Lutut Sering Sakit, Tanda Saatnya Berat Badan Turun

Dengkul Terasa Nyeri? Kenali Struktur dan Pencegahannya

Dengkul terasa nyeri, pasti membuatmu tak nyaman. Kadang sampai membuatmu tak berani bergerak karena nyerinya.

Secara umum fungsi dengkul atau lutut adalah sebagai alat penunjang pergerakan tungkai dan penopang berat tubuh.

Tetapi tak hanya itu, fungsi lainnya adalah:

  • Membantu pergerakan berpindah tempat menjadi efisien misalnya berjalan, melompat, berlari.
  • Menjaga halusnya dan stabilnya gerakan,
  • Meningkatkan kekuatan mendorong tubuh saat bergeak, seperti berdiri, jongkok, dan memanjat,
  • Menjaga tubuh agar dapat mendarat dengan baik saat melompat supaya tidak cedera,
  • Alat penopang anggota tubuh bagian bawah

Bisa dibayangkan betapa sulitnya untuk beraktivitas bila dengkul terasa nyeri atau mengalami cedera atau gangguan lainnya.

Mungkin karena letaknya yang terdepan pada tungkai, dapat menjadikan dengkul ini sebagai sasaran cedera.

Karena begitu banyak perannya, dengkul menjadi target nyeri apalagi bila Anda seorang atlet yang memerlukan banyak gerakan pada sendi ini.

Cedera mungkin menjadi salah satu faktor utama penyebab dengkul terasa nyeri. Bisa terjadi baik saat berolahraga, atau jatuh akibat kecelakaan.

Penyebab dengkul terasa nyeri lainnya adalah artritis, peradangan sendi, pengapuran, tumor dan infeksi.

Dengkul dan Strukturnya

Sendi ini memiliki beberapa struktur penyusun yang saling menunjang yaitu tulang, ligamen, dan otot agar dapat berkerja dengan baik.

Tulang paha (femur), kering (tibia), dan tempurung lutut (patella) merupakan tiga tulang penyusunnya yang saling tersambung melalui sendi tibiofemoral dan patellofemoral.

Agar tak bergesekan yang menyebabkan nyeri, saat Anda bergerak, tulang memiliki ‘selimut’ tulang rawan artikular sehingga gerakan bisa berjalan dengan mulus.

Umumnya sendi dengkul ini memiliki struktur yang begitu kompleks dan terbagi menjadi penjaga stabilitas, penumpu beban, dan penunjang lainnya.

Pada yang berperan sebagai penjaga stabilitas, terdiri dari empat ligamen agar lutut bisa bergerak secara bebas dan stabil tanpa bergeser ke kiri atau kanan.

Lalu, lutut juga bisa bekerja sebagai penahan tumbukan atau gesekan ketika Anda bergerak dan/atau saat menumpu beban yang minimal.

Kemampuan kehalusan gerakan sendi lutut ditunjang juga dengan adanya tulang rawan yang melapisinya sehingga permukaannya menjadi halus dan licin.

Lapisan tulang rawan inilah yang akan berperan saat ada beban pada sendi. Tak heran saat tulang rawan ini mengalami keretakan atau menipis, dapat mengakibatkan dengkul terasa nyeri, yang bisa terasa hingga seluruh tungkai.

Dengkul Terasa Nyeri, Cegah Saja

Coba lakukan tips sehat berikut ini agar Anda tak perlu mengalami dengkul terasa nyeri. Meskipun sulit, namun tips berikut dapat membantu.

  • Pertahankan berat badan ideal, karena berat badan berlebihan memberikan tekanan tambahan pada semua sendi sehingga kemungkinan meningkatkan risiko cedera, dan osteoartritis.
  • Berolahraga agar semua otot siap dalam menghadapi aktivitas fisik atau mobilitas yang Anda lakukan.
  • Jika Anda menderita osteoartritis, dengkul terasa nyeri berkepanjangan, atau cedera berulang, Anda mungkin perlu mengubah cara berolahraga. Pertimbangkan untuk beralih ke olahraga renang, olahraga dalam air, atau aktivitas berdampak rendah lainnya.
  • Hindari makanan tinggi gula, lemak, dan garam. Sebaiknya ganti dengan buah dan sayur.
  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga untuk menghindari efek kejut pada sendi.
  • Mengonsumsi makanan yang bergizi seperti oatmeal, kacang walnut, yoghurt, dan susu bisa memberikan nutrisi kalsium dan membantu mengurangi risiko terjadinya peradangan.

 

Lutut yang kuat dengan otot-otot yang terjaga baik fleksibilitasnya dapat membuat lutut bekerja dengan baik. Coba konsultasikan dengan dokter mengenai latihan keseimbangan dan stabilitas otot-otot yang sesuai dengan kondisi Anda.

 

 

lamina klinik

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No.34B, RT.7/RW.5, Kalibata, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12740

lamina klinik

Informasi dan Pendaftaran

021-2237-9999

lamina klinik

Book Online

Appointment Now

Jadwal Praktik


Prof. Dr. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

Selasa   : 10:00 - 16:00
Kamis   : 10:00 - 16:00


dr. Nelfidayani, SpKFR

Selasa   : 16:00 - 20:00
Kamis   : 16:00 - 20:00
Sabtu    : 16:00 - 20:00


dr. Rifalisanto, SpKFR

Senin    : 10:00 - 12:00
Rabu     : 10:00 - 12:00


dr. Zuhri Efendi, Sp.OT (K)

Senin    : 16:00 - Selesai
Rabu     : 16:00 - Selesai
Jumat   : 16:00 - Selesai


dr. Haekal Alaztha, Sp.N, FINA

Lamina Kartika Pulomas Hospital

Senin       : 13:00 - 15:00
Rabu        : 13:00 - 15:00

Lamina Klinik SMC

Selasa     : 13:00 - 15:00
Kamis      : 13:00 - 15:00