dislokasi patella

Dislokasi Patella, Faktor Pemicu, Diagnosa Hingga Terapi

Dislokasi adalah salah satu bentuk cedera pada sendi yang diakibatkan bergesernya tulang sehingga keluar dari posisi normalnya. Dislokasi ini bisa dialami oleh semua sendi, yang salah satunya adalah sendi patella pada lutut.

Klik Disini Untuk Konsultasi Masalah Lutut Hp/WA 081310365201

 

Lutut yang bergeser atau dislokasi patella lutut, dapat disebabkan oleh kecelakaan (motor atau mobil), ditabrak saat berjalan atau bersepeda, cedera saat berolahraga, jatuh, dan tersandung. Jika kondisi ini terjadi, lutut pun membengkak akibat adanya timbunan cairan dan nyeri saat bergerak.

dislokasi patella

Ilustrasi : Dislokasi patella penyebab nyeri lutut terbanyak

Gejala-gejala yang dikatakan serius adalah hilangnya ‘denyut’ pembuluh darah di bagian lutut atau hilang rasa atau tidak dapat bergerak. Tulang lutut yang bergeser atau dislokasi terjadi saat tulang yang membentuk sendi lutut tidak pada tempatnya layaknya sendi lutut yang normal.

Klasifikasinya dapat terbagi menjadi:

  • Anterior/depan (dislokasi yang paling sering terjadi sekitar 50-60%)
  • Posterior/belakang (sering dikaitkan dengan cedera pada arteri poplitea atau pembuluh darah yang terletak di belakang lutut)
  • Lateral/medial

Dari beberapa literatur, dislokasi lutut biasanya dikaitkan dengan olahraga, dan biasanya terjadi pada bagian lateral. Perubahan posisi secara tiba-tiba juga bisa berisiko timbulkan bergesernya tempurung lutut.

Baca juga : Persan viscosuplemen untuk terapi nyeri lutut

Ketika banyak tekanan pada tempurung lutut, ligamen-ligamen dan tendon penunjangnya akan melemah sehingga rentan terhadap robekan akibat adanya gaya geser atau gaya puntir/putar sehingga tempurung lutut bergeser dari tempat semula.

Menurut studi oleh Waterman BR dkk (2012), olahraga yang berisiko alami dislokasi sendi patella adalah sepak bola dan basket. Selain itu dapat juga disebabkan oleh kecelakaan mobil, jatuh dari ketinggian.

Angka kejadian dislokasi lutut ini hanya sekitar dua persen dari cedera lutut pada umumnya. Paling sering terjadi pada mereka yang berusia 10 hingga 17 tahun.

Faktor yang dapat mempermudah terjadinya dislokasi patella lutut:

  • Kelemahan ligamen dan otot pendukung akibat usia atau menurunnya kebugaran.
  • Lanjut usia yang memengaruhi keseimbangan sehingga rentan jatuh.
  • Anak-anak karena ligamen pendukungnya lebih elastis sehingga rentan cedera akibat jatuh dan cedera lainnya.
  • Pernah dislokasi sebelumnya yang telah merobek jaringan pendukung, dan berisiko alami dislokasi berulang, misalnya di bahu, tempurung lutut dan pinggul.
  • Hipermobilitas sendi akibat lemahnya ligamen atau otot.
  • Penyakit genetik yang membuat jaringan elastis lebih ‘melar’, misalnya sindrom Marfan
  • Aktivitas fisik, seperti olahraga ekstrem dan high impact atau olahraga yang melibatkan kecepatan dengan putaran tiba-tiba pada kaki.
  • Mengoperasikan mesin berat dengan kaki.
Gambaran dislokasi patella

Gambaran dislokasi patella

Tulang-tulang di sendi lutut dipersatukan oleh ‘pita’ tebal dan kuat atau disebut dengan ligamen, dan setiap ligamen ini berperan untuk menstabilkan lutut dalam posisi-posisi tertentu. Saat dislokasi atau cedera, ligamen-ligamen ini kemungkinan ikutan mengalami cedera atau robek.

Tanda Dislokasi Patella Lutut

  • Terasa sangat nyeri
  • Bengkak
  • Tampak deformitas (kelainan bentuk) pada sendi lutut
  • Mati rasa pada kaki
  • Tidak teraba denyut nadi di kaki

Pemeriksaan Lutut Geser

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan bergantung pada kondisi lutut.

Agar diagnosis lebih tepat dan akurat, beberapa pemeriksaan penunjang yang mungkin dilakukan, antara lain rontgen/x-ray (untuk membantu melihat ada tidaknya patah tulang), meraba denyut nadi, arteriogram (untuk mendeteksi kemungkinan pembuluh darah terluka atau tidak), dan USG atau Doppler untuk menilai aliran darah

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan secara langsung dengan menyentuh atau mencoba menggerakkan kelompok otot tertentu sekaligus memeriksa kondisi pembuluh saraf di daerah tersebut.

 Penanganan Dislokasi Patella

Bila lutut sudah dipastikan bergeser dari tempat semula, tak boleh dibiarkan terlalu lama dan tentunya harus segera ditangani dengan cara yang tepat.

Klik Disini Untuk Konsultasi Masalah Lutut Hp/WA 081310365201

Pada tahap awal, prioritasnya adalah meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh pembuluh darah atau saraf.

Bila kondisi ini telah diatasi dan distabilkan, dokter akan beralih ke jaringan penunjang bila dicurigai adanya kerusakan, dengan melakukan:

  1. Relokasi, adalah usaha untuk mengembalikan tulang ke posisi semula. Tindakan ini merupakan salah satu langkah awal dalam mencegah terjadinya kerusakan saraf, pembuluh darah, ligamen, dan jaringan lutut lainnya.
  2. Pembedahan untuk memperbaiki adanya kerusakan pada pembuluh darah dan memperbaiki aliran darah ke kaki.
  3. Imobilisasi, untuk membantu mencegah cedera yang lebih jauh dan merangsang proses pemulihan. Tindakan ini dilakukan agar lutut dapat bergerak dan membantu jaringan ke arah pemulihan.
  4. Rehabilitasi

Setelah itu, lutut perlu dikenakan knee decker dan dibantu dengan kruk, guna menghindari tekanan atau beban berlebihan pada lutut yang cedera.

Proses pemulihan dislokasi patella bergantung pada beberapa faktor, antara lain tingkat keparahan, usia, kekuatan otot dan ligamen, kondisi kesehatan pada umumnya, adanya penyakit penyerta (diabetes tidak terkontrol, atau penggunaan kortikosteroid), kepatuhan pasien, dan cedera ini sudah pernah berulang atau belum.

Komplikasi Bergesernya Lutut

Penanganan dislokasi lutut yang tidak tepat atau tertunda dapat menimbulkan kerusakan atau beberapa komplikasi, seperti:

  • Saraf dan pembuluh darah di sekitar sendi mengalami kerusakan.
  • Robeknya otot, ligamen, dan jaringan penghubung otot dengan tulang pada sendi yang mengalami cedera.
  • Peradangan sendi.
  • Risiko cedera kembali.
6 Comments
  1. Balas
    FEMI ada

    Jatuh dari motor dislokasi lutut

  2. Balas
    Boby saputra

    Pergelangan lutut sakit dok apabila di putar dari arah kanan ke arah kiri dan terdengar bunyi klek …tapi gerakan lain atau memutar sebaliknya tidak terdengar bunyi ataupun sakit….penyakit ini apa ya Dok dan berakibat parah tidak pada lutut

  3. Balas
    Tiya

    Cara mengatasinya bagaima?

  4. Balas
    Inggit Sulastri

    Selamat siang,,, sy memiliki Putri usia 16 tahun kelas 2 SMA,, Dan dia cerita rabu siang tanpa sebab jatuh didepan kelas dan Kaki nya Sakit. Malam nya Minta dipijat oleh ayah nya tp pas ayah nya pegang kok dengkul kiri nya goyang atau bergerak sedang yg kanan keras tdk ada apa.. Hari ini mau saya ajak ke dokter ortopedi utk dilakukan rotgen cuma sy agak kuatir aja Walaupun Putri sy bil sdh tdk Sakit gpp. Lalu apa yg hrs sy lakukan…

  5. Balas
    Santa lorita

    Terima kasih telah menambah pengetahuan saya. Saya termasuk salah satu penderita cedera lutut diusia 50 th. Sdh ke dokter orthopedi di RS Siaga Raya. Setelah di rongsent dokter menyatakan legamin depan dan belakang lutut sy sobek. Ada advis utk sy?

  6. Balas
    Rofaida Anita Sihombing

    anak sy umr 21 thn lututnya tiba2 terkilir,jadinya bengkak, sakit ditekuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Jati Barat No. 34B, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

Email

Email

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now

Layanan Call Center