kaki sakit akibat makanan

Kaki Sakit Ternyata Bisa Muncul Akibat Makanan Tertentu

Kaki sakit tentu membuat tak nyaman saat melakukan aktivitas harian Anda. Bisa jadi kaki sakit akan Anda rasakan setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Namun, tidak banyak orang menyadari, makanan yang Anda pilih  dapat berdampak terhadap nyeri kaki yang Anda rasakan.

Memang mungkin Anda sudah tahu banyak apa yang perlu dilakukan saat kaki terasa sakit. Tetapi perlu Anda pahami, perubahan pola makan makanan tertentu juga bisa membantu meredakan nyeri pada kaki.

Pada umumnya kaki nyeri atau kaki sakit ada dua sumber penyebabnya, yaitu peradangan atau inflamasi dan neuropati diabetik. Salah satu penyebabnya adalah pilihan makanan Anda sehari-hari.

Beberapa Makanan Penyebab Kaki Sakit Akibat Peradangan

Peradangan biasanya merupakan respons tubuh terhadap adanya cedera atau penyakit tertentu. Tanda-tanda lain yang menyertainya bisa berupa demam, bengkak, nyeri, dan kemerahan yang merupakan tanda respons dari sistem kekebalan tubuh.

Itu sebabnya Anda perlu pahami makanan apa yang dapat memicu kaki sakit. Bila makanan ini tidak Anda kurangi atau hindari, nyeri bisa menjadi kronis atau menetap terutama pada kondisi pengapuran sendi atau osteoartritis (OA).

Mengandung Lemak Jenuh dan Tinggi Karbohidrat

Kelompok makanan yang mungkin dapat memicu timbulnya peradangan adalah lemak jenuh atau lemak trans, dan karbohidrat.

Lemak jenuh atau lemak trans mengandung senyawa pro-inflamasi. Kedua jenis lemak ini banyak ditemukan pada produk hewani, seperti daging berlemak atau produk susu.

Memilih daging tanpa lemak dan produk susu rendah/bebas lemak dapat membantu mengurangi asupan lemak jenuh.

Selain itu, lemak jenuh juga terkandung dalam minyak sawit yang digunakan dalam pembuatan banyak keripik kemasan , makanan yang dipanggang, dan makanan ringan lainnya.

Sayuran Menjadi Pemicu Kaki Sakit?

Sayuran merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung banyak vitamin beserta mineral dan serat yang bisa membantu meredakan peradangan dalam tubuh.

Namun, ternyata ada beberapa jenis sayuran yang kemungkinan justru memperparah kondisi peradangan sendi. Salah satunya adalah sayuran yang tergolong ke dalam jenis nightshade.

Yang tergolong dalam sayuran nightshade adalah kentang, tomat, terong, paprika, cabai, ubi jalar, paprika, dan bahan-bahan yang terkandung dalam saus pedas.

Golongan sayuran nightshade ini mengandung alkaloid yang disebut solanine, yang dapat menyebabkan timbunan kalsium di jaringan. Menurut Norman F. Childers, penulis “The Nightshades and Health,” melaporkan, konsumsi tomat, terong, dan kentang, dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan sendi. Beliau menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan ini selama beberapa waktu (misalnya sebulan) untuk melihat nyeri mereda atau tidak.

Untuk Anda penggemar sayuran ini, dan bagi Anda yang sedang mengalami nyeri sendi, coba konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Makanan Tinggi Purin

Purin merupakan senyawa kimia yang membentuk asam urat saat terurai. Bila berlebihan dapat menyebabkan meningginya kadar asam urat yang mengkristal dan mengendap pada persendian dan lainnya.

Bila hal itu terjadi, tentu dapat memicu nyeri sendi atau asam urat. Makanan yang harus Anda hindari bila menderita nyeri otot dan sendi termasuk hati, roti manis, ginjal, otak, kaldu dan kuah daging.

Makanan berpurin tinggi lainnya adalah daging rusa, daging sapi muda, bacon, dan kalkun.

Seafood yang juga berpurin tinggai antara lain mackerel, teri, scallop dan sarden.

Sedangkan sayuran yang juga mengandung purin tinggi, antara lain jamur, bayam, kacang polong, asparagus, dan kacang-kacangan (misalnya garbanzo) juga  berkontribusi pada nyeri otot dan sendi.

Bir yang mengandung malt, ternyata juga berpurin tinggu sehingga berisiko dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.

Gorengan dan Siap Saji

Makanan seperti gorengan, siap saji, makanan dalam kemasan, mengandung tepung terigu, segala bentuk gula menjadi salah satu yang kemungkinan mengakibatkan nyeri otot dan sendi.

Meskipun bijaksana untuk meminta tes darah dari dokter Anda untuk memastikan makanan mana yang menyebabkan masalah kesehatan, Anda dapat memeriksa diet Anda untuk melihat apakah makanan tertentu yang umumnya terkait dengan peradangan menyebabkan alami nyeri sendi.

Seorang dokter osteopati, lan Goldhamer, pada TrueNorth Health Center di Santa Rosa (California) menjelaskan, protein hewani dan lemak hewani merupakan makanan pemicu utama nyeri rematik.

Jika Anda makan daging merah, maka sistem kekebalan akan menganggap protein tersebut sebagai antigen sehingga tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawannya sehingga membentuk kompleks antigen.

Sistem kekebalan tubuh biasanya akan melawannya. Namun pada orang yang sensitif terhadap protein hewani, kompleks antigen ini tidak dapat menghilang sehingga dapat memasuki ke dalam berbagai jaringan dan persendian di sekitar tubuh, menyebabkan peradangan. Peradangan inilah yang nantinya dapat mengakibatkan nyeri.

Makanan yang Anda Olah Dalam Suhu Tinggi

Ketika makanan melalui proses tertentu dalam suhu tinggi (panggang, bakar, atau goreng) dapat menimbulkan kadar AGE dalam darah. AGE adalah produk Advanced Glycation End products atau produk akhir glikasi yang bisa merusak protein tertentu dalam tubuh.

Sebaiknya pilih makanan atau memasak makanan dengan cara rebus (stewing), kukus (steaming), atau didih (boiling) untuk mengurangi kadar AGE ini.

Makanan Berkadar Gula Tinggi

Jumlah gula yang tinggi dalam makanan dapat meningkatkan AGE, sehingga berisiko akibatkan peradangan.

Mengurangi konsumsi makanan manis (permen), makanan olahan, makanan yang dipanggang, tepung putih, dan soda juga dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat radang sendi.

Kaki Sakit Juga Bisa Karena Garam Berlebihan dan Pengawet

Banyak makanan bergaram tinggi secara berlebihan dan bahan pengawet lainnya mungkin bisa memicu timbulnya radang sendi. Meskipun mudah, makanan yang dihangatkan dengan microwave biasanya memiliki kandungan garam yang tinggi.

Siapa pun membutuhkan sendi yang sehat dan dapat meminimalkan timbulnya kaki sakit. Untuk membantu menjaga agar sendi tetap sehat, Anda  perlu mengadopsi diet seimbang, aktivitas fisik rutin dan jumlah istirahat yang cukup. Ubah pilihan  makanan Anda dengan pilihan makanan sehat, olahraga teratur, dan kualitas tidur yang tetap terjaga.

 

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00