kaki sering kesemutan saat duduk bersila

Kaki Sering Kesemutan Saat Duduk Bersila

Kaki sering kesemutan saat duduk bersila mungkin sering dialami oleh Anda. Apalagi duduk bersilanya cukup lama.

Duduk merupakan salah satu perilaku yang sering Anda lakukan sehari-hari. Banyak yang menyadari duduk memiliki bentuk yang cukup beragam yang salah satunya adalah bersila atau bersimpuh.

Duduk bersila adalah sikap tubuh dalam keadaan melipat kedua kaki yang berada dalam posisi rebah dan terlipat, sehingga menyilang pada kedua betis. Duduk dengan bersila ini misalnya Anda lakukan saat duduk di bawah saat mengikuti pengajian misalnya, dan tentu duduk sila ini tidak sebentar.

Saat duduk sila, mungkin bisa timbul kesemutan dalam beberapa menit atau lebih lama lagi.

Kaki Sering Kesemutan Saat Duduk Bersila, Kenapa Ya?

Kesemutan kemungkinan menjadi tanda adanya proses sensoris yang abnormal pada ujung saraf. Penyebabnya bisa berupa kerusakan sel saraf yang penyebabnya adanya tekanan atau jepitan dan berkurangnya aliran darah ke ujung-ujung saraf.

Saat duduk bersila, posisinya salah satu kaki akan menekan kaki yang satunya. Akibat tekanan tersebut dapat membuat sinyal yang dikirimkan ke ujung saraf terganggu. Ini berupa kesemutan.

Ketika ada tekanan atau jepitan pada salah satu bagian tubuh, proses penyampaian sinyal bisa terganggu sehingga sinyal yang terkirim ke ujung saraf salah dan akhirnya muncul proses sensorik yang abnormal.

Penyebab lainnya kemungkinan juga adanya kerusakan akibat kekurangan asupan yang dikirim oleh aliran darah.

Asupan oksigen dan energi ke seluruh bagian tubuh melalui aliran darah. Bila ada sumbatan pada pembuluh darah maka aliran darah tentu akan melambat sehingga pasokan nutrisi ke ujung-ujung saraf berkurang dan timbullah kesemutan.

Baca Juga  Yuk Coba! Ini 5 Cara Mudah Mengobati Lutut Sakit Saat Ditekuk

Duduk bersila terlalu lama dapat berpotensi menyumbat aliran darah sekitar kaki yang menyebabkaan area betis sampai jari jari kaki mengalami mati rasa, panas dan kesemutan yang apabila Anda mengubah posisi duduk maka sensasi kesemutan akan segera menghilang dengan sendirinya.

Kesemutan Itu Apa?

Kesemutan atau paresthesia merupakan salah satu bentuk sensasi yang Anda rasakan seperti tertusuk banyak jarum dan baal. Kondisi ini penyebabnya adalah tertekannya saraf atau gangguan pada saraf.

Kesemutan biasanya bersifat sementara dan sembuh tanpa perawatan. Dalam hal ini, muncul kesemutan saat duduk bersila, dapat menghilang saat Anda mengubah posisi atau menggerakkan kaki.

Kalau sensasi kesemutan ini masih berlangsung, mungkin Anda mengalami masalah kesehatan lainnya  yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Kesemutan jangka panjang tentu dapat memperlambat gerakan Anda sehari-hari. Akibat kesemutan bisa saja mengakibatkan Anda sulit berjalan atau bergerak. Tentu rasanya tidak nyaman.

Namun tak semua kesemutan tanda neuropati. Neuropati merupakan istilah untuk menggambarkan gejala gangguan atau penyakit pada saraf tubuh. Gejala lain yang mengiringi antara lain nyeri, dan kram otot.

Jika kaki sering kesemutan saat duduk bersila dan rasa kesemutan itu hilang maka penyebabnya hanya gangguan fungsi atau adanya hambatan aliran darah.

Penyebabnya mungkin Anda kurang olahraga, sehingga sirkulasi darah pada kaki tidak berjalan dengan baik.

Sementara kesemutan akibat neuropati umumnya terjadi dalam waktu lama dan tidak berubah meski berpindah posisi duduk. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh adanya kerusakan pada saraf yang sudah berlangsung lama.

Kaki Sering Kesemutan Saat Duduk Sila dan Penyebab Lainnya

Umumnya, kesemutan akibat adanya tekanan pada saraf atau pengaruh sirkulasi yang buruk. Hal ini bisa Anda alami saat tertidur dengan menindih tangan atau duduk dengan kaki bersila terlalu lama.

Baca Juga  Pengapuran Sendi Lutut, Cara Ini Efektif Tanpa Perlu Operasi

Bila kesemutan yang Anda rasakan berulang dalam waktu lama kemungkinan bisa menjadi tanda kerusakan saraf seperti radikulopati dan neuropati.

Radikulopati adalah suatu kondisi gangguan saraf akibat saraf tertekan atau meradang. Gangguan ini terjadi pada beberapa kondisi seperti:

  • Saraf kejepit atau hernia nukleus pulposus (HNP) yaitu menonjolnya bantalan tulang belakang yang menekan saraf.
  • Menyempitnya rongga antarruas tulang belakang
  • Adanya tumor yang menekan saraf

Sedangkan kondisi neuropati dapat terjadi akibat adanya kerusakan saraf dalam jangka panjang. Penyebabnya antara lain diabetes, rheumatoid arthritis, gangguan ginjal, penyakit hati, gangguan hormon tiroid, dan defisiensi vitamin B (B1, B6, B12).

Akan tetapi jika kaki sering kesemutan dan sering tidak mereda saat mengubah posisi, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter karena hal tersebut karena bisa jadi kondisi medis tertentu.

Dokter akan melakukan pemeriksaan komprehensif untuk mengetahui penanganannya yang sesuai dengan penyebabnya.

Mempertahankan posisi tertentu dalam waktu lama dapat berpotensi penumpukan cairan sehingga dapat memperburuk masalah lutut yang mungkin sudah Anda miliki. Sehingga duduk sila dalam waktu lama dapat menyebabkan bengkak disertai dengan nyeri.

Lakukan ini:

  • Tekuk dan luruskan kaki secara perlahan agar sendi dapat bergerak
  • Gerakkan secara perlahan agar dapat memperbaiki aliran darah
  • Kemudian luruskan kaki secara full dan tahan kedua lutut dengan lembut sambal mengangkat lutut
  • Jika Anda harus duduk dalam waktu lama, coba jadwalkan berdiri atau bangun dan bergerak secara berkala. Lakukan stretching.

 

 

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now