.

Lengkungan pada kaki yang sudah terbentuk bisa jatuh atau merata karena penggunaan (wear and tear) yang terus-menerus selama bertahun-tahun. Kondisi ini tentunya bisa menyebabkan menurunnya fungsi tendon dan otot-otot di sekitarnya yang dapat menopang pergelangan kaki dan lengkungan pada telapak kaki.

Kondisi kesehatan tertentu juga bisa menyebabkan terbentuknya kaki datar, seperti cedera tendon achilles, patah tulang, cerebal palsy, diabetes, down syndrome, ataupun obesitas.

Pada sebagian orang, kaki datar tidak menjadi masalah yang berarti. Namun, jika sudah timbul nyeri, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Jenis-jenis Flat Feet

Kaki datar terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Fleksibel. Kaki datar fleksibel adalah yang paling sering terjadi. Anda dapat melihat lengkungan kaki saat sedang tidak berdiri. Namun, lengkungan tersebut tidak terlihat ketika Anda mulai menginjakkan kaki saat berdiri.
  • Rigid flat feet. Seseorang dengan kondisi ini tidak memiliki lengkungan sama sekali, pada saat berdiri (dalam posisi menahan beban) ataupun saat duduk (tidak menahan beban).
  • Fallen arch. Suatu kondisi ketika lengkungan menghilang sehingga menyebabkan kaki datar yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Penyebab umumnya yaitu peradangan atau pemakaian terus-menerus pada tendon kaki yang menopang lengkungan telapak kaki.
  • Vertical talus. Pada kasus tertentu, ada beberapa bayi yang memiliki kelainan saat lahir yaitu vertical talus yang membuat lengkungan telapak kaki tidak terbentuk. Hal ini karena tulang talus pada pergelangan kaki berada pada posisi yang tidak seharusnya.

Seperti Apa Gejalanya?

Kebanyakan orang dengan kaki datar biasanya tidak mengalami keluhan, namun pada kasus tertentu, gejalanya meliputi:

  • Kaki kram
  • Nyeri otot (terasa lelah) pada tungkai kaki
  • Nyeri pada tumit, pergelangan kaki, atau otot sekitar kaki
  • Rasa sakit yang semakin parah ketika melakukan aktivitas
  • Timbul benjolan pada bagian atas kaki
  • Bengkak di pergelangan kaki
  • Terkadang timbul sakit pada punggung

Komplikasi

Kaki datar bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang serius bila tidak tertangani, seperti:

  • Radang sendi
  • Bunion
  • Osteofit (benjolan tulang yang tumbuh di sekitar sendi)
  • Nyeri lutut hebat
  • Nyeri pinggul

Diagnosis dan Penanganan yang Tepat

Ketika Anda berkonsultasi, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gejalanya. Selanjutnya, dokyter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Pemeriksaan lanjutan juga dilakukan untuk memastikan kondisi kaki datar Anda, seperti pemeriksaan telapak kaki, sepatu, dan tes jinjit. Untuk selanjutnya, dokter akan merekomendasikan tes penunjang untuk menegakkan diagnosa jika sudah timbul nyeri, seperti USG, CT-Scan, ataupun MRI.

Setelah melakukan diagnosa, dokter biasanya akan meresepkan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), seperti ibuprofen untuk meredakan nyeri pada kaki datar. Terapi lain yang bisa Anda lakukan adalah fisioterapi yang bertujuan untuk meregangkan serta menguatkan otot serta tendon pada pergelangan kaki. Terapi fisik ini juga dapat meningkatkan fleksibilitas sehingga pasien dapat lebih nyaman beraktivitas setiap harinya.

Apabila kaki datar menyebabkan nyeri lutut, dokter akan melakukan terapi pengobatan lainnya baik pada kaki ataupun pada lutut Anda. Nyeri lutut yang tidak tertangani segera dapat mengganggu aktivitas dan membatasi mobilitas atau pergerakan pada kaki, seperti berdiri ataupun menekuk dan meluruskan lutut.

Namun, jika gejala semakin parah, maka tindakan operasi bisa menjadi pilihan yang efektif untuk meredakan nyerinya. Terkadang operasi diperlukan untuk membuat lengkungan kaki, menggabungkan tulan dan sendi, serta memperbaiki tendon yang robek atau rusak.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli di Klinik Patella, Pusat Pengobatan Nyeri Lutut. Klinik Patella memiliki beragam metode pengobatan terbaik ntuk mengatasi masalah nyeri pada kaki ataupun lutut Anda untuk mempercepat proses penyembuhannya.

Yuk, segera hubungi Care Line Officer kami pada nomor kontak yang tertera di website!

Semoga bermanfaat!

Baca juga: Sinus Tarsi, Cedera Pergelangan Kaki yang Bikin Susah Berdiri

Jl. Warung Buncit Raya No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


Dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


Dr. Rifalisanto, SpKFR

Selasa   : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00